Agronomi, IPB University

Agronomi dan Holtikultura IPB (Gita)

Agronomi dan Holtikultura IPB (Gita)

Halo sobat intipers! Aku Gita Mairizky Ramadhani dari Agronomi dan Holtikultura IPB angkatan 2016. Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Secara umum, jurusan Agronomi dan Holtikultura IPB seperti apa?

Jurusan ini fokus mempelajari tentang tanaman, agronomi dan holtikultura. Agronomi itu kita fokus ke sumberdaya nabati, yang kita rekayasa adalah lingkungan tumbuh, potensi genetik dan potensi fisiologi. Fokus targetnya itu ke tanaman sayur, tanaman karbohidrat, tanaman penyegar dan aromatik.

Mungkin temen-temen masih banyak yang bingung, bedanya agronomi dan agroteknologi. Sejauh ini yang saya pahami keduanya itu gak jauh beda, kalau IPB itu nama departemennya memang masih pakai kata ‘dan’ gitu.

Slide5

Apa yang jadi alasan masuk jurusan Agronomi dan Holtikultura IPB?

Latar belakang keluarga karena ayah dan kakek saya petani, SMA dulu saya pramukanya itu Sakataruna bumi, jadi fokusnya ke kebumian dan karena latar belakang keluarga petani jadi dari kecil itu bukan hal yang asing tapi ini tantangannya sih karena kebanyakan orang tua gak mau anaknya di bidang pertanian. Dari SMP itu pengen pertanian, karena rasanya sayang banget udah dari kecil familia sama bidang ini tapi kalau gak didalami.

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari jurusan ini?

Mata kuliahnya menggambarkan 5 bidang yang tadi. Sistemnya ganjil dan genap, mata kuliahnya yang hanya bisa diambil di semester ganjil saja atau genap saja. Misalnya, karena bentrok kita bisa makin matkul di semester 7 ke 5 atau sebaliknya. Lalu ada sistem mayor minornya juga, minor saya ambil dari departemen proteksi tanaman.

Kalau mata kuliah paling berkesan itu di setiap semester ada kesannya masing-masing. Di semester 3 itu baru masuk ke departemen berkesan banget mata kuliah dasar agronomi karena pertama kali praktikum di mata kuliah ini. Lalu, dasar bioteknologi tanaman itu juga berkesan sampek akhirnya saya pilih ini untuk tugas akhir.

Banyak banget juga praktikum. Bisa dalam satu hari paginya praktikum lapang dan siang praktikum lab. Praktikum teknik budi daya tanaman itu kita fokus ke sawit, kita kaya bikin teras bertingkat, kita terdiri dari 5 orang, kerjanya berat dan kita baru ketemu cangkul. Kita praktikum di kebun sawit, di kebun karet.

Tugasnya itu biasanya ada laporan praktikum, ada laporan mingguan yang individu dan kelompok. Jadi tiap minggu ya ada aja, karena 7 minggu di sesi UTS dan 7 minggu sebelum UAS. Beberapa matkul laporannya ditumpuk di akhir, ini sih yang jadi riskan dan tantangan karena mepet ke UTS/UAS. Ada juga matkul yang laporannya dikumpulkan setelah UAS.

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di Agronomi dan Holtikultura IPB?

Konsentrasi ada 5, yang bisa dipilih di semester 6. Sistem pemilihannya itu kaya KRS-an anak IPB, ada beberapa pilihan dan harus cepet-cepetan.

  1. Produksi tanaman, fokus ke tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan. Targetnya itu meningkatkan kuantitas dan kualitas
  2. Ekofisiologi tanaman, fokusnya ke ekologi dan fisiologi. Kalau fisiologi tanmana itu kita manipulasi pada pembungaan tanaman, kalau ekologi tanaman itu lingkungan yang dimanipulasi.
  3. Genetika dan pemuliaan tanaman, mencakup studi genetika, pemuliaan, pemanfaatan, penanda molekuler. Targetnya itu mempercepat pemuliaan tanaman konvensional menjadi varietas unggul.
  4. Bioteknologi tanaman, itu penunjang pemuliaan dan perbanyakan tanaman. Meliputi teknik kultur jaringan dan rekayasa genetika.

Ilmu dan teknologi benih, berorientasi peningkatan dan penyediaan benih. Ada biologi reproduksi, anatomi.

Apa saja jalur masuk untuk jurusan ini?

Ada jalur SNMPTN, UTBK dan UM. Kuotanya makin menurun dari tingkat SNMPTN ke mandiri. Di AGH tahun lalu sekitar 400 orang peminatnya dan diterima sekitar 170-180 orang tiap angkatannya. Semua info bisa dicek di web IPB.

Ada tips buat mahasiswa baru jurusan ini?

Tipsnya perencanaan matkul mulai semester 3-7, karena semester 8 biasanya udah fokus penelitian. Ada buku panduannya juga jadi bisa ditarget matkul apa aja yang mau diambil di setiap semester. Kita itu bisa lulus kalau udah mengontrak 144 sks, kalau gak teliti baru 143 sks udah semester 7, itu kan tanggung ya jadi kurang 1 sks. Makanya penting banget untuk perencanaan.

Kalau survive di jurusan ini, utamakan fisik karena laporan banyak, praktikum juga. biasnaya praktikum jam 7 dan jauh-jauh lokasinya. Terus juga yang penting itu adalah temen, saya juga menyadari ini di semester akhir-akhir. Kita itu laporan banyak kelompok, jadi banyak interaksi sama temen-temen.

Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?

Prospek kerjanya itu sebenernya luas, kalau dari alumni ada yang di Kementrian Pertanian, jadi dosen atau guru, jadi manajer di beberapa perusahaan, supervisor, dll. Prospek kerjanya gak kaku gitu, luas.

Harapan dan rencana setelah lulus?

Cita-cita pengen jadi dosen, karena beberapa kali jadi asisten praktikum itu ngerasa seru dan enak ketika sharing ilmu. Tapi tidak menutup kemungkinan di bidang lain, saya penelitian di bidang kultur jaringan dan saya melihat prospeknya bagus. Jadi saya gak terpaku ke satu hal. Jadi diambil semua peluang yang ada, itu nanti Allah kasih yang mana berarti yang terbaik gitu.

Kode konten: C171

Komen dibawah! 2

  1. Chan Adytia

    Assalamualaikum kak,izin bertanya.
    Jurusan agronomi dan hortikultura ini mempelajari tentang manajemen juga ga kak? Di latih untuk jadi pengusaha gitu

  2. Fathan Nabila

    hallo kak, aku mau tanya untuk jurusan ini lebih mapel ujiannya lebih diutamakan ke mana ya? apakah kimia atau biologi? terima kasih

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *