Hukum, Universitas Padjadjaran

Ilmu Hukum Unpad (Yoppy)

Ilmu Hukum Unpad (Yoppy)

Halo sobat intipers! Aku M. Yoppy Adhihernawan dari Ilmu Hukum Unpad angkatan 2017. Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat aku balas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok, pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Secara umum, jurusan Ilmu Hukum Unpad itu seperti apa?

Banyak orang-orang yang ngira kalau belajar Hukum itu pasti Cuma ngapalin undang undang, tapi sebenernya lebih dari itu. Kita gak Cuma ngebahas undang-undang. Jadi kita bisa mendefinisikan hukum itu terdiri dari 4 unsur, yaitu terkait asas, kaidah, lembaga dan prosesnya. Di Fakultas hukum kita belajar mengenai keempat unsur itu. Lebih dari undang-undangnya, lebih dari peraturannya, kita bahas tentang asasnya, kira-kira hukum itu harus memenuhi asas apa aja sih gitu. Contoh asas misalnya asas praduga tidak bersalah, jadi dalam praktik berhukum itu, misalnya hukum pidana itu gak boleh langsung menganggap orang itu bersalah karena ada asas hukum praduga tidak bersalah atau gak asas semua orang setara di hadapan hukum. Jadi kita orang hukum ga boleh buat hukum yang mengistimewakan orang-orang tertentu, jadi gak boleh pandang bulu.

Kedua, kita mempelajari tentang kaidah. Kaidah itu aturan tentang hukumnya itu. Misalnya kita mempelajari tenteng KUHP, Kitab Undang Undang Hukum Pidana atau KUH Perdata ataupun kitab hukum lainnya.

Selanjutnya kita belajar tentang lembaga. Kira-kira lembaga apa aja yang terlibat dalam penegakan atau pembuatan hukum. Misalnya dalam hukum pidana kita mempelajari penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian, kejaksaan maupun peradilan.

Terakhir itu, prosesnya. Proses pembuatan atau penegakan hukumnya. Jadi kita juga belajar acara hukumnya, kaya bagaimana sidang pidana, sidang perdata.

Dalam proses pembelajarnnya lebih pada analytical thinking, lebih ke studi kasus. Kalau misalnya tentang hafal pasal atau peraturan itu karena lebih sering menangani kasus. Misalnya kan banyak tuh kasus hukum, dengan seringnya kita menangani kasus bakal inget dengan sendirinya. Jadi kalau hafalan itu ya sedikit lah. Sangat sedikit mata kuliah yang mengharuskan kita menghafal undang undang.

[Tonton versi videonya di bawah ini. Klik tombol play]

hukum unpad

Expo-PTN

Apa yang jadi alasan masuk jurusan Hukum Unpad?

Sebenernya karena pribadi itu lebih minat ke isu sosial, isu kenegaraan dan masyarakat. Dulu aku pilih hukum, ilmu politik dan sejarah. Ketiga jurusan itu tuh terkait sama masyarakat dan negara ya karena emang minat pribadi di sana. Milih tiga itu juga mempertimbangkan dari passing grade, karena dulu kan masih ada passing grade. Alhamdulillah keterimanya di Hukum.

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari jurusan ini?

Ada beberapa metode perkuliahan, yaitu ceramah, forum group discussion (fgd), praktik, atau kita mengunjungi pengadilan. Kalau metode ceramah ya seperti umumnya, kalau kita sedang belajar teori gitu berarti nanti dosen menjelaskan ke kita. Nah, kalau FGD itu biasanya ada satu kelas besar sekitar 60 orang. Ada beberapa mata kuliah yang menerapkan FGD. Jadi, satu kelas dibagi menjadi beberapa kelompok kecil misalnya 10 orang. Kalau kita sedang mendiskusikan kasus itu baru pakai FGD.

Jadi student based learning, pembelajaran gak terpaku dosen menjelaskan ke mahasiswa tapi kita menggali kasus atau teori di ranah hukum. Kadang kita langsung praktik, ada mata kuliah kemahiran pidana atau perdata itu kita bener-bener praktik. Ada peradilan semu, ada yang jadi hakimnya, jaksa, pengacaranya. Itu kita seru lah perdebatan disana. Dalam teknik perancangan undang-undang juga kita bikin langsung undang-undang atau peraturan. Misal ceritanya ada kasus yang membutuhkan undang-undang atau kontrak gitu. Biasanya kita juga disuruh datang ke pengadilan negeri untuk melihat praktiknya gimana,

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Konsentrasi dipilih di semester 4. Ada 9 konsentrasi yaitu hukum pidana, perdata, tata negara, administrasi negara, internasional, lingkungan, ekonomi, TIKI, internasional bisnis

  1. Kalau hukum perdata itu hukum perorangan, misalnya tentang waris, perjanjian, jual beli.
  2. Hukum pidana itu yang berbau kriminal, misalnya kasus pembunuhan, pencurian, dsb.
  3. Tata negara itu kalau kalian suka memperhatikan isu-isu kenegaraan kaya pemilu, MK, HAM itu bisa masuk tata negara.
  4. Hukum Administrasi Negara itu kajiannya kaya birokrasi kenegaraan.
  5. Lalu, Hukum internasional itu kajiannya konflik antar negara.
  6. Hukum lingkungan itu kajiannya ke kasus kerusakan lingkungan, misalnya kebakaran hutan atau pencemaran sungai, dll.
  7. Selanjutnya, Hukum ekonomi itu kaya hukum bisnis, konflik antar perusahaan, investasi, jual rugi.
  8. Hukum TIKI itu hukum teknologi informasi dan kekayaan intelektual, itu bisa banget untuk temen-temen yang tertarik sama kasus di internet kaya hacking, atau kasus lain di dunia cyber,
  9. Hukum internasional bisnis ini kaya hukum bisnis tapi ranahnya internasional.

Apa saja jalur masuk untuk jurusan ini?

Ada 3 jalur, SNMPTN, SBMPTN dan alu mandiri. Di Unpad kan ada SMUP.

Ada tips buat mahasiswa baru jurusan ini?

Di FH ini ada istilah kalau orang hukum harus punya dua keahlian dasar yaitu menulis dan berbicara. Tugasnya juga gak jauh-jauh dari itu. Jadi kalian bisa belajar mempertajam critical thinking, selalu kritis terhadap suatu hal dengan pandangan yang luas. Terus percaya diri, karena public speaking itu perlu percaya diri dan paham materi. Namanya lawyer kan harus bisa meyakinkan klien, makanya cara ngomongnya kita harus bisa meyakinkan orang. Intinya, pertajam skill menulis, berbicara sama daya berpikir.

Bagaimana prospek kerja dari alumni Ilmu Hukum Unpad?

Dari sembilan konsentrasi ada prospek kerjanya masing-masing. Biasanya kalau ngambil pidana itu bisa jadi jaksa atau hakim di pengadilan negeri, kalau hukum adm negara bisa jadi hakim di pengadilan tata usaha negara, hukum ekonomi atau bisnis bisa jadi hakim di pengadilan niaga. Selain hakim, bisa jadi advokat atau pengacara ada yang bidangnya di bisnis, pidana, dll. Bisa juga jadi corporate lawyer di perusahaan. Jadi ASN di kementrian juga bisa karena tiap kementrian itu perlu orang hukum karena kan ada peraturan menteri. Itu kan dibuatnya sama orang hukum. Bisa juga di pemerintah daerah untuk buat perda atau ngebela pemda kalau ada gugatan. Jadi legal konsultan sekaligus researcher di lembaga penelitian. Kalau punya jiwa sosial lebih bisa di LBH itu jadi memberikan bantuan hukum secara gratis ke masyarakat. Kalau mau digali lagi sebenernya masih banyak lagi profesi lainnya.

Apa rencana dan harapan kamu setelah lulus?

Pengennya jadi tim hukum di kementrian atau badan legislasi di DPR karena minat aku juga di tata negara dan teknik peracangan peraturan perundang-undangan. Kalau misalnya gak tercapai ya pengen jadi advokat deh.

Kode Konten: C111

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *