Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Sebelas Maret

D3 Teknologi Hasil Pertanian Universitas Sebelas Maret (Oki)

D3 Teknologi Hasil Pertanian Universitas Sebelas Maret (Oki)

Halo sobat intipers! Aku Oki Setiawati dari D3 Teknologi Hasil Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta angkatan 2018 . Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Secara umum, jurusan D3 Teknologi Hasil Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta seperti apa?

Jurusan THP ini secara umum dibagi 2, ada teknologi hasil pertanian di bidang pangan sama bidang non pangan. Kalau di UNS lebih banyak fokus di bidang pangan. Di jurusan ini kami banyak belajar pengolahan hasil pertanian dan pasca panen. Jadi banyak orang mikirnya kita nanti bakal nanem di lahan, itu kita banyaknya masuk ke lab dan mengembangkan produk pertanian. Menguji hasil pertanian yang udah dipanen. Jadi kita bergerak di bidang pertanian tapi setelah panen, gak masuk ke lahannya. 

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini

Apa yang jadi alasan masuk jurusan D3 Teknologi Hasil Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta?

Kalau aku, sebenernya minat ke yang berbau-bau kimia tapi waktu itu karena dari orang tua pengennya aku kuliah gak terlalu jauh dari rumah. Aku deketnya sama UNS, jadi ngusahain masuk ke UNS. Semenjak SBMPTN, ngambil kimia UNS tapi belum keterima di UNS, malah yang di Semarang. Akhirnya nyoba di prodi lain yang berbau kimia juga, nah THP ini kan kurang lebih sama belajarnya ada nguji-nguji reaksi kimia. Dari situ, Oki melihat-lihat prodi diploma UNS, dan melihat Teknologi Hasil Pertanian. Tertarik sama kata ‘teknologi’ yang disandingkan sama pertanian. Kan itu unik banget, teknologi disandingkan dengan pertanian. Akhirnya ngulik lagi dan lihat mata kuliahnya itu ada yang menarik minat Oki. Di bagian mata kuliah teknologi bakery yang mana aku suka banget, 

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari jurusan ini?

Mata kuliahnya banyak berkaitan sama bidang pangan. Mulai dari semester 1, masih banyak mata kuliah umum tapi juga ada praktikumnya. Kaya fisika, matematika, biologi, kimia. Nah di sini tuh khas diploma banyak praktikumnya. Semester 1 ini udah ada 5 praktikum. Jadi seminggu kuliah 5 hari, dan kita praktikum 5 kali. Seminggu itu kita pasti ada deadline laporan. Semester 2 ini udah masuk ada mata kuliah pengantar di bidang THP. Ada mata kuliah pengantar teknologi pertanian, komputer, statistika industri, biokimia. Semester 2 ini ada 7 praktikum. Semester 3 sampai 5 itu mata kuliahnya udah sangat mengerucut dan fokus ke THP. Ada mata kuliah analisis pangan, analisis sensori, ekonomi teknik, teknologi pengolahan hewani, teknologi pengolahan perkebunan, mikrobiologi pangan. Jadi praktikumnya mamah antar 7 dan 8.

Mata kuliah yang paling menantang buat aku itu analisis pangan. Praktikumnya itu banyak acara gak cuma 1, bahkan 5-9 acara. Poin pembahasan yang harus dilaporkan itu banyak. Kita menganalisis kandungan dalam pangan, misalnya kandungan karbohidratnya berapa, proteinnya berapa. Di mata kuliah analisis sensori ini seru banget karena kuliahnya itu icip-icip. Misalnya ada produk susu A dan B dan kita menganalisis sensori apakah ada rasa yang berbeda atau mirip. Di mata kuliah ini juga kita ngetes apakah konsumen suka sama produk kita. Satu lagi, mata kuliah ekonomi teknik kita diajarin mengembangkan suatu usaha. Kita terjun langsung ke UKM, kita wawancara ke pemiliknya, minta data perusahaan. Kita analisis apakah UKM ini layak untuk dijalankan atau asih ada yang perlu diperbaiki. Jadi selain praktikum di lab kita juga terjun ke UMKM untuk menganalisis dan membantu mereka juga mengembangkan usahanya. 

schooters

Tugas kuliah

Tugas THP itu banyaknya laporan atau presentasi di kelas. Kan kita ada teori juga selain praktikum. Tiap hari kita berkutatnya sama laporan karena kita kan diploma banyaknya praktikum. Kita nanti juga ada magang di perusahaan pangan, misanya di perusahaan susu, teh, mie. Bisa magang di instansi pemerintahan seperti BPOM, LIPI. 

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Ada 2 peminatan yang bisa diambil di semester 6. Peminatannya itu ada quality control sama praktik produksi. Kalau quality control kita ke UMKM, menganalisis kandungan gizi dalam produk UMKM itu. Kita analisis cara produksinya, hasilnya bisa jadi saran untuk pengembangan produksi UKM. Nah kalau praktik produksi itu buat inovasi produk. Kita buat formulanya seperti apa, cara produksinya dan menguji kandungan produk. Bedanya dengan QC, kita boleh mengujikan sama analis yang udah ahli. `

Jalur masuknya ada apa aja?

Jalur masuknnya ada PMDK itu pakai rapot, jalur prestasi dari bidang seni atau olahraga. Ada seleksi mandiri jalur kemitraan, disabilitas dan ujian tulis. Terakhir ada seleksi mandiri pakai nilai UTBK.

Lihat vlog dari ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Ada tips buat mahasiswa baru D3 Teknologi Hasil Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta?

Persiapannya yang pasti harus bisa beradaptasi sama kultur baru di dunia perkuliahan. Kalau di THP UNS, itu banyak praktikum dan lemburnya. Jadi harus bisa manajemen waktu, jangan terlalu banyak main juga karena kita banyak banget laporan. Kalian bisa juga bisa sambil nyicil nyaris tahu minatnnya karena di semester 6 kita bakal sibuk sama magang dan tugas akhir. Kalau kita udah punya minat kan kita tinggal milih dan konsul sedikit ke dosen. Menurut pengalaman memang semester 6 sibuk banget. Kalau gak dipersiapkan dari awal itu bisa keteteran. 

Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?

Bisa kerja sebagai QC atau quality assurance. Kalau mau kerja di BPOM atau LIPI juga bisa. Nah kalau mau jadi dosen bisa, tapi harus lanjut S1 dan S2. Bisa juga jadi konsultan pangan dan berwirausaha. 

Kode konten: C538

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *