Agribisnis, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Agribisnis Untirta (Rafli)

Agribisnis Untirta (Rafli)

Halo teman – teman intipers. Perkanalkan, saya Muhamad Rafli Adiansyah biasa dipanggil Rafli, mahasiswa jurusan Agribisnis Untirta Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Sekilas mungkin buat kalian yang belum tau, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang ada di Provinsi Banten. Nah pada kesempatan ini saya ingin membagikan pengalaman kuliah yang telah saya lalui selama hampir 4 semester di jurusan Agribisnis ini. Yuk, simak pengalaman saya.

Apa yang dipelajari di Jurusan Agribisnis UNTIRTA ?

Apa yang pertama kali ada di pikiran kalian saat mendengar jurusan Agribisnis ? Pertanian? Sawah ? Petani ? Nyangkul ? tapi ada kata Bisnisnya ? Jadi apa sih sebenernya Jurusan Agribisnis itu ?

Agribisnis menurut KBBI adalah bisnis yang berbasis usaha pertanian yang mendukung baik dari sektor hulu maupun hilir. Agribisnis merupakan kata serapan dari  Agribusiness  yaitu Agriculture (pertanian) dan Business (bisnis). Jadi intinya agribisnis adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang bisnis atau usaha dengan memanfaatkan pertanian sebagai komoditasnya. Dengan kata lain bisnis berbasis pertanian.

Banyak nih yang mengira kalau di jurusan agribisnis itu kerjaannya cuma nanam, nyangkul, panen doang. Itu salah besar ya temen – temen hehe. Agribisnis bergerak dari sektor hulu sampai ke hilir. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa memang di agribisnis kita juga belajar menanam, karena mau tidak mau sebagai lulusan pertanian saya juga dituntut untuk paham mengenai bercocok tanam. Tapi setelah menanam, kita juga banyak belajar tentang ekonomi, marketing, keuangan, dan manajemen serta teknologi yang berhubungan dengan produk pertanian serta belajar mengenai hubungan produsen dan konsumen.

Dapat saya katakan belajar di Agribisnis hampir sama dengan belajar di Ekonomi, Akutansi, namun dengan ruang lingkup pertanian. Bisa dibilang memang Agribisnis merupakan perpaduan antara bidang Saintek dan Soshum, jadi luas banget ilmunya. Agribisnis di Untirta termasuk kedalam fakultas pertanian, jadi ketika lulus nanti gelarnya S.P (Sarjana Pertanian). Di beberapa universitas seperti IPB, Agribisnis sudah masuk kedalam Fakultas Ekonomi dan Manajemen.

Apa bedanya dengan Jurusan Agroteknologi?

Nah kalau begitu apa bedanya dengan jurusan Agroekoteknologi ? kan sama – sama berada di Fakultas Pertanian? Serupa tapi tak sama, bisa dibilang seperti itu mungkin hehe. Jadi Agroteknologi itu adalah jurusan yang kuliah yang membahas tentang budidaya pertanian mulai dari benih hingga produk yang dihasilkan. Dasarnya begini, agro adalah pertanian, dan teknologi adalah sains yang berhubungan dengan kehidupan. Agroekoteknologi lebih spesifik kepada hal – hal yang berkaitan dengan budidaya tanaman, perkebunan, penggunaan pupuk, dan lainnya. Sedangkan di Agribisnis itu lebih berfokus pada bisnis atau usaha dibidang pertanian. Bagaimana caranya memperoleh keuntungan dengan mengelola aspek budidaya, penyediaan bahan baku, penanganan pasca panen,  proses pengolahan, tahap pemasaran hingga sampai ke tangan konsumen.

Mata kuliah apa saja yang dipelajari ?

Belajar di agribisnis itu bisa dibilang susah – susah gampang, karena memadukan ilmu Saintek dan Soshum. Susahnya ya mungkin karena kita dituntut harus menguasai ilmu pertanian, seperti bercocok tanam atau budidaya pertanian, hama, ilmu tanah, gizi pangan, dan juga ilmu ekonomi sekaligus. Namun hal itu menjadi keuntungan sendiri loh, karena semakin banyak yang kita kuasai membuat peluang kita terbuka lebar nantinya.

Adapun mata kuliah yang dipelajari saya yaitu di semester awal kita belajar beberapa mata kuliah dasar seperti Fisika Dasar, Kimia Umum, Biologi Umum, Pengantar Ilmu Ekonomi, Matematika Ekonomi. Mata kuliah ini mungkin masih relevan dengan materi di SMA. Kemudian ada beberapa mata kuliah yang menjadi dasar pertanian, seperti Pengantar Ilmu Pertanian, Sosiologi Pertanian, Dasar Penyuluhan Pertanian. Nah di semester berikutnya mulai ketemu dengan mata kuliah lanjutan yang mulai menjurus spesifik baik ke pertanian maupun ekonomi, seperti Dasar Agronomi, Ekonomi Mikro, Makro, Klimatologi, Statistika, Manajemen Agribisnis, Ekonomi Pertanian, Perlindungan Tanaman, Teknologi Hasil Pertanian dan lain – lain.

Praktikum Mata Kuliah Metode Penyuluhan Pertanian

Praktikum Mata Kuliah Metode Penyuluhan Pertanian

Tugas dan Praktikum

Selama kuliah di Agribisnis Untirta, untuk tugas sehari-hari mungkin sama dengan mahasiswa pada umumnya yaitu membuat makalah, tugas soal, dan presentasi kelompok. Kemudian juga ada Praktikum yang tujuannya untuk memperdalam dan mengimplementasikan materi yang sudah didapat.

Mata kuliah yang berkesan itu pertama Dasar Agronomi biasa disebut Dasgron. Di mata kuliah ini ada praktikum yang mengharuskan kita anak agribisnis turun langsung ke lapangan untuk melakukan budidaya tanaman bersama dengan anak agroekoteknologi. Selama satu semester kita membudidaya tanaman, mulai dari persiapan lahan, penanaman benih, pemupukan, sampai panen. Di semester ini kita beneran ngerasain yang namanya menjadi petani, mencangkul lahan, sampai akhirnya menyusun Laporan Praktikum yang luar biasa hehe. Kemudian satu lagi yaitu mata kuliah Penyuluhan pertanian, di mata kuliah ini kita juga terjun langsung ke petani dan penyuluh pertanian, melakukan observasi bagaimana proses penyuluhan pertanian itu terlaksana di Balai Penyuluh Pertanian, dan lansung berinteraksi dan berdiskusi dengan petani mengenai permasalahan yang ada di lahannya.

Konsentrasi di Jurusan Agribisnis UNTIRTA ?

Jadi untuk Konsentrasi sendiri di Agribisnis Untirta sendiri itu ada 2 konsentrasi temen – temen, yaitu Ekonomi Manajemen Agribisnis (EMA) dan Pengembangan Masyarakat Agribisnis (PMA). Nantinya kita akan memilih konsentrasi di semester 5. Nah kalau yang pernah dibilang oleh dosen saya, Konsentrasi EMA itu lebih mengarah pada aspek ekonomi dan manajemen di Agribisnis. Mata kuliah pilihannya nanti akan berkaitan dengan aspek tersebut. Sedangkan pada Konsentrasi PMA itu lebih mengarah pada bagaimana mengembangkan masyarakat. Nantinya mata kuliah pilihan yang diambil berkaitan dengan penyuluhan pertanian, pendidikan orang dewasa, dan lainnya.

Sedikit Tips Untuk Maba di Jurusan Agribisnis

Salah satu dosen saya pernah bilang bahwa kita seharusnya bersyukur bisa berada di Jurusan Agribisnis, karena agribisnis memiliki potensi dan peluang yang sangat luas. Agribisnis yang berada di sektor pertanian tentu tidak akan pernah punah. Selama manusia belum mampu makan plastik, maka sektor pertanian akan selalu ada karena memang kebutuhan pangan manusia tidak bisa disubstitusi oleh sektor lainnya.

Kemudian setelah bersyukur, step selanjutnya yaitu tentu berusaha.

Berusaha untuk mengembangkan diri dengan memperluas wawasan serta memahami setiap materi dari mata kuliah. Usahakan untuk selalu mereview materi karena sifat ilmu itu tentunya akan sustainable atau berkelanjutan dan saling berkaitan satu sama lain. Misalnya nih materi mata kuliah statistika dasar akan sangat diperlukan untuk belajar materi mata kuliah statistika non parametrik, materi di mata kuliah dasar ekonomi mikro akan berkaitan dengan mata kuliah ekonomi pertanian.

Kegiatan Organisasi

Ilmu juga tidak hanya didapat dikelas, oleh karena itu tips berikutnya coba untuk ikut Organisasi atau UKM yang menunjang kemampuan kalian. Selain itu juga bisa ikut menjadi Volunteer di berbagai kegiatan yang sangat berguna untuk mengembangkan softskill dan networking temen – temen. Tips berikutnya yaitu jangan takut untuk belajar hal – hal baru, bisa dengan ikut pelatihan skill bahasa inggris atau komputer. Karena tidak bisa dipungkiri saat ini memasuki Era Revolusi Industri 4.0, atau bisa mungkin temen – temen mulai belajar berbisnis juga di kampus. Intinya banyak sekali hal yang dapat dilakukan dan itu disesuaikan kembali dengan plan atau passion temen – temen semua.

Bagaimana Prospek Kerja dan Sudah Bekerja dimana saja Alumni nya ?

Berbicara prospek kerja, pasti ini yang banyak ditanyakan kalian semua? Ya, itu sih sebenernya tergantung dari individunya lagi mau jadi apa. Kita sebagai lulusan agribisnis sudah banyak banget dibekali ilmu. Mau kerja di perusahaan, bisa. Kerja di bank, bisa. Menjadi pengusaha atau entrepreneur, bisa. Lanjut S2, bisa banget. Tinggal bagaimana target atau rencana kita kedepannya seperti apa. Intinya prospek lulusan agribisnis itu sangat luas. Untuk alumni sepengetahuan saya banyak bekerja di berbagai sektor, di perbankan, ada juga yang menjadi pengusaha/entrepreneur di bidang pertanian, dan masih banyak lagi.

Kode Konten: X114

Komen dibawah! 1

  1. Rosifah

    Uwa saya dosen di jurusan agribisnis untirta namanya sulaeni..kaka tau?

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *