Filsafat, Universitas Gadjah Mada

Ilmu Filsafat UGM (Inggrit)

Ilmu Filsafat UGM (Inggrit)

Hai, saya Inggrit Panji Sentosa, dari Ilmu Filsafat UGM, angkatan 2016. Kali ini saya akan berbagi informasi mengenai jurusan saya di Universitas Gadjah Mada, sila dibaca.

Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Apa Itu Jurusan Filsafat UGM?

Apa yang ada di benak teman-teman ketika mendengar kata filsafat? Sebagian pasti ada yang berpikiran filsafat itu sulit, filsafat ibu dari ilmu, ada yang tidak tau, samapai stigma filsafat itu atheis. Tenang dulu filsafat ketika dipelajari tidak seriweuh di dalam benak kita loh. Filsafat sendiri berarti “cinta kebijaksanaan”, kebijaksanaan filsafat diawali dengan pengetahuan, maka dari itu di filsafat teman-teman akan banyak belajar mengenai landasan-landasan berpikir. Dari sanalah nanti teman-teman bisa merancang pemikiran teman-teman, memutuskan prilaku yang akan diambil, sampai memahami orang lain. Keren kan, belajar filsafat dapat membuat teman-teman memiliki kemamuan berpikir kritis dan mendalam, berpikir menyeluruh, dapat meilihat koneksi antara ilmu-ilmu, dan masih banyak lagi. Jurusan filsafat sendiri memang tidak mengajarkan praktek-prektek, namun filsafat berusaha memberikan pemahaman dalam kehidupan kita.

Karena sifat filsafat yang sangat mendalam dan kritis, kadang kala banyak stigma negatif di bidang studi filsafat, contohnya belajar filsafat jadi Atheis, sepengalaman saya justru belajar filsafat menambah paham mengenai agama dan Tuhan, dan menjalankan agama pun menjadi tidak sekedar menjalankan namun juga paham apa arti pentingnya bagi kita, karena pertanyaan-pertanyaan itu dijawab secara rasional. Jadi jangan takut untuk ambil jurusan filsafat, temna-teman justru akan menjadi lebih memahami apa yang terjadi disekitar teman-teman.

Belajar Apa Aja di Jurusan Filsafat UGM?

Waahh, ini banyak banget, hampir semua bidang ilmu dipelajari secara umum di filsafat, politik, hokum, sosial, kebudayaan, sampai teknologi, dan masih banyak lagi. Ada beberapa mata kuliah khas yang dipelajari di jurusan ilmu filsafat, terutama di Universitas Gadjah Mada. Mata kuliah tersebut berupa tiga mata kuliah inti yaitu Epistemologi yang mempelajari pengetahuan. Coba teman-teman bayangin, di mata kuliah ini belajarnya tentang pengetahuan itu sendiri, dari mana asalnya, bagaimana manusia bisa mengetahui, dll. Kedua, Ontologi, mempelajari keberadaan. Jadi di sini teman-teman akan belajar bagaimana suatu hal itu bisa berada, mengapa manusia perlu berada, dan banyak lagi mengenai eksistensi. Terakhir ada Aksiologi, di sini teman-teman akan mempelajari mengenai “nilai”, tentu bukan nilai angka-angka pada raport, tapi nilai dalam arti sebenarnya. Aksiologi ada dua yaitu Etika mempelajari nilai moral dan Estetika yang mempelajari  nilai keindahan.

Selain itu ada mata kuliah yang mengajarkan praktek tidak langsung yang berguna banget buat teman-teman, seperti Logika dan Hermeneutika, dua mata kuliah ini menawarkan metode berpikir kepada teman-teman.

Gimana tugasnya di jurusan Filsafat, jelas banget jurusan ini tidak ada prakteknya, tidak ada kisah pergi-pergi ke lab. Biasanya tugas yang diberikan berupa tugas kepenulisan, seperti essay dan makalah. Hampir tiap hari diisi dengan membaca dan menulis. Beberapa memberikan penugasan dengan karya kreatif, bisa berupa Vlog, puisi, dan berbagai macam. Tidak sekedar membaca teman-teman juga akan diajak berdiskusi, hampir setiap kelas ada sesi diskusi, jadi jangan takut untuk bertanya.

Konsentrasi Jurusan Ilmu Filsafat UGM

Jurusan Ilmu Filsafat UGM menawarkan empat konsentrasi, yaitu:

  1. Religi dan Budaya, Konsentrasi ini bakal mengajak teman-teman lebih dalam lagi memahmi konteks kepercayaan dan kebudayaan. Ini sangat menarik bagi teman-teman yang senang dengan budaya dan agama.
  2. Sosial dan Politik, Konsentrasi ini diperuntukan bagi teman-teman yang senang dengan isu-isu sosial politik. Membahas secara mendalam apa yang terjadi dan apa saja dasar-dasar dalam memahami sosial dan politik. Disini teman-teman diharapkan peka terhadap perkembangan isu yang ada.
  3. Ilmu dan Teknologi, konsentrasi ini mendalami ilmu dan juga teknologi, bagi teman-teman yang suka dengan isu-isu keilmuan dan juga teknologi, dapat mengambil konsentrasi ini. Nantinya teman-teman akan banyak mempelajari dasar dari berbagai ilmu dan juga makna dari teknologi.
  4. Etika Terapan, konsentrasi ini akan mengajak teman-teman mempelajari Etika dalam bentuk yang lebih dapat di praktekan, misalnya etika bisnis, etika medis, etika jurnalistik, dan lain-lain.

Walaupun terbatas pada empat konsentrasi tersebut, nyatanya ketika kuliah filsafat teman-teman dapat menuntukan sendiri tema belajar yang akan diambil, misalnya ingin ketika belajar ingin ambil tema kesehatan, nantinya teman-teman bisa mengarahkan tugas teman-teman dengan tema kesehatan, sehingga nantinya teman-teman bisa memiliki konsentrasi pribadi yaitu kesehatan, dan tema ini bebas sesuai keinginan teman-teman.

Tips untuk Mahasiswa Baru

Sebaiknya mulai dari sekarang tentukan minat teman-teman mengenai apa, lalu nanti tugas teman-teman dapat membahas minat tadi, misalnya kesehatan. Ini akan membuat teman-teman menjadi seorang yang memiliki pandangan mendalam mengenai suatu bidang. Karena filsafat juga mengajarkan cara berpikir yang meluas, jadi jangan takut hanya terjebak pada minat tadi. Teman-teman dapat memberika masukan pandangan melalui minat yang teman-teman ambil. Biasakan juga untuk mengritik diri sendiri. Dapat diawali dengan tulisan teman-teman diberikan analisa baik dan buruk, ini akan melatih refleksi diri, juga memahami pemikiran-pemikiran orang lain.

Filsafat Mau Kerja Apa?

Harus disadari bahwa jurusan Ilmu Filsafat memang tidak begitu banyak menawarkan prospek kerja kepada teman-teman. Hal ini sendiri dikarenakan filsafat memang tidak menawarkan suatu cara praktek, namun menawarkan suatu rasa. Jangan berkecil hati dulu, setelah teman-teman mempelajari filsafat teman-teman akan memiliki banyak kemampuan yang diperlukan dalam dunia kerja, seperti berpikir kritis, problem solving, berpikir menyeluruh, rasional, dan mampu memahami banyak hal. Semua kemampuan itu secara tidak sadar dilatih saat berkuliah filsafat. Ini membuat teman-teman akan lebih cepat dalam melakukan suatu pekerjaan, juga akan menimbulkan banyak pikiran kreatif saat bekerja. Banyak juga loh tokoh-tokoh terkenal yang sukses dan dikenal banyak orang berasal dari jurusan Filsafat, misalnya Dian Sastro (Artis), B.W. Purba (Film Maker), Eka Kurniawan (Penulis), dan masih banyak lagi, ini membuktikan bahwa jurusan Filsafat memang memberi peluang kebebasan bagi mahasiswanya untuk meniti karir dimana saja.

Kode konten: X276

Komen dibawah! 17

  1. kokowoyo

    Halo kak. Sebelum saya mau nanya lebih jauh tentang filsafat.saya mau mau tanya skor minimal tembus filsafat ugm berapa yah

    • inggrit

      Hai, terimakasih sudah bertanya. Untuk skor minimum apa nih? Setau saya skor minimum pada jalur tes tidak digunakan, tetap akan diambil skor tertinggi, jadi jangan berpacu harus punya skor minimum namun skor maksimal yaa.

      Memang ada beberapa yang melakukan analisa mengenai skor minimum tes masuk, ini berguna untuk teman-teman menganalisa bisa masuk atau tidak pada suatu jurusan di univ tertentu, biasanya bimbel mengeluarkan ini sebagai batas minimum yang menandakan bisa atau tidaknya masuk jurusan, yup sama seperti kriteria minimal di sekolah.

      Panjang lebar intinya saya kurang tau. Memang saya rekomendasikan tidak berpacu pada nilai minimum, gunakan nilai maksimal.

      Oh iya untuk filsafat sendiri peminatnya kian hari kian banyak, ini artinya batas nilai yang akan terbentuk juga lebih tinggi, jika kamu melihat website perkuliahan memberikan batas minimum tes masuk, dicoba melebih itu yaa, salam hangat

  2. tere

    hi kak, aku mau tanya, untuk tes masuk utbk atau pun simak jurusan ini kira-kira apa saja yang harus dipersiapkan ya? terima kasih

    • inggrit

      Hallo Tere, terimakasih banyak sudah bertanya. Karena Filsafat merupakan kelompok soshum, tentu saja kamu perlu mempelajari:

      1. Tes Kemampuan Dasar (TKD) Soshum terdiri atas: Sosiologi, Sejarah, Geografi, dan Ekonomi;
      2. Tes Potensi Akademik (TPA);
      3. Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU) terdiri atas: Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris

      Untuk info lebih lanjut mengenai jalur mandiri UGM dapat ke :
      https://um.ugm.ac.id/v.2015/id_home.php?l=aWRfcGFnZSMyMDAxMTA4MDM1I1NlbGVrc2kgTWFuZGlyaSMxI1Byb2dyYW0gU2FyamFuYQ==

      Karena Pandemi Covid-19 ada beberapa peraturan jalur mandiri yang diubah jadi harap pantau terus situs resminya

      Semangat terus yaa

  3. Putyi

    Kak, filsafat itu saintek apa soshum ya kak?

  4. Antoni

    Kk kalau SMK jurusan mesin bisa gak masuk jurusan filsafat, tapi di sbmptn persyaratan mengatakan tidak ada minimal SMA.
    Kalau misalnya jalur mandiri bisa gak kak SMK

    • inggrit

      Bisa saja, baik SNMPTN sebenarnya diperbolehkan juga memilih filsafat nantinya, namun memang kurang direkomendasikan, untuk SBMPTN maupun mandiri untuk jurusan filsafat bebas dipilih, jadi boleh kok, karena masuk soshum tentunya belajar soal -soal soshum juga yaa.

  5. dita

    kak mau nanya nih, aku minat dan suka sm hal2 yg berbau ttg psikologi, ttg manusia dan perilakunya, mengamati kondisi sosial sekitar, nah konsentrasi jurusan yg sejalan sm itu apa ya kak?

    • inggrit

      Halo malam dek, nah minat kearah sana jurusan yang paling cocok tentu jurusan psikologi, namun secara umum hal-hal yang kamu minati itu dibahas kok di jurusan-jurusan soshum. Nah untuk di Filsafat sendiri, mungkin akan mengarah ke konsentrasi etika dan konsentrasi sosial politik. Namun jurusan Filsafat bakal banyak membahas hal-hal seperti itu, apalagi sudah ditahun-tahun kedua dan seterusnya, terima kasih.

      Kalopun ternyata nanti kamu tidak di jurusan yang diinginkan, minat itu tetap dapat diterusin kok, karena apapun yang dibahas akan ada hubungan sama manusia juga.

  6. inggrit

    Halo malam dek, nah minat kearah sana jurusan yang paling cocok tentu jurusan psikologi, namun secara umum hal-hal yang kamu minati itu dibahas kok di jurusan-jurusan soshum. Nah untuk di Filsafat sendiri, mungkin akan mengarah ke konsentrasi etika dan konsentrasi sosial politik. Namun jurusan Filsafat bakal banyak membahas hal-hal seperti itu, apalagi sudah ditahun-tahun kedua dan seterusnya, terima kasih.

    Kalopun ternyata nanti kamu tidak di jurusan yang diinginkan, minat itu tetap dapat diterusin kok, karena apapun yang dibahas akan ada hubungan sama manusia juga.

  7. Davia

    Halo kak, saya mau tanya. Saya ingin sekali kuliah, tapi belum menemukan jurusan apa yang tepat dan sesuai dengan diri saya. Saya ingin sekali kuliah untuk belajar cara berpikir dan menambah ilmu lagi. Saya suka berinteraksi dengan orang lain, berdiskusi, belajar bahasa asing, dan saya rasa jiwa kemanusiaan saya cukup tinggi. Dan untuk kerja kedepannya saya ingin bermanfaat bagi orang lain, saya ingin memperjuangkan hak” orang lain.
    Kira” jurusan apa yang cocok untuk saya, apakah jurusan filsafat ini tepat?
    atau mungkin S1 ini saya ambil filsafat baru kemudian S2 nanti saya melanjutkan ke hukum/ sosiologi?

    • inggrit

      Hallo Davia, maaf ya baru bisa balas. Sebenarnya jurusan Soshum pada umumnya membahas apa yang kamu katakan tadi loh, tapi coba dilihat jurusan seperti hukum, psikologi, sosiologi, politik, dan Hubungan Internasional.
      Jurusan-jurusan ini banyak sekali membahas hubungan antar manusia dalam perspektifnya masing-masing, juga lebih praktikal.

      Nah, untuk filsafat sendiri sebenarnya cocok juga sama yang kamu inginkan, karena kamu akan diajarkan pemikiran-pemikiran, yang secara tidak langsung akan membuat kamu belajar landasan-landasan dari pikiran seseorang, juga cara berpikir. Filsafat juga membahas manusia, sosial, politik, hukum, agama, alam, budaya, etika dan masih banyak lagi. Ini bisa jadi modal dasar kamu untuk dapat bekerja membantu orang lain secara lebih bijak dan efektif. Namun yang perlu kamu pertimbangkan dari filsafat itu, tidak secara gamblang mengajarkan hal-hal praktikal seperti jurusan-jurusan yang tadi disebutkan. Jadi yang bisa diambil baru konsep-konsep dasarnya, kamu harus siap kedepannya untuk bergerak dan belajar lagi.

      Tapi gimana dengan jurusan lain? Sebenarnya Davia, belajar, diskusi, interaksi, membangun jiwa kemanusiaan, ketimbang di perkuliahan kamu bakal lebih menemukan itu di oranisasi-oganisasi. Juga ikut organisasi kamu bisa mengasah apa yang kamu dapatkan dari perkuliahan. Nah, berarti jurusan teknik, mipa, dan lain sebagainya pun sebenarnya bisa sesuai apa yang kamu suka, dan asiknya setiap jurusan akan ounya cara pikirnya masing-masing.

      Apakah S1 ambil filsafat dulu? Boleh saja, asal mengetahui kosekuensi tadi dan berani menghadapi kenyataan. Namun, banyak orang yang memilih filsafat di S2-nya loh, semangat terus yaa belajar dan menggapai mimpinya.

  8. Tantri Lastriani

    Jurusan filsafat UGM nerima anak lulusan SMK ga??

  9. Edufest Purwakarta - Jurusan tanpa unsur Matematika

    […] https://intipkuliah.com/ilmu-filsafat-ugm-inggrit/ […]

  10. seka

    hallo selamat malam kak! saya mau bertanya, dulu ada kakak kelas ku yang lolos snmptn jurusan filsafat. trus sekarang udah pindah jurusan karna katanya gak kuat di filsafat . menurut padangan kakak , yang biasa bikin mahasiswa gak kuat di filsafat itu karena apa ya?
    terimakasih

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Left Menu Icon
Instagram @intipkuliah