Geofisika, Universitas Gadjah Mada

Geofisika Universitas Gadjah Mada (Ferdinan)

Geofisika Universitas Gadjah Mada (Ferdinan)

Halo sobat intipers! Kenalkan, saya Ferdinan Eka Saputra, mahasiswa S1 Geofisika Universitas Gadjah Mada angkatan 2019. Penasaran bagaimana rasanya berkuliah di program studi geofisika? Yuk, simak pengalaman saya!
Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Geofisika itu apa, sih?

Sesuai namanya, sob! Geofisika itu merupakan cabang ilmu kebumian yang mempelajari bumi dengan menggunakan kaidah-kaidah fisika. Geofisika sendiri masih satu keluarga dengan geologi. Tapi, materi kuliah di geofisika cukup berbeda jauh dari geologi, lho. Mengapa demikian? Di geologi, para mahasiswanya akan fokus mempelajari objek-objek yang ada di permukaan bumi dengan pengamatan langsung. Sedangkan di geofisika, mahasiswanya akan lebih banyak mempelajari kaidah-kaidah fisika yang digunakan untuk memahami bagian dalam permukaan bumi. Meski termasuk program studi yang cukup banyak melakukan aktivitas lapangan, geofisika ini bukan hanya diisi oleh kaum adam aja! Ada banyak sekali lho geofisikawati-geofisikawati profesional di bidangnya masing-masing. Jadi, buat sobat intipers kaum hawa, jangan ragu untuk berkuliah di jurusan ini.

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini

Serba-serbi perkuliahan Geofisika Universitas Gadjah Mada

Sebagai sebuah program studi di bawah naungan Fakultas MIPA, geofisika UGM tidak bisa lepas dari yang namanya praktikum. Ada banyak sekali praktikum yang perlu dijalani oleh seorang calon geofisikawan muda Gadjah Mada, sob! Misalnya, fisika dasar, geologi dasar, geologi struktur, gelombang, dan masih banyak lagi! Selain jadi sarana mengimplementasikan materi di kelas, praktikum juga jadi salah satu tempat yang tepat untuk mengasah keterampilan menulis seorang mahasiswa. Hal ini dikarenakan adanya laporan praktikum yang harus dikerjakan setiap satu acara praktikum selesai dilaksanakan. Sobat intipers juga akan belajar memanajemen waktu karena adanya tenggat waktu dalam pengerjaan laporan dan adanya lebih dari satu praktikum dalam seminggu.

Selain itu, seorang mahasiswa geofisika juga dituntut akan pemahamannya yang tinggi terhadap ilmu-ilmu fisika, sob! Kemudian, ilmu-ilmu tersebut akan diterapkan dalam mempelajari bumi kita ini. Jadi, ada banyak sekali mata kuliah terkait ilmu fisika yang harus dipelajari. Misalnya fisika dasar 1 & 2, gelombang, termodinamika, mekanika, dan masih banyak lagi.

Mata Kuliah yang Paling Berkesan

Dalam tiga semester yang sudah saya jalani, mata kuliah Pengantar Geofisika adalah yang paling berkesan! Sobat intipers akan diberikan pemahaman mengenai dasar-dasar ilmu geofisika di sana. Mulai dari alur berpikir seorang geofisikawan, objek-objek studinya, hingga pemanfaatan metode-metode geofisika dalam kehidupan. Sobat intipers juga akan mendapatkan gambaran tentang aktivitas perkuliahan di geofisika selama empat tahun ke depan.

Selain itu, mata kuliah lain yang saya minati adalah Geologi Dasar. Mata kuliah ini menjadi gerbang awal bagi seorang mahasiswa geofisika dalam memahami fenomena-fenomena alam yang terjadi di bumi. Misalnya prinsip pergerakan lempeng yang menyebabkan gempa dan tsunami, kegunungapian, siklus batuan, dan masih banyak lagi. Mata kuliah lain yang menjadi minat saya adalah Geologi Struktur, sebuah mata kuliah yang memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang prinsip-prinsip struktur geologi. Topik utama yang akan dipelajari adalah sesar/patahan, lipatan, dan kekar/rekahan. Berangkat dari kedua mata kuliah geologi tersebut, mahasiswa akan diberikan pengalaman lapangan melalui kegiatan Kuliah Lapangan Geologi (KLG) di semester 4. Dalam kegiatan KLG ini, mahasiswa akan belajar secara langsung di lapangan dengan melihat kondisi fisik objek studinya secara nyata.

Apa aja sih bidang-bidang konsentrasi di Geofisika Universitas Gadjah Mada?

Geofisika UGM menyediakan 9 bidang konsentrasi, sob, atau disebut juga sebagai kelompok penelitian. Nah, di antaranya ada;

  1. Instrumentasi Geofisika
  2. Fisika Gunungapi
  3. Eksplorasi Seismik
  4. Eksplorasi Non Seismik
  5. Seismologi
  6. Geo & Paleomagnetik
  7. Geofisika Lingkungan
  8. Geodinamika
  9. Pendidikan Geofisika

Menjadi mahasiswa Geofisika Universitas Gadjah Mada

Kondisi Tubuh yang Sehat

Geofisika itu tidak bisa lepas dari yang namanya lapangan, sob! Jadi, sebagai mahasiswa geofisika wajib banget untuk punya fisik yang prima. Banyaknya kegiatan lapangan menuntut seorang mahasiswa geofisika untuk mempunya daya tahan tubuh yang tinggi. Jangan sampai kelelahan membuat kinerja di lapangan menjadi menurun, ya!

Mental dan Tekad yang Kuat

Seorang calon geofisikawan dituntut untuk memiliki mental dan tekad yang kuat, sob! Kondisi perkuliahan geofisika yang begitu dinamis, jika tidak dibarengi dengan kekuatan mental dan tekad akan membuat kita menjadi tergusur oleh yang lainnya.

Manajemen Diri

Bukan hanya di geofisika saja, semua program studi pasti menuntut seseorang untuk mampu memanajemen diri dengan baik. Baik itu dari segi waktu, emosi, keuangan, dan aspek lainnya. Pentingnya manajemen diri adalah agar kita dapat terus keep up dengan kondisi perkuliahan.

Cari Pengalaman Sebanyak-banyaknya

Yang namanya cari pengalaman itu penting banget, sob! Entah itu dari organisasi, kepanitiaan, perlombaan, magang, dan kegiatan-kegiatan lainnya. Selain pengalaman yang menunjang perkuliahan kita di geofisika, cari juga pengalaman yang dapat memperkaya hard skill dan soft skill kita, sob!

Lihat vlog dari ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Belajar Dulu, Belajar Lagi, Belajar Terus

Menjadi mahasiswa geofisika tidak bisa dibiliang mudah, sob. Selain harus menjalani berbagai kegiatan lapangan, kita juga dituntut untuk memiliki kemampuan logika dan analisis yang baik. Oleh karena itu, penting sekali untuk selalu haus akan ilmu dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Sobat intipers juga tidak boleh terlalu cepat berpuas diri saat berhasil mencapai sesuatu dan jangan mudah menyerah atas kegagalan yang dialami.

Lulus Geofisika, Mau Jadi Apa?

Prospek kerja seorang geofisikawan itu luas banget, sob! Yang pertama, di instansi pemerintahan seperti BMKG, BIG, BNPB, dan KESDM. Selain itu juga bisa ke ranah industri di bidang pertambangan dan perminyakan. Atau ingin menjadi seorang pembelajar sepanjang hayat, bisa terjun ke dunia penelitian menjadi seorang peneliti dan dunia pendidikan sebagai dosen. Di dalam bidang infrastruktur juga bisa banget, sob! Jadi, jangan khawatir ya!

Kode Konten: X468

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *