Bahasa dan Kebudayaan Korea, Universitas Indonesia

Bahasa dan Kebudayaan Korea UI (Firdha)

Bahasa dan Kebudayaan Korea UI (Firdha)

Halo sobat intipers! Firda Amelia dari Jurusan Bahasa dan Kebudayaan Korea UI angkatan 2018. Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Secara umum, Jurusan Bahasa dan Kebudayaan Korea UI itu seperti apa?

Sesuai sama namanya, bahasan dan kebudayaan korea. Kita belajar dari mulai tulisan korea itu hangeul, terbentuk seperti apa, tata bahasanya, secara linguistik. Uniknya bahasa korea itu antar huruf itu bisa punya cara pengucapannya berbeda. Terus juga kita belajar tentang penerjemahan, untuk kebudayaan nya, kita enggak cuman belajar kpop, kdrama, tapi kita juga belajar tentang masyarakat koreanya itu sendiri, kenapa orang korea terkenal dengan kedisiplinannya, terus juga punya kemauan belajar yang kuat banget, kenapa kpop bisa terkenal ke seluruh dunia, sejarah, sastra korea sendiri, kita juga belajar bisnis tentang dunia usaha baik itu secara umum, misalnya di indonesia kaya gimana, maupun di korea tersendiri.

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini

Sering ada yang salah kaprah, orang nyebutnya jurusan sastra korea, padahal kalau di UI sendiri ada jurusan sastra asing kaya jurusan sastra belanda, sastra rusia, sastra inggris. Untuk bahasa korea itu jurusannya bukan sastra korea, tapi bahasa dan kebudayaan korea. Jadi kita enggak cuman belajar tentang sastra atau bahasa aja. Stigma tentang jurusan itu pasti ada aja yang bilang “oh anak jurusan BKK itu kpoper ya?” itu yang paling suka didenger. Dan yang lebih seringnya itu cowo-cowo gak mau masuk di jurusan ini, aku kurang tau ya kalau di kampus lain, kalau di UI sendiri sih mostly cewe, bahkan angkatanku itu cewe semua. Satu angkatan aku sekitar 47.

Alasan memilih Jurusan Bahasa dan Kebudayaan Korea UI?

Klik Gambar Di Bawah Jika punya masalah pribadi atau masalah kuliah yang ingin dikonsultasikan bersama mahasiswa Akhir Psikologi

intipkuliahcivi-min

Cerita aku dulu, jadi sebenernya sebelum aku milih jurusan BKK, aku lebih dulu pengen kuliah di UI, kaya waktu SD kebetulan kakak aku keterima di fakultas hukum UI. Terus aku sama keluarga aku nganter kesana, terus pas wisuda aku dateng. UI keren banget sih kampusnya, karena luas, sejuk, dan terlebih kakak ku punya tempat tinggal gitu, jadi aku merasa kalau aku bisa kuliah di UI, orang tua aku bisa ngehemat buat uang tempat tinggal, jadi aku gak usah ngekos, gak usah asrama.

Tapi aku belum tau waktu itu jurusannya apa, sampe waktu aku SMP, aku itu iseng searching di UI itu ada jurusan apa aja, kebetulan ada jurusan bahasa dan kebudayaan korea, terus aku mikir “apa aku ambil ini aja ya buat aku kuliah” setelah itu aku liat-liat lagi sebenernya di BKK ini kaya gimana, sebenernya infonya saat itu dikit banget. Bahkan aku liat di google aja tentang lulusan BKK itu bisa jadi apa itu sangat dikit. Aku juga sempet kepikiran “apa aku pilih jurusan lain juga ya?” setelah itu aku pikir-pikir, aku minatnya ke bahasa dibandingkan ke IPS atau IPA. Cuman aku juga mikir, aku pengen ambil jurusan bahasa yang setidaknya gak terlalu asing buat aku.

Tentunya bahasa yang aku kuasain itu bahasa indonesia dan bahasa inggris, dan bahasa korea, walaupun aku waktu SMP itu belajarnya iseng banget dari internet, kaya sekedar bisa huruf-hurufnya, bahkan tata bahasanya aja aku enggak belajar waktu itu, karena waktu dulu aku pengen banget les bahasa korea tapi di kota aku tuh gak ada les bahasa korea, terus tempat kursus bahasa asing enggak sebanyak sekarang, yang bahkan kalau sekarang online itu udah banyak banget. Aku juga mikir kalau ke sastra indonesia dan sastra inggris kurang minat dan udah banyak lulusannya. Jadi aku memutuskan untuk bahasa korea, dan itu berlanjut ke SMA juga, ketika misalnya dulu ditanya-tanya mau kuliah dimana, aku tetep pilih BKK. Aku dulu ambil 2 jalur masuk UI itu, yang pertama SNMPTN, dan yang kedua PPKB, dan puji tuhan masuk lewat SNMPTN.

Klik Gambar Di Bawah Jika Tertarik Masuk Grup Whatsapp untuk info konsultasi jurusan, info TO online, live jurusan, dsb.

iklan-wa-min

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari jurusan ini?

Yang pertama itu tentu bahasa korea, dibagi 1-6. Jadi tiap semester ada mata kuliah bahasa korea dari semester 1-6. Nah sebenernya secara keseluruhan, belajarnya kaya belajar bahasa inggris waktu di sekolah, jadi kaya dibagi ada 5, reading, speaking, writing, listening, sama tata bahasa/grammar. Kalau listening itu kita pakai audio gitu, nanti kaya jawab-jawab pertanyaan gitu, makin naik semesternya makin susuah. Kalau misalkan writing itu latihan nulis, tergantung topik yang lagi dibahas. Misal minggu itu kita lagi bahas pariwisata, nah di buku itu ada panduan kaya untuk tugas, nah nanti kita ikuti topiknya tentang apa kita nulisnya. Kalau untuk writing di bahasa korea semester 6 itu kita fokus ke topik.

Jadi kaya toefl nya bahasa korea. Jadi kita wajib untuk ambil itu, jadi kita fokusnya kesitu sih. Sebenernya banyak sih mata kuliah yang khas gitu, kaya penerjemahan, jadi kita nerjemahin teks ke bahasa indonesia ke bahasa korea, kita belajar menerjemahkan prosa, idiom , terus juga kita nerjemahin spesifikasi produk, kalau misalkan kalian pernah beli snack atau skincare, itu dibelakangnya ada kaya komposisi dalam bahasa korea itu apa aja, itu kita terjemahin, selain belajar nerjemahin, kita juga belajar buat analisis hasil terjemahan orang lain, jadi kita enggak asal menerjemahkan aja, misalnya kaya webtoon, aku pernah nganalisis tugas hasil terjemahan webtoon di aplikasi webtoonnya indonesia, terus kita lihat penerjemahanannnya udah bener, atau kurang, atau udah bener sih, tapi kok kesannya kaya kaku banget kaya enggak alami. Itu nanti kita tulis, terus misalkan nanti hasil terjemahannya kurang tepat, kita kasih alternatif penerjemahannya itu apa, itu juga berlaku untuk subtitle drama korea, variety show di youtube, video dokumenter di youtube. Kemudian kita ada pengkajian drama korea, kita belajar drakor bukan cuman yang lagi hapening sekarang, tapi drakor yang jaman dulu, drama yang teater, drama penjajahan, dan drama yang booming itu kita pelajari.

Kalau misalnya tugas kaya terjemahan gitu, kita enggak nerjemahin satu eposide, jadi kaya kita cuman nerjemahin satu scene, ya durasi 1-3 menit kita analisis dan terjemahin. Untuk tugas lain kalau di pengkajian drama korea, itu kita tugas akhirnya adalah remake drma akorea, atau film korea jadi film pendek, yang durasinya sekitar 30 menit, itu asik, kadang gak kepikiran aja, kita remake script drama korea, terus kita pilah pilih mana yang cocok buat di masukin, mana yang cocok adegannya buat dibuang, terus kita rapih-rapihin lagi, dan itu bener-bener yang totalitas gitu, kaya ada produser, sutradara, asisten sutradara, editor, dan lain-lainnya itu kerjanya juga bener-bener bikin capek, tapi seru banget.

Terus kalau exchange itu sebenernya tergantung kemauan. Kita bisa ngajuin diri kalau ada yang lagi dibuka program exchange, atau ada juga yang kaya misalnya training program, lomba, itu enggak semua bisa daftar, nanti di prodi kita itu dipilih orang-orang terbaik yang cocok buat berangkat ke korea.

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Kalau untuk konsentrasi sendiri, itu nanti pas mau ambil tugas akhir, bukan skripsi, tapi namanya tugas akhir. Itu baru kita mau ambil konsentrasi apa, setau aku itu ada sejarah, kebudayaan, linguistik, terus ada sastra, dan puisi. Semuanya pasti dipelajarin dari semester 1-7.

Ada berapa jalur masuk di jurusan kamu?

Di UI itu sebenernya ada 2 jalur, ada jalur yang dibuka sama pemerintah, ada juga yang sendiri. Kalau pemerintah itu ada SNMPTN dan UTBK, kalau mandiri itu ada PPKB, jadi enggak ujian tulis, jadi diliatnya itu dari raport dan sertifikat kita, terus juga ada SIMAK UI, itu kaya UTBK, jadi kita itu masuknya lewat jalur tes tulis, untuk lebih lengkapnya mengenai persyaratan dll, kalau PPKB itu gak semua bisa ikut, hanya sekolah-sekolah tertentu yang diundang sama UI yang bisa ikut siswa nya. Kalau SIMAK UI gak ada batas usia, kalau unutuk lebih jelas tanggal persyaratan, temen temen bisa lihat di webnya yaitu penerimaan.ui.id. Aku masuk lewat jalur SNMPTN.

Lihat vlog dari ratusan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Tips untuk mahasiswa baru?

Kalau dari aku sih yang paling utama tuh belajar bener-bener terutama di bahasa. Di bahasa korea itu banyak banget tata bahasanya, banyak banget yang mirip-mirip. Beneran harus dipelajarin gitu, kalau misalnya gak ngerti, jangan malu tanya ke dosen, kakak tingkat. Dan di internet itu banyak banget ilmu kaya di youtube dan lain lain. Soalnya kalau aja ada grammar yang gak kita ngerti, terus yaudah deh dilewat, nah itu semester depan bakal ada lagi, ada lagi, bakal ketemu. Jadi nanti daripada bebannya makin berat, mendingan bener-bener dicicil saat itu juga.

Jadi ketika enggak ngerti sama suatu pelajaran, harus beneran di pelajarin saat itu juga biar makin ngerti. Terus kalau misal untuk yang lain, mata kuliah yang teori itu misalnya pengkajian drama, pengkajian puisi, ada sejarah, itu bahan ajarannya pasti banyak banget. Enggak cuman bahasa indonesia, tapi ada bahasa inggris, bahkan bahasa korea. Aku paham sih pasti kalau awal-awal tuh ngerasa berat banget, belum terbiasa dan lain-lain, karena diusahakan terus sih, karena kalau kamu pengen nyerah atau bodo amat sama matkul ini, kamu harus inget perjuangan waktu kamu mau masuk ke jurusan ini, yang kamu sangat inginkan.

Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?

Ini juga sering banget ditanyain sama orang-orang. Anggapannya tuh kalau lulusan sastra itu paling jadi penerjemah, padahal lulusannya tuh bener-bener luas banget, bahkan sebenernya bisa mencakup ke ruang lingkup yang enggak dipikirin sebelumnya, kaya ada alumni juga yang kerja di BIN, walaupun bidangnya penerjemah bahasa korea, kedutaan korea, lembaga korea yang ada di indonesia, terus juga bisa jadi dosen, atau penerjemah, penerjemah juga itu ada dibagi 2 lagi, ada penerjemah teks atau tulisan, misal novel, puisi, atau jadi entrepreter, misal ada artis korea yang ke indonesia, kemudian mereka ngadain konser, untuk berinteraksi dengan penontonnya butuh penerjemah, ya itu tugasnya entrepreter itu disitu, jadi bakalan ketemu perusahaan, perusahaan korea di indonesia menjalin bisnis, itu tugasnya entrepeur.

Bisa jadi guru les bahasa korea, itu juga kaya banyak banget temen dan senior aku yang udah dari sekarang mereka kerja disitu, udah mulai part time ada yg full time juga, terus juga ada yang kerjanya diluar bahasa korea, ada yang jadi grafik designer, video editor, bahkan untuk kerja di perusahaan korea pun ada. Karena sekarang kan banyak perusahan korea, enggak cuman jadi penerjemah aja, tapi bisa juga di bidang marketing, manajemen, terus bisnis kaya gitu-gitu. Senior aku bisa kerja di shopee, sekarang shopee udah mulai rekrut ana-anak dari lulusan bahasa dan kebudayaan korea, terus juga beberapa bank, baik itu bank asing, maupun bank indonesia sendiri udah mulai beragam, mereka mencari karyawan yang bisa bahasa korea, di perusahaan korea aja banyak banget, kaya misalnya LG, samsung, lotte, hyundai, jadi luas juga sih bidang kerjanya.

Apa harapan dan rencana setelah lulus?

Sebenernya sampai saat ini, aku pengennya jadi kerja penerjemah, setelah aku dapet mata kuliah 2 semester penerjemah ternyata asik juga, terlebih aku suka baca dan nulis, makin kesini makin suka dan banyak yang aku terjemahin. Jadi aku minat sih jadi penerjemah. Mungkin untuk penerjemah dari sastra indonesia ke korea, atau sebaliknya. Atau penerjemah drama korea

 

Q&A

  1. Tips untuk orang-orang yang sedang belajar bahasa korea?

Kalau dari aku sendiri sih, teori aja tuh enggak cukup untuk belajar bahasa korea. Jadi enggak cuman oke ngerjain soal, kemudian dengerin audio, jadi harus ada partner ngobrol. Baik itu dari jurusan kamu, atau temen nongkrong kamu yang isa bahasa korea juga. Atau langsung ngobrol sama orang korea nya. Sekarang kan banyak aplikasi belajar bahasa asing gitu, aku pakai hello talk, itu kita bisa pilih bahasa apa yang akan kita pelajarin, disitu kaya bisa komunikasi, bisa chat, bisa telfon, terus juga kalau misalnya kamu udah bikin karangan, terus kaya kamu masih ragu tata bahasanya, atau pilihan kosakatanya, itu nanti oranglain bisa liat dan bisa koreksi kalau misalkan ada yang salah. Itu menurut aku ngebantu banget sih, berdasarkan pengalaman aku, mereka seneng aja ngebantu orang asing yang mau belajar bahasanya mereka, jadi enggak usah takut nanti gak lancar, nanti takut salah-salah, kan namanya juga belajar, jadi salah itu wajar. Kemudian yang kamu suka aja, kaya misalnya nonton drama, dengerin lagu, nonton variety show, mungkin kalau misalkan kamu belum lancar banget bahasa korea, itu kan akan terngiang-ngiang, orang tuh pasti tau anyong haseo, oppa, onni, kamsahamnida, itu kan udah tau banget. Tapi kalau kamu udah kosakatanya banyak, dan menguasai, kemudian liat subtitle, kamu jadi bisa tau gitu. Kata yang kamu denger terjemahannya itu yang ini. Kadang aku nonton drama korea itu pake subtitle indonesia buat koreksi ternyata bener kata yang tadi aku tebak, gitu. Kalau misalkan nonton variety show, itu kan suka ada pop up teks, kalau aku ketika ada kata yang aku gak tau artinya apa, dan kebetulan aku gak tau artinya apa, aku catet di kamus artinya apa, jadi kaya bikin catatan khusus kosakata baru, jadi pembendaharaan kosakata kita makin banyak.

  1. Bisa punya kesepatan belajar di korea enggak sih?

Bisa bnaget, kalau misalkan kamu belum lulus, masih jadi mahasiswa S1, bisa ikutan exchange, kaya pertukaran pelajar gitu, ada yang durasi 1 tahun, 1 semester, ada yang biaya sendiri, ada yang gratis, ada juga yang dapet diskon atau potongan, kamu gak bayar full. Dan itu banyak banget lowongannya di universitas korea. Tergantung kamu rajin cari-cari atau enggak. Ada juga yang namanya summer school dan winter school. Sesuai dengan namanya, kalau summer school itu diadain pas liburan summer di korea, dan kalau winter school diadain pas liburan winter di korea. Jadi durasinya sebulan. Cuman bedanya kan kalau misalkan exchange kita bener-bener kuliah, kalau winter dan summer school itu belajarnya pas mereka libur, dan pelajarannya cukup jadi pengetahuan aja, jadi gak ada sks yang berlaku. Kalau misalnya setelah lulus mau ambil S2, itu juga banyak banget, salah satunya KGSP (Korean Government Scholarship Program). Kebetulan dosen ku juga ada yang lagi S3 disana, itu juga dari berbagai univeristas top korea. Terus juga ada language training program, jadi ada dari berbagai organisasi atau lembaga korea gitu, misalnya ada mereka buka pendaftaran, mereka buka seleksi, ada juga yang memang program studi, atau jurusan aku sendiri yang cari kandidatnya untuk berangkat ke korea. Jadi untuk kesempatan belajar di korea itu banyak banget.

  1. Lebih baik belajarnya perkata atu per percakapannya?

Kalau dari aku justru belajar huruf dulu mantepin, masuk ke tata bahasa sambil hafalin kosakata, dan kalau misal udah lancar, masuk ke percakapan dan jangan lupa juga tentang tingkat ke formalan dalam berbahasa, karena bahasa korea itu ada 4 tingkat keformalan, tapi yang umum itu ada 3, jadi ada sopan banget, atau formal casual, dan yang terakhir itu ada informal. Seringnya memang orang-orang belajarnya dari informal, karena mostly kalau belajarnya yang otodidiak gitu kan mungkin dari drama dan yang lainnya kan itu informal kan, dan sejujurnya mereka menjunjung tinggi kesopanan mulai dari tingkatkeakraban, umur, jabatan, jadi kalau kita misalkan ngomong informal ke orang korea, apalagi dia enggak kita kenal deket, misalnya baru kenalan lewat medsos itu sangat jarang orang yang mau nerima, memaklumi bahwa kamu orang luar negeri, lebih banyk sih biasanya tersinggung, kaya “kan kamu enggak terlalu kenal deket sam asaya, kok tiba-tiba ngomong pake bahasa kaya gini sih” kesannya buat mereka itu enggak sopan. Jadi menurut aku juga salah satu yang harus diperhatikan itu. Belajar dulu ayng sopannya, atau yg formal, beru kita belajar ke formal casual, atau informal.

  1. Waktu masuk UI daftar bahasa korea, mapelnya apa aja sih waktu di tes?

Sejujurnya kalau simak aku kurang tau, dan utbk juga aku enggak tau, karena aku enggak ikutan itu. Mungkin kayanya secara keseluruhan ujian tes tuh sama ya, kaya ada ips, bahasa indo inggris, tpa, kan bahasa dan sastra korea itu rumpunnya soshum. Untuk ppkb seingetku, nilai mata pelajaran yang diambil itu kaya snmptn, jadi sama deh kaynaya, kaya bahsa indonesia, inggris, matematika, yang enggak msauk tuh pkn, agama, dna itu dari semester 1-5.

 

 

 

Kode konten: C663

Komen dibawah! 7

  1. Mutiara

    Hallo kak, aku tertarik ambil jurusan BKK di UI juga nih.. aku ada ambil jalur PPKB, mau nanya.. dulu kakak PPKB nya itu bagaimana ya kak? Katanya ada tulis essay gitu ya kak? Tolong respon secepatnya ya kak, karna aku lagi bingung bgt ragu ambil PPKB UI.. makasih kak sebelumnya ^^

    • Firdha Amelia

      Halo, iya aku juga dulu nulis essay sebagai salah satu persyaratannya. Buat info lebih lengkapnya silakan cek akun medsos UI atau web penerimaan.ui.ac.id yaa.

  2. Ani Mayuni

    Hello kak kan kita mau ambil jurusan BKK tapi nggak bisa bahasa korea maupun bahasa inggris apakah bisa?

    • Firdha Amelia

      Halo, tetep bisa kok karena nanti diajarin bahasa Koreanya dari dasar. Kalo untuk bahasa Inggris, apabila kamu berminat ambil jurusan Bahasa dan Kebudayaan Korea di UI, saran aku sih banyak-banyakin belajar bahasa Inggris soalnya nanti ada yg namanya EPT (English Proficiency Test), yg mana kalo kamu ga lolos tesnya, harus ngulang terus menerus sampe bisa lolos.

  3. Yudhis Setiawan

    Saya jurusan IPA tapi pengen banget ke Prodi BKK kak.. apa di BKK UI itu boleh linjur dari Ipa ke Soshum? Semoga dijawab kak.. Terima kasih

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published.

Lost your password? Please enter your email address. You will receive mail with link to set new password.