Farmasi, Universitas Muhammadiyah

Farmasi UMM (Melisa)

Farmasi UMM (Melisa)

Halo Intipers. Perkenalkan saya Melisa Nur Diniah sering dipanggil Melisa. Saat ini saya masih berstatus sebagai Mahasiswi jurusan Farmasi UMM / Universitas Muhammadiyah Malang angkatan 2017. Disini saya akan berbagi sedikit pengalaman saya kuliah sebagai mahasiswi Farmasi selama 6 semester. Buat teman-teman yang masih awam dengan jurusan Farmasi dan gambaran kuliah Farmasi yang masih sedikit, bisa langsung disimak sedikit cerita yang akan saya bagikan!

Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat saya balas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Apa aja sih yang dipelajari Mahasiswa Farmasi UMM itu?

Banyak masyarakat yang mengetahui jika obat adalah bagian dari profesi seorang dokter. Memang seorang dokter juga perlu belajar tentang obat-obatan agar memudahkan untuk memberikan terapi kepada pasien. Namun tugas utama seorang dokter hanya memberikan diagnosis dari hasil pemeriksaan yang dilakukan sehingga dapat menuliskan resep obat sebagai terapi kepada pasien. Namun orang yang memiliki tanggung jawab dalam memberikan edukasi dan informasi terkait obat yang diberikan oleh dokter kepada pasien ialah seorang Farmasis. Tak hanya berenti disana, Farmasis juga memiliki tanggung jawab untuk melakukan monitoring terapi, hal ini dilakukan untuk memperkecil kemungkinan adanya efek samping setelah mengkonsumsi obat yang terjadi pada beberapa pasien.

Slide3

Banyak juga dari teman-teman yang berpendapat bahwa kuliah di Jurusan Farmasi harus memiliki kemampuan hafalan yang kuat dan pintar. Menurut saya, hal yang penting ialah kemauan untuk terus belajar, seperti pepatah yang sering didengar pisau yang tumpul akan tajam jika terus diasah. Nah, di jurusan farmasi tidak hanya belajar tentang Obat saja. Namun kami juga diajarkan tentang penyakit, sediaan kosmetik dan alat-alat kesehatan. Bidang pelajaran juga tidak hanya kimia dan matematika saja, tapi masih banyak yang tidak bisa saya sebutkan semua hehehe, salah satunya seperti mikrobiologi, imunologi, cara membuat sediaan obat (tablet, kapsul, krim, salep, sirup, dll), farmakologi, farmakognosi, etika pelayanan kepada pasien, manajemen farmasi, dan masih banyak lagi.

Apa aja yang dilakukan di Farmasi UMM yang membuat mahasiswa terkesan?

Jujur, mata kuliah dijurusan Farmasi lumayan banyak yang harus ditempuh. Hal pertama yang paling khas dan yang paling banyak meninggalkan kesan ialah kegiatan praktikumnya. Mulai dari yang sangat dasar ialah mengenal anatomi tubuh manusia. Lalu kita juga akan melakukan praktikum membuat sediaan obat mulai dari yang sederhana hingga yang steril (diberikan secara bertahap ditiap semesternya. lalu ada praktikum Kimia analisis, kimia farmasi analisis, hingga kimia organik. Ada juga praktikum yang mengharuskan kita berinteraksi langsung dengan hewan coba seperti tikus, mencit, dan kelinci. Masih banyak lagi praktikum lainnya, umumnya semua mata kuliah jurusan akan memiliki praktikum.

Menjelang UTS/UAS kegiatan khas lainnya ialah OSCE, ini merupakan ujian skill laboratorium yang akan di lihat secara langsung oleh dosen dan melihat kemampuan dan pengetahuan kita selama praktikum diberikan. OSCE merupakan kegiatan yang membuat mahasiswa sangat gugup, bagaimana tidak gugup jika kita melakukan kegiatan tepat didepan dosen dan terbatas waktu, masuk ruangan satu per satu ya gesss, tidak berkelompok hehehe:) Oh iya hampir lupa, mahasiswa farmasi juga dijuluki sebagai anak remaja yang kurang pergaulan dan kurang bahagia hahaha. Wajar saja mereka memberikan tagline tersebut, ketika melihat teman mereka yang selalu disibukkan dengan jurnal dan laporan yang segudang. Ini juga terjadi denganku dan teman-temanku, saat kami ingin malam mingguan dan nongkrong, kami masih saja membawa jurnal untuk dicicil. Tapi itu membuat malam minggu kami tidak terbuang sia-sia hanya untuk sekedar ngobrol apalagi ngejulid wkwk.

Mata kuliah Favorit di Farmasi UMM?

Setiap orang mungkin memiliki favorit dan ketertarikan yang berbeda-beda. Setelah menjalani kuliah selama 6 semester ini, saya memiliki mata kuliah yang saya sukai.

Yang pertama ialah mata kuliah Farmakoterapi, di mata kuliah ini saya bisa mengetahui bagaimana urutan pengobatan yang diberikan kepada pasien dengan melihat keadaan pasien dan keluhan yang dirasakan oleh pasien. Saya juga belajar bagaimana cara membaca data laboratorium dan data klinik pasien yang menjadi penguat seorang dokter dalam memberikan diagnosa dan terapi pada pasien. Lebih asiknya adalah  saya juga mempelajari tentang penyakit, penyebab terjadinya penyakit tersebut, bagaimana gejala yang akan muncul, dan manajemen pengobatan yang akan diberikan.

Kedua yaitu mata kuliah Preskripsi, Nah disini saya diajarkan bagaimana cara komunikasi yang baik, etika ketika memberikan informasi obat, dan juga belajar untuk menyelesaikan masalah terkait obat yang muncul akibat interaksi obat satu dengan obat yang lain dan efek samping yang akan dirasakan oleh pasien. Yang terakhir mata kuliah Teknologi atau farmasetika, saya menyukainya karena saya dapat mempelajari bahan yang digunakan dan cara pembuatan dari sediaan obat dan kosmetik yang sering saya temui bahkan saya gunakan. Sebagai contoh sederhana ialah cara membuat krim tabir surya, tablet, gel aloe vera, sirup, emulsi minyak ikan, dan masih banyak bentuk sediaan yang lain.

Bidang konsentrasi apa saja yang ada di Farmasi UMM?

Setahu saya, konsentrasi Farmasi sendiri lumayan banyak, pada beberapa perguruan tinggi juga memiliki konsentrasi farmasi dari awal perkuliahan. Tapi, kali ini saya hanya akan membahas bidang konsentrasi yang tersedia dikampus saya. Kampus saya menyediakan bidang konsentrasi hanya pada saat penyusunan tugas akhir atau skripsi. Selama menempuh perkuliahan mahasiswa akan diajarkan Ilmu Kefarmasiaan secara umum. Bidang konsentrasi skripsi yang dapat dipilih, antara lain:

  • Bidang Klinis: Bidang ini erat kaitannya dengan kegiatan monitoring pasien. Mempelajari riwayat pengobatan pasien, pengoptimalan penggunaan obat, dan juga mempelajari tentang obat yang diberikan.
  • Komunitas: Bidang ini banyak berkaitan dengan pelayanan pemberian obat yang diberikan farmasis kepada pasien di sarana kesehatan seperti apotek, puskesmas dan rumah sakit.
  • Bidang Kimia: Disini akan banyak mempelajari tentang memahami efek samping dan khasiat dari obat tertentu bahkan dapat melakukan pengembangan obat baru atau menemukan obat baru.
  • Bahan Alam: Nah, disini merupakan bidang buat kalian yang suka membuat obat tapi yang terbuat dari tanaman atau dikenal dengan istilah jamu atau obat herbal.
  • Bidang Teknologi: Bidang ini membawa kalian untuk menjadi seorang research & development yang andal nihh. Disini akan banyak mempelajari tentang cara pembuatan dan pengembangan sediaan farmasi seperti pembuatan gel, krim tabir surya, tablet, kapsul, hingga sediaan steril seperti tetes mata, infus, dll.

Tips buat kalian yang baru saja memulai kuliah di Farmasi UMM!

  • Manajemen waktu dan stress
  • Selalu ingat tujuan dan komitmen kalian ketika memutuskan untuk memilih jurusan Farmasi
  • Jangan mudah menyerah dan teruslah belajar. Mungkin akan terasa berat memang diawal, namun coba jalani dengan hati yang ikhlas dan penuh semangat:)
  • Jangan mudah minder dengan kemampuan teman-teman kalian yang berasal dari SMK Farmasi. Mereka bisa karena mereka sudah belajar lebih dulu dari kalian, jangan pula menjauh dari mereka akibat keminderan diri kalian. Dekatilah mereka dan bertemanlah, bukan untuk memanfaatkan mereka tapi untuk belajar bersama-sama, mereka akan menjadi teman sharing ilmu yang pas buat kalian sebagai pemula di jurusan ini.
  • Belajar untuk mencicil tugas dan jangan buang-buang waktu untuk hal yang kurang berfaedah:) Kalian tetap bisa malam mingguan bareng teman-teman, tapi jangan melupakan tentang tugas kalian. Bisa sambil dikerjakan saat nongkrong, memang tidak semaksimal ketika mengerjakan dirumah/kos, namun mencicil menulis beberapa baris atau bahkan selembar saja itu sudah akan membantumu untuk mendapatkan istirahat yang lebih lama.
  • Selingi waktu kalian untuk  melakukan refreshing atau jalan-jalan bersama teman, atau mengikuti kegiatan ataupun organisasi kampus.
  • Jaga pola makan dan istirahat kalian. Anak farmasi terkenal dengan penyakit maag dan typus, kenapa? Karena kebanyakan dari mereka termasuk saya hehehe, pernah masuk RS karena pola makan yang tidak teratur dan terlalu lelah.
  • Jangan lupa berdoa dan minta restu dari orang tua.

Lulusan jurusan Farmasi bisa kerja dimana aja sih?

Waktu pendidikan untuk menjadi seorang sarjana farmasi (S. Farm) normalnya 4 tahun. Setelah itu kalian bisa melanjutkan program profesi apoteker (Apt) selama kurang lebih 1 tahun. Pendidikan profesi ini tidak wajib untuk ditempuh ya. Kalian bisa bekerja di RS, Apotek, Klinik dan Puskesmas sebagai asisten apoteker (S1 Farmasi) dan sebagai Apoteker (Jika sudah menjalani pendidikan profesi ). Bekerja di industri dibagian Quality Control (QC), Research and Development (R&D), dan Quality Asurance (QA). Kalian juga bisa bekerja di Dinas Kesehatan lhoo. Oiya kalian juga bisa menjadi tenaga pengajar seperti dosen maupun guru di SMK Farmasi.

Rencana dan Harapan Saya

Jujur setelah lulus menjadi seorang sarjana farmasi, saya ingin melanjutkan program profesi apoteker. Saya juga ingin melanjutkan S2 saya dan mengambil konsentari di bidang klinis. Semoga Allah SWT akan memberikan kemudahan kepada saya untuk mencapai keinginan itu,Aamiin… Cita-cita Melisa apa? Hmm, dari SMP saya sangat suka komunikasi dengan orang banyak, dan sangat suka saat diminta teman-teman untuk mengajari mereka. Saat ini saya hanya ingin menjadi seorang dosen ataupun seorang klinisi yang bekerja di RS maupun sarana kesehatan lainnya.

Terimakasih buat kalian yang sudah membaca sedikit cerita pengalaman dan mungkin curhat dari saya seorang mahasiswi Farmasi:)

Kode konten: X371

melisand
Hay! Aku Melisa Nur Diniah teman-teman akrab memanggilku Melisa. Saat ini aku masih berstatus mahasiswi di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Aku mengambil jurusan Farmasi sekarang sudah kuliah ditahun ke-3 atau baru saja menyelesaikan kuliah disemester 6.

Komen dibawah! 4

  1. Alviani Qoulan RA

    Assalamualaikum kak, mohon maaf kak saya ijin bertanya apakah ada bisa menyeimbangkan atau mengatur waktu kuliah farmasi dengan organisasi?
    Atau seharusnya hanya fokus Farmasi aja?
    Mohon kak bimbingannya terimakasi mohon maaf menganggu.🙏

    • melisand

      Waalaikumsalam. Sebelumnya makasih ya udah mau baca tulisan Melisa.
      Alhamdulillah, Melisa bisa mengatur waktu. Memang diawal akan sedikit terasa berat karena masih menyesuaikan diri, tapi kalau sudh terbiasa nanti akan berjalan sesuai yg kita harapkan.

      Tapi, dengan ctt kita bener” harus konsisten sama pembagian waktu kita.
      Kalo ada tugas langsung dikerjakan jangan ditunda, kdg kalo memang masih ada yg perlu dikerjakan Melisa bakal bawa tugasnya ke rapat, ga full ngerjakan sih tapi dicicil dapat tulisan 1-2 paragraf kan lumayan hehehe..

      Jadi anak farmasi jangan takut untuk ikut organisasi:) Organisasi juga salah satu tempat buat kita melepas stress krna tugas kuliah:) Semoga sarannya bisa diterima ya hehhe.. salam kenal:) semoga kuliahnya juga lancar, aamiin🙏

  2. Wulan Ansari

    Waaahhh pengalaman yang luar biasa kak
    jdi terinspirasi 🙂
    kak saya mau tanya apakah kakak memiliki waktu luang untuk nonton film, jalan”, ataupun yang lain gtu kak setiap harinya?
    oh ya kak dan juga tipsnya dong kak supaya kita tdk terlalu terlena dgn hal” seperti itu seperti nnton film, drama korea dan sgala macam kak 🙂
    apakah mgkin kita msih bisa nntn kak atau dlm masa kuliah ini jgn dulu di lakukan sama skali kak?

    • melisand

      Tetap masih punya kok, untuk jalan” dalam seminggu bisa 1kali atau dalam sebulan saya sempatkan untuk jalan”, hitung-hitung buat refreshing otak. Tapi emamng tidak sebanyak sebelum waktu kuliah. Dulu saya juga suka bgt nonton drama Korea, saat masih SMK, setelah amsuk kuliah kegiatan itu saya kurangi. Awalnya emmang berat, disemester 1 memang masih nonton rutin, ga pernah ketinggal dalam 1 Minggu selalu update. Tapi karna disemester selanjutnya jadwal semakin padat, akhirnya saya berhenti untuk nonton. Sebenarnya masih bisa nonton, tapi takut candu. Jadi saya memutuskan untuk nonton maraton dramanya saat ada waktu libur yg cukup panjang, dan benar” free dari tugas kuliah. Tipsnya cuma pahami porsi keadaan tubuh kamu, dan juga kalau memang lagi ngebet banget mau nonton drama yg sering ay lakukan adalah nonton aja drama yg udah kita tonton jdi ga bakal ada rasa penasaran yg berlebih, terus kalo ada waktu libur panjang usahakan kalo mau nonton drama yg udah full episode bukan yg ongoing, tujuan supaya kita ga terlena nunggu episode barunya tayang. Takutnya episode barunya tayang saat jadwal perkuliahan kitansudh aktif kembali. Semoga tipsnya bisa membantu:)

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *