Analisis Kesehatan

Diploma III Analis Kesehatan / Teknologi Laboratorium Medik

Diploma III Analis Kesehatan / Teknologi Laboratorium Medik

Salam semangat buat teman-teman penimba ilmu dari seantero negeri! Nama saya Wulan Aditia, seorang lulusan dari Diploma III Analis Kesehatan atau yang sekarang sudah berubah nomenklatur menjadi Teknologi Laboratorium Medik Poltekkes Kemenkes Bengkulu yang telah diwisuda pada tahun 2017. Untuk lulusan program studi Diploma III Analis Kesehatan ini sendiri, saya merupakan salah satu angkatan ke-6 di Poltekkes Kemenkes Bengkulu. Di sini saya akan mencoba berbagi pengalaman mengenai prodi saya (Diploma III Analis Kesehatan). Untuk tambahan buat teman-teman nih ya, Analis Kesehatan ini ada prodi Diploma III dan Diploma IV, saya akan bercerita bagian saya prodi Diploma III.

Teman-teman mungkin agak asing dengan “Analis Kesehatan”, tapi saya yakin teman-teman sudah pernah datang ke laboratorium rumah sakit atau swasta, bertemu dengan laboran yang melakukan pengambilan darah vena. Nah, laboran itu adalah seorang Analis. Tenaga Analis ini berasal dari lulusan D III Analis Kesehatan, ya lulusan D III Analis Kesehatan adalah salah satu tenaga kesehatan siap pakai. Berminat untuk kenalan lebih dekat dengan Analis Kesehatan? Jika jawabannya “Ya”, teman-teman perlu membaca beberapa hal di bawah ini. Apa saja yang akan ditemui saat menjadi mahasiswa DIII Analis Kesehatan? Karena merupakan salah satu rumpun ilmu medis, kita akan belajar mengenai cairan tubuh manusia [darah, urine, feses, sputum (dahak), bahkan liquor cerebro spinalis (cairan otak) dan lainnya] yang berkaitan dengan patologi/penyakit yang timbul pada manusia. Contohnya gini, saat kita datang ke laboratorium untuk melakukan pemeriksaan tifus, maka akan diambil darahnya dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Analis. Atau ketika melakukan tes narkoba, kita akan memberikan sampel urine dan Analis akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sama halnya dengan penyakit difteri yang belakangan ini hangat dibicarakan di seantero negeri dan tercatat sebagai Kejadian Luar Biasa saat ini, petugas Analis lah yang melakukan pemeriksaan terhadap sampel usap tenggorok pasien suspect difteri tersebut.

Mata kuliah yang menunjang profesi seorang Analis Kesehatan ada banyak loh, diantaranya hematologi (ilmu tentang darah), bakteriologi (ilmu tentang bakteri), kimia klinik (berbagai pemeriksaan klinik di bagian Laboratorium Patologi Klinik), parasitologi (ilmu tentang parasit, parasit di sini kami belajar tentang cacing atau makhluk hidup lain yang bisa menginfeksi manusia), virologi (ilmu tentang virus), sitohistoteknologi (ilmu tentang teknologi sel dan jaringan), imunoserologi (ilmu tentang imunitas atau kekebalan tubuh manusia) dan masih banyak lagi. Untuk perkuliahan, para penimba ilmu nantinya bakal banyak menghabiskan waktu belajar di laboratorium untuk praktikum karena memang dititikberatkan pada hal itu, dan setelah praktikum dilakukan kita diharuskan untuk menulis laporan hasil praktikum biasanya ditulis tangan 2 sampai 3 lembar kertas double folio (itu masih kategori sedikit loh, ada juga dosen yang mengharuskan kita untuk menulis laporan lebih dari 5 lembar) dan dikumpulkan 3 hari setelahnya atau tergantung arahan dosen yang bersangkutan, di awal mata kuliah akan disampaikan untuk menyiapkan sebuah buku laporan praktikum dan akan dilakukan kontrak awal mata kuliah.

Ada pula mata kuliah Praktik Kerja Lapangan (PKL) dilakukan langsung di laboratorium rumah sakit dan puskesmas. Ketika melakukan PKL inilah kami mulai melakukan adaptasi dengan lingkungam kerja dan masyarakat untuk melatih kecakapan seorang Analis Kesehatan. Di lahan PKL, kami melakukan berbagai pemeriksaan baik secara manual maupun otomatis dengan sampel cairan tubuh manusia, kami dibagi dalam beberapa tempat/ruang yaitu Laboratorium Patologi Klinik, Laboratorium Patologi Anatomi dan Bank Darah. Di bagian Laboratorium Klinik, kami melakukan pemeriksaan narkoba dari sampel urine, glukosa darah, kolesterol darah, dan masih banyak lagi yang bisa teman-teman lihat di blanko pemeriksaan laboratorium. Di bagian Laboratorium Patologi Anatomi kita akan melihat jaringan kanker dan proses pemeriksaannya. Dan satu lagi, Bank Darah sebagai tempat penyimpanan darah di rumah sakit, disini kami memeriksa golongan darah serta mencocokkan golongan darah donor dan pasien. Perlu teman-teman ketahui disini sampel yang biasanya digunakan untuk pemeriksaan tidakla dalam jumlah banyak, disesuaikan dengan alat dan jenis pemeriksaan yang diminta, sampel yang digunakan biasanya tidak lebih dari 5 mL atau terkadang dalam satuan mikro. Selain itu, dari pihak kampus, ada mata kuliah Praktek Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) dimana kami jurusan-jurusan yang ada di Poltekkes Kemenkes Bengkulu melakukan pengabdian langsung ke masyarakat di daerah kami dengan menerapkan disiplin ilmu masing-masing.

Analis Kesehatan sangat berkaitan erat dengan mikroskop karena sering melakukan pemeriksaan menggunakan mikroskop dan dikenal pula sebagai vampire karena mengambil darah manusia, disini kami mengambil darah hanya 1, 3 atau 5 cc, tidak terlalu banyak, yang nantinya digunakan sebagai sampel pemeriksaan. Gambar di atas merupakan salah satu kecakapan umum seorang Analis. Ya! Kami menggunakan mikroskop dan gambar disampingnya adalah hasil pengamatan menggunakan mikroskop. Misalnya pada Plasmodium vivax dalam fase tropozoit, plasmodium ini berada di dalam sel darah merah (eritrosit). Nah, plasmodium ini dapat kita temukan pada darah pasien yang menderita malaria, kalian udah tahu malaria, kan? Penyakit malaria disebabkan parasit ini (plasmodium) dengan perantara nyamuk Anopheles sp. betina. Kami mempelajari ini di mata kuliah parasitologi.

Dalam kesehariannya, terutama pemeriksaan Kimia Klinik yang dilakukan di Laboratorium Patologi Klinik, terdapat alat “harian” yakni centrifuge,  tahapnya dinamakan sentrifugasi. Alat ini digunakan untuk memisahkan sampel yang akan diperiksa (pemisahan plasma darah dan serum). Bagi teman-teman yang masih penasaran, ayo terus cari tahu lebih lanjut. Satu hal lagi, (calon) tenaga kesehatan juga harus memperhatikan diri sendiri ketika melakukan pemeriksaan di laboratorium dengan cara menggunakan alat perlindungan diri, dalam hal ini kita harus menggunakan masker, sarung tangan (handscoon), jas laboratorium dan sepatu karet yang tertutup di bagian depannya.

Untuk prospek kerja gimana? Tak usah khawatir, seorang Analis masih banyak dibutuhkan saat ini, baik di laboratorium rumah sakit, puskesmas, klinik swasta, laboratorium kesehatan daerah, dan lainnya. Seorang Analis di rumah sakit akan melakukan konfirmasi hasil pemeriksaan sekaligus rekan kerja dokter spesialis patologi klinik (di Laboratorium Patologi Klinik) atau dokter spesialis patologi anatomi (di Laboratorium Patologi Anatomi). Semoga dapat membantu dan memberikan informasi baru bagi teman-teman penimba ilmu di seantero negeri, kritik dan saran boleh di kolom komentar, yaa, terima kasih, pejuang ilmu ^^.

 

Kode Konten : KL030

Komen dibawah! 21

  1. Dian

    Apakah anak smk jurusan TKJ bisa lanjut kuliah jurusan Analisis kesehatan?

  2. fitriyana dwi astuti

    ka mau tanya dong saya ini anak smk analis juga kelas 12 ini dan mau lulus ngambil jurusan analis lagi, jadi sebenarnya jurusan analis itu mencakup hematologi,kimia klini,mikrobiologi,imunoserologi gitu udah jadi 1 ya ka? tidak ada yang spesialis gitu jadi kitaa seorang analis harus mempelajari itu semua dalam dunia perkuliahan nanti ya ka?

    • wulan-a

      Iya, sewaktu kuliah nanti itu dipelajari semua. Porsinya pun sebatas kecukupan untuk pemeriksaan di laboratorium kesehatan, tidak terlalu mendalam. Semangat, Fitriyana ^^

    • wulan-a

      Iyaa, untuk mata kuliah memang agak banyak. Tetapi kita lebih fokus ke bagian pemeriksaan laboratoriumnya, jadi matkul tersebut untuk menunjang pemeriksaan laboratorium. Misalnya di bakteriologi kita belajar tentang bakteri tahan asam (BTA), ini nanti yang bakal kita periksa di laboratorium tentang BTA yang kalau warnanya merah (positif) berarti pasien tersebut TBC.

      Ma’af ya baru di balas, Fitriyana, terima kasih sudah berkunjung ^^

  3. Ihda

    Kak tes seleksinya pakek pelajaran apa kak?

    • wulan-a

      Terima kasih sudah mampir, Ihda ^^

      Untuk tes seleksi masuk biasanya sama seperti ujian akhir, ada Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPA, serta ada TPA. Yang pernah kakak lihat begitu. Tetapi untuk lebih jelasnya silahkan langsung tanya ke kampus yang Ihda tuju yaa ^^

  4. Susan

    Ka saya dari SMK jurusan keperawatan,apakah ada peluang untuk dilanjutkan jurusan analis kesehatan nanti pas ke universitas?

    Sama jalur apa yang tepat untuk daftar masuk universitas nya ka

    • wulan-a

      Menurut kakak bisa saja, Susan. Susan silahkan mencoba tes masuk lewat jalur ujian tulis. Untuk lebih jelasnya bisa langsung ditanya ke kampus/universitas yang Susan tuju yaa ^^

      Terima kasih sudah mampir, Susan ^^

  5. Nova

    hallo kak salam kenal ,saya nova dari D3 analis kesehatan poltekkes kemenkes pontianak

  6. Della Nor Azizah

    Halo kak, saya mau nanya tentang D3 Analis kesehatan nihh. Saya udah kelas 12 rencananya mau lanjut ke poltekkes jurusan analis kesehatan, nahh kalo mau masuk jurusan analis ini apakah harus bisa dan lancar berbahasa inggris kak??

    Terima kasih :))

  7. rania

    Assalamualaikum kak,Kakak dari lulusan Poltekkes Kemenkes Bengkulu?

    saya mau bertanya,sering ada yg bilang lulusan D3 sulit diterima kerja,apakah benar begitu kak

    Apakah sekarang ada analisis kesehatan yg S1 ?

    • wulan-a

      Wa ‘alaykumussalam, Rania. Lulusan d3 masih lumayan dicari kok. Untuk S1 adanya S1 Teknologi Laboratorium Medik di Bali, bisa di googling yaa ^^

      • Indyy

        Assalamu’alaikum kak, sayakan udah kelas 12 nih dan rencananya insya Allah nanti mau kuliah dipoltekkes ngambil jurusan analis kesehatan juga tpi saya masih rada bingung kak analis kesehatan sama teknik laboratorium medik itu berbeda kah?

  8. Restiana Hartati

    Assalamualaikum kak , aku sekarang kelas XII niatnya abis lulus mau ngambil jurusan analisis kesehatan , itu praktiknya kan ke urine,darah,dahak, cacing selain itu masih ada lagi ga kak ? Selain cacing apa masih ada hewan lain?

  9. Linda

    Halo kak, rencana aku mau ambil tlm, tapi masih bingung mau ambil d3 atau d4. Menurut kakak lebih bagus d3 atau d4 ya? Dan untuk prospek kerjanya apakah lulusan d3 dengan d4 ada perbedaan tingkatan di dalam dunia kerja?

  10. Cahyani

    Hallo kak,saya mau tanya,kan saya denger” jurusan teknologi laboratorium medik ini prospek kerjanya peluangnya lebih sedikit dari jurusan kesehatan yg lainnya,bener ya kk?

  11. Lilik

    Kak lebih baik ambil keperawatan atau tehnik laboratorium medis? Menurut kakak gimana?

  12. Aisyah

    Hallo kak,saya mau nanya kk
    Saya kan baru masuk di jurusan d3 tlm di poltekes
    Setelah lulus,jika ingin mengambil s1 dapat melanjutkan dimana ya kak?
    Dan dapat melanjutkan di jurusan apa saja ya kak?

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *