Gizi

Ilmu Gizi Universitas Respati Yogyakarta (Nia)

Ilmu Gizi Universitas Respati Yogyakarta (Nia)

Halo sobat intipers! Aku Nia Rizqi Lestari jurusan Ilmu Gizi Universitas Respati angkatan 2017. Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Secara umum, Jurusan Ilmu Gizi Universitas Respati Yogyakarta itu seperti apa?

Untuk ilmu gizi sendiri biasanya kalau orang awam itu tau nya masak di rumah sakit, sebenernya gak kaya gitu karena ilmu gizi ini cukup luas, dan kita mempelajari tentang makan secara umum. Kita juga mempelajari gizi, dan juga gak serta merta tentang makan, tapi juga kandungan gizi didalamnya, dan juga khususnya untuk orang-orang yang membutuhkan gizi khusus seperti misalnya orang diabetes. 

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini

Apa aja sih yang kita pelajarin? Banyak, di semester awal sama halnya dengan perawat dan dokter, kita belajar tentang anatomi, fisiologi, makanan secara umum, belum secara spesifik. Semester 4 keatas baru kita mulai belajar hal-hal tentang gizi. Contohnya dietetik, dietetik adalah ilmu yang mempelajari tentang makanan. Setiap orang memiliki dietnya sendiri-sendiri. Kita juga gak hanya membuat rencana gizi buat orang sakit, tapi juga buat orang-orang yang mau diet misalnya, kita juga bisa bekerja untuk bisnis katering, gak hanya di rumah sakit aja.

Apa yang jadi alasan masuk Jurusan Ilmu Gizi Universitas Respati Yogyakarta?

Sebelumnya jujur, ilmu gizi itu jurusan yang gak menarik dulu, tapi karena aku emang tertariknya di bidang kesehatan, ternyata gak bisa masuk ke bidan ataupun perawat dengan alasan tinggi badannya kurang, jadi pada akhirnya mau gak mau masuk ke gizi, tetapi kalau masuk gizi kan kita belajarnya sama seperti perawat dan dokter, jadi aku merasa enjoy aja, cuman dulu memang awalnya gatau gizi itu apa. 

Jadi dulu memang karena kepaksa, cuman pada saat masuk ke gizi aku gak merasa menyesal masuk ke gizi, karena makanan dibutuhkan oleh seseorang, gak ada yang gak bisa hidup tanpa makana, dan ini adalah jurusan yang prospek kerjanya luas, setiap saat makanan itu selalu update, entah berdasarkan tren atau apa. Kalau kalian tertarik sama makanan, selain tata boga, gizi ini juga bisa jadi salah satu alternatif. Gizi ini masih awam di mata orang karena masih ada anggepan kalau orang gizi itu kerjanya di dapur, padahal ya enggak sih. 

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari jurusan ini?

Yang pertama, yang paling berkesan yaitu ilmu bahan makanan. Jadi di mata kuliah ini hal yang paling berkesan yaitu mana sih bahan makanan yang baik sama makanan yang enggak. Bahkan kami juga disuruh untuk menghitung beras. ,Misal dari 100 gram beras ada berapa sih beras yang pecah, dan beras itu ada di mutu yang ke berapa. 

Kemudian untuk mata kuliah lain yang lebi khas lagi itu yang jelas adalah membuat menu. Dalam membuat menu juga gak bisa sembarangan. Jadi kita juga belajar menyusun menu. Kemudian yang lain itu menyusun NCP, NCP ini adalah asuhan gizi. Jadi kita harus melakukan asesmen dulu. Seperti halnya dokter, sebelum menetapkan diagnosis, harus melakukan asesmen terlebih dahulu. Di NCP ini, kita juga melakukan diagnosis, tapi diagnosisnya berbeda dengan kedokteran, kalau dokter menetapkan diagnosis medis, kalau kita di gizi kita punya diagnosis gizi.

Contohnya seseorang memiliki penyakit diabetes, dokter akan menyebutnya diagnosis diabetes militus. Kita di gizi bisa juga memberikan diagnosis misalnya dia itu DM nya karena pola makannya yang buruk. Kita bisa memberikan diagnosis kebiasaan makan yang kurang baik ditandai dengan bla bla bla. Dari diagnosis itu kita baru bisa membuat rencana asuhan gizi. Jadi kita gak bisa asal menyimpulkan semua pasien DM diberikan diet DM, kita juga harus tau masalahnya dia itu kenapa, seperti itu. 

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Sejujurnya kami belajar gizi itu secara umum, kami itu belajar gizi klinik, gizi masyarakat, gizi institusi, dan gizi bencana, untuk mahasiswa sendiri memang tidak diharuskan untuk menjurus ke salah satu, kami mempelajari semuanya. Ada beberapa universitas yang memang sudah langsung menjurus, contohnya UGM lebih fokus ke klinik, UNNESA gizi keluarga, tapi kalau misalkan di universitas respati itu lebih gizi secara umum. 

Ada tips buat mahasiswa baru Ilmu Gizi Universitas Respati Yogyakarta?

Jadi sebenernya gizi gak susah kok, selama kita mau mempelajari. Ketika kita mempelajari bahan makanan, bahan makanan itu banyak banget, bahkan kita makanan dalam sehari pun kita gak mungkin makan cuman nasi sama telor, tapi kita makan berbagai hal. Kita gak perlu hafalin zat gizi itu, kita hanya perlu pahamin berapa banyak kebutuhan kita dan sebagainya. 

Kemudian nanti kita akan merasa anjlok mulai di semester 3&4, ini tuh mata kuliah yang agak rumit, sebnernya gak rumit selama kita mempelajari pelan-pelan kok de. Nantinya saya berharap jangan belajar dalam sekali waktu, belajarlah sedikit demi sedikit, karena memang gizi ini agak banyak materinya, tapi kalau kita mau belajar sedikit demi sedikit bisa kok. Semangat buat semester atas-atasnya. 

Lihat vlog dari ratusan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?

Prospek kerja ilmu gizi ini luas, yang jelas kita bisa di rumah sakit, itu sih yang paling penting. Selain di rumah sakit, kita juga bisa ditempatkan di puskesmas. Gizi ini gak cuman ngomongin gizi nya orang yang bener-bener sakit, bahkan konsultasi orang sehat pun bisa di puskesmas. Kita bisa buka katering, sekarang kan lagi trend makanan sehat. Kita sebagai orang gizi ini meluruskan diet-diet yang salah. Jadi kemungkinan untuk bisnis mkanaan jalan setelah dipegang oleh orang gizi itu kemungkinan bakal booming. 

Selain itu, kita bisa bekerja di perusahaan. Setiap perusahaan kan ada kantin ya, banyak perusahaan yang membutuhkan kita. Selain itu, gizi juga ngomongin manajemen penyelenggaraan makanan. Ketika kita di perusahan kita bisa manajemen bahan-bahan makanan. Makanan yang akan kita pesan, merencanakan menu. Nah dengan adanya orang gizi ini, manajemen penyelenggaraan makanan akan lebih evektif.

Apa harapan dan rencana setelah lulus?

Untuk rencanana, rencana saya lulus tahun 2021 dan wisuda tahun depan mungkin. Harapannya setelah lulus mungkin aku mau banget kerja di rumah sakit, tujuan pertama. Setelah itu baru aku akan mulai membuka bisnis di bidang makanan, karena setau saya setelah memahami tentang gizi ini, dan bekerja di rumah sakit, pasti kita akan lebih mudah untuk merencanakan makanan untuk orang yang sehat.

Q&A

  • Kak, di gizi banyak mahasiswa cowoknya enggak?

Hampir 90% perempuan semua. Di jurusan saya ada 120 mahasiswa itu hanya ada 12 cowonya. Karena ya tadi, kebanyakan gizi itu tentang masak memasak, jadi yang jelas lebih tertarik cewe, padahal cowo juga dibutuhkan di gizi. Kami gak seperti bidan yang mengharuskan perempuan, jadi sebenernya jurusan gizi untuk semua gender. Di gizi kan bisa jadi konselor, konselor tuh kadang misal kita cowo, terus konseling sama cewe kan gerogi ya, nah itu jadi ahli gizi laki-laki dibutuhkan banget. 

Kode konten: C451

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *