Ekonomi

Ilmu Ekonomi Universitas Hasanuddin (Iffah)

Ilmu Ekonomi Universitas Hasanuddin (Iffah)

Halo, intipers. Perkenalkan saya Iffah Hafizah, mahasiswa jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Hasanuddin, angkatan 2018. Kali ini saya ingin membagikan pengalaman kuliah selama 4 semester di jurusan Ilmu Ekonomi. Bagi kamu yang tertarik masuk jurusan Ilmu ekonomi, silakan disimak ya, intipers!

Apa yang dipelajari di Ilmu Ekonomi Universitas Hasanuddin?

Secara umum, cakupan pembahasan Ilmu Ekonomi luas banget. Mulai dari skala mikro yang mempelajari analisis keputusan dalam scope pelaku ekonomi, hingga skala makro yang membahas perekonomian suatu negara hingga hubungan perdagangan antar negara.

Kalau kamu calon mahasiswa yang suka kepo in advance, pasti kamu sering dong cari tau soal mitos-mitos terkait jurusan yang akan dimasuki? Pernahkah kamu merasa gelisah, galau, dan gundah gulana soal anggapan-anggapan yang beredar terkait jurusan kuliah yang kamu ingin masuki?

Streotipe jurusan

Nah, sebagai mahasiswa Ilmu Ekonomi yang telah bergelut di bangku perkuliahan selama 4 semester, kali ini saya mau buka-bukaan nih tentang anggapan-anggapan yang beredar dan stereotype yang melekat pada jurusan ilmu ekonomi.

  • Kuliah ekonomi mah gampang, hafalan doang isinya, ga ada itung-itungannya.

That’s a big wrong. Secara umum jurusan IE mempelajari berbagai kebijakan yang diambil negara untuk pembangunan ekonomi, hingga membuat analisis keputusan industrial skala besar. Dalam hal ini, gak salah kalau jurusan IE sangat kental hubungannya dengan analisis matematis! Nah loh, siapa bilang kuliah ekonomi ngga akan ketemu sama itung-itungan? Analisis ekonomi dalam skala makro itu sangat membutuhkan pendekatan matematis, terutama aljabar. Kok bisa? Karena melalui fungsi dan persamaan matematis inilah kita jadi bisa melakukan analisis, prediksi, dan estimasi mengenai kondisi perekonomian berdasarkan data-data yang ada, yang kemudian hasil proses data tersebut digunakan untuk mengambil kesimpulan kebijakan yang seharusnya diambil oleh para pengambil kebijakan (policy-makers).

schooters
  • Lulusan ekonomi itu banyak banget, ga ada istimewanya jadi sarjana ekonomi.

Eitss jangan salah! Lulusan Ilmu Ekonomi sangat dibutuhkan di pemerintahan sebagai analis, karena nantinya kamu akan memiliki peranan yang cukup penting dalam roda perekonomian negara, baik di sektor fiskal maupun moneter. Bahkan banyak lembaga bergengsi yang membutuhkan lulusan Ilmu Ekonomi seperti Bank Indonesia. Nggak ketinggalan deretan lembaga keuangan internasional lain seperti World Bank, International Monetary Fund, Asian Development Bank, dan lainnya. Pilihan fokus studi di jenjang pascasarjana juga sangat beragam, lho.

  • Belajar ekonomi mah ujung-ujungnya palingan kerja di bank doang.

Hari gini masih ngira jurusan tertentu hanya bisa kerja di industri tertentu? Wake up! Lulusan jurusan apapun bisa kerja di bidang manapun, kok. Banyak lulusan Ilmu Ekonomi yang jadi manager di berbagai perusahaan, bahkan mendirikan perusahaan sendiri. Gak melulu kerja di bank atau berakhir sebagai PNS.

Mata Kuliah dan Dosen Favorit Ilmu Ekonomi Universitas Hasanuddin?

Umumnya di Jurusan Ilmu Ekonomi terdapat beberapa mata kuliah penting yang dipelajari. Seperti ekonomi mikro, ekonomi makro, ekonomi pembangunan, ekonomi internasional, ekonometrika, ekonomi moneter, dan masih banyak lagi. Mata kuliah yang paling saya senangi adalah ekonomi pembangunan. Karena ketertarikan saya terhadap analisis kebijakan yang diterapkan di negara-negara berkembang serta isu-isu pembangunan yang menyertainya. Berbicara tentang dosen favorit, salah satu dosen favorit saya adalah Prof Wim Poli. Fyi beliau adalah dosen dari Jusuf Kalla, loh. Kebayang kan betapa luas ilmu dan pengalaman beliau. Tak heran penjelasan beliau ketika mengajar sangat mudah dipahami dan selalu disisipi dengan nilai-nilai kehidupan. Terus tugasnya gimana, kak? Nah, tugas setiap mata kuliah tentu berbeda tergantung kebijakan dosen masing-masing. Namun anak IE pasti familiar dengan menulis paper, yang tentunya dapat melatih mahasiswa dalam menulis karya ilmiah dan persiapan untuk skripsi nantinya.

Konsentrasi di Program Studi Ilmu Ekonomi Universitas Hasanuddin

Nah, buat kamu yang tertarik kuliah di jurusan IE, maka pada semester 5-6 nanti kamu akan dihadapkan pada pemilihan konsentrasi studi. Untuk program studi IE di UNHAS sendiri, terdapat 7 pilihan konsentrasi studi, yaitu:

Pertama, Ekonomi Internasional : mempelajari berbagai kebijakan ekonomi yang berhubungan dengan dunia internasional ; ekspor, impor, kerjasama ekonomi internasional, dan transaksi pembayaran internasional. Kedua, Ekonomi Publik : Konsentrasi ini sangat erat kaitannya dengan kebijakan pemerintah dalam pembangunan nasional yang mencakup kebijakan fiskal. Ketiga, Ekonomi Regional : Nah, pada konsentrasi ini kita akan melihat sisi pengelolaan anggaran daerah untuk memajukan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut. Keempat, Ekonomi Moneter : Membahas isu-isu moneter yang erat hubungannya dengan Bank Sentral. Analisis yang dipelajari akan melihat dari perspektif Bank Sentral dalam menghadapi persoalan ekonomi negara, cara untuk menjaga stabilitas harga (inflasi), nilai tukar mata uang, penentuan tingkat suku bunga, jumlah uang beredar, dll.

Kelima, Ekonomi Pembangunan : Mempelajari kebijakan pemerintah di negara berkembang dalam mewujudkan pembangunan ekonomi negaranya. Keenam, Ekonomi Industri : Fokus pada kegiatan perusahaan di industri atau sektor tertentu. Ketujuh Ekonomi Sumber Daya Alam & Lingkungan : Konsentrasi ini membahas banyak tentang proses perolehan, penggunaan, dan berbagai dampak yang timbul dari penggunaan sumber daya alam. Terakhir, Ekonomi Sumber Daya Manusia : fokus ke faktor input tenaga kerja alias ketenagakerjaan. Topik yang akan diulik, ga akan jauh-jauh dari kesejahteraan pekerja, kebijakan upah minimum, tingkat pengangguran, dan hubungan industrial antara pekerja, pemerintah, dan perusahaan.

Tips-tips untuk Maba di Jurusan Ilmu Ekonomi Universitas Hasanuddin

Supaya kehidupan kuliah kamu sebagai mahasiswa gak flat-flat banget, bisa banget nih dicoba tips berikut ini :

  • Ikuti organisasi yang kita banget!

Ada segudang wadah yang worth it untuk dieksplor dalam rangka mengembangkan potensi dan skill kita sebagai mahasiswa, baik di tingkat universitas maupun tingkat fakultas. Diantaranya menjadi anggota BEM Fakultas, himpunan Jurusan, organisasi eksternal fakultas, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dsb. Ikuti kegiatan-kegiatan tersebut dan jangan ragu untuk keluar dari zona nyaman. Dengan mengikuti organisasi dan kepanitiaan, kamu akan terlatih dalam manajemen waktu, membangun relasi, mengembangkan soft-skills, serta menambah pengalaman berkesan yang gak akan kamu dapatkan di kelas loh! So, be a hunter and explore your potential!

  • Ikuti lomba-lomba untuk mengasah dan memperdalam pengetahuan kamu!

Percayalah, benefit dari ikut lomba itu banyak banget. Mulai dari memperdalam pengetahuan, memperkaya wawasan, menjalin relasi dengan kawan baru, dan tentunya pengalaman berharga plus reward sebagai bonus kalau menang, hehe. Tapi jangan sampai mengorbankan kuliah ya, kuliah harus tetap menjadi prioritas utama. Jadi kita harus pintar-pintar membagi waktu dan mengatur prioritas.

Prospek Kerja dan Alumni Biasanya Kerja Dimana?

Siapa yang gak kenal dengan Jusuf Kalla alias Pak JK? Nah, beliau adalah salah satu alumni jurusan Ilmu Ekonomi UNHAS, loh. Selain beliau, dalam sektor bisnis, sejumlah alumni prodi Ilmu Ekonomi UNHAS juga menempati posisi-posisi penting, antara lain direktur utama dan anggota komisaris pada sejumlah perusahaan swasta dan perusahaan umum milik Negara (BUMN).

Sebagai tambahan informasi, prospek karier yang menanti lulusan Ilmu Ekonomi banyak banget, mulai dari institusi dalam negeri hingga institusi asing. Jenis pekerjaan dan jenjang karier yang ditawarkan pun cukup bervariasi. Soal gaji, jangan khawatir karena dijamin kompetitif kok! Tentunya rentang gaji bergantung pada level pekerjaan yang dimasuki, area tempat bekerja, kemampuan, serta pengalaman yang dimiliki. Peluang kerja yang paling cocok buat anak-anak lulusan jurusan Ilmu Ekonomi nih biasanya jadi analis pasar, analis keuangan, peneliti ekonomi, guru/dosen ekonomi atau konsultan kebijakan ekonomi yang kerja bareng sama para pengambil kebijakan (pemerintah), baik dalam skala regional maupun nasional.

Kode Konten: X228

 

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *