Keperawatan, Universitas Indonesia

Ilmu Keperawatan UI (Yustika)

Halo sobat intipers! Aku Yustika Rini dari Ilmu Keperawatan UI angkatan 2017. Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya. Kalian juga bisa nonton versi videonya melalui link berikut. Klik Disini

Secara umum, jurusan Ilmu Keperawatan UI seperti apa?

Di ilmu keperwatan UI kita mempelajari cara kita menangani respons dari suatu penyakit pasien. Fokusnya adalah nanti kita memberikan asuhan keperawatan kepada pasien dan keluarga secara holistik, baik itu biologis, psikologis, sosial, budaya dan spiritual. Jadi kita melihatnya bener-bener keseluruhan dari pasien serta keluarga. Nanti kita akan mempelajari cara memberikan asuhan keperawatan yang profesional.

Mau meluruskan juga nih terkait profesi keperawatan yang masih banyak simpang siur di masyarakat. Masih ada pandangan kalau perawat itu pembantu dokter, tetapi sebenernya perawat itu salah satu perannya itu kolaborator. Jadi, perawat bukan pembantu tenaga kesehatan manapun, tapi perawat sebagai kolaborator yang berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lain seperti dokter, farmasi dan tenaga kesehatan lain untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi pasien dan keluarganya. Dari gagasan itu jadi melahirkan mata kuliah di UI itu namanya Rumpun Ilmu Kesehatan, jadi dari fakultas kedokteran, kedokteran gigi, ilmu keperawatan, kesehatan masyarakat, dan farmasi itu ada mata kuliah yang disatukan. Kita belajar bareng-bareng, digabungkan dari kelima fakultas itu untuk menumbuhkan rasa kolaborasi sejak mahasiswa.

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini

Apa yang jadi alasan masuk jurusan Ilmu Keperawatan UI?

Awalnya karena kau suka belajar biologi dan di keluargaku itu Papa ku (Alm.) itu beliau memang udah terkena penyakit dari lama dan itu jadi memotivasi aku pengen merawat dan menyembuhkan beliau. Dari situ lah muncul rasa ingin jadi tenaga kesehatan. Awalnya aku pengen jadi dokter terus pengen banget masuk UI karena banget aja gitu kan Jaket kuning, apalagi aku rumahnya di Depok jadi sering liat mahasiswa UI yang pak jaket kuning dan keliatannya keren banget.

Akhirnya di kelas 12, aku prepare untuk masuk Kedokteran UI tapi lewat SBMPTN, enggak SNMPTN. Karena waktu itu aku masuk SMA yang notabenenya masih baru dan belum ada lulusan yang masuk ke Kedokteran UI, jadi agak sulit kalau lewat SNMPTN. Jadi aku nyusun strategi gimana caranya punya peluang untuk  masuk UI yaitu dengan cara SBMPTN. Jadi aku prepare persiapan SBMPTN dari awal kelas 12. Di samping itu tapi aku juga Gag mau menyia-nyiakan kesempatan SNMPTN, jadi aku pilih di UI jurusan Keperawatan sama Kesehatan Masyarakat. Alhamdulillah keterima di Keperawatan UI. Akhirnya aku lepas Kedokteran UI, gak belajar lagi SBMPTN.

Awalnya agak sulit buat beradaptasi karena dari rencana awal ludah belok, tapi lama kelamaan aku diberi motivasi sama dosen di Keperawatan UI membuat aku berpikir kalau perawat itu gak kalah keren dari tenaga kesehatan lainnya. Kalau kita sama-sama bisa memberikan kebermanfaatan ke orang lain lewat jalur ini, ya kenapa enggak.. Jadi dijalani aja dan lama-lama aku mulai mengerti kalau perawat itu penting bagi fasilitas kesehatan Indonesia.

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari Ilmu Keperawatan UI?

Semua mata kuliah keperawatan itu menurut aku berkesan ya. Di awal itu kita belajar dulu bareng sama 5 fakultas lain di rumpun ilmu kesehatan. Di semester 2 kita masuk ke Keperawatannya. Kita belajar konsep dasar keperawatan, yang fokus utamanya itu konsep caring dan menumbuhkan empati terhadap pasien. Kita menguatkan alasan kenapa sih mau jadi perawat, karena Ian beberapa mungkin masuk keperawatan agak gak kuat dan bukan pilihan sendiri. Jadi dikuatkan dulu sama para dosen. Di tingkat selanjutnya kita dibentuk untuk memberikan asuhan keperawatan yang baik.

Paling berkesan adalah ketika kita langsung ke lahan praktik, yaitu rumah sakit. Di awal semester 3 itu masuk mata kuliah praktikum itu kita setengah semester di lab dan setengah semester lagi di rumah sakit. Itu masih di bawah bimbingan fasilitator atau dosen, dan itu membuat aku sadar bahwa perawat juga yang paling penting karena dia di sisi pasien 24 jam, meskipun sulit banget kerja di rumah sakit. Aku aja shift cuma dari jam 7 sampai jam 12 itu capenya minta ampun, apalagi yang 24 jam itu. Tapi pas pasien bilang terimakasih tuh berasa kalau ilmu aku berguna buat orang, jadi gak sia-sia ilmu yang dipelajari. Itu sih yang paling menarik, lahan praktiknya.

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Di Keperawatan UI kita belajar secara general. Semua departemen atau keilmuan kita pelajari. Ada 6 departemen, itu dasar keperawatan dan keperawatan dasar, keperawatan medikal bedah, keperawatan maternitas, keperawatan anak, keperawatan jiwa dan keperawatan komunitas. Jadi ada 6 departemen dengan banyak mata kuliah yang dipelajari selama 4 tahun. Namun di akhir untuk topik skripsi kita akan memilih salah satu sesuai dengan minat kita.

Apa saja jalur masuk untuk jurusan ini?

Jalur masuk ke Keperawatan UI itu ada 3 SNMPTN, SBMPTN, dan SIMAK UI. Peminatnya itu di SNMPTN 2019 ada 225 dan daya tampung 30, SBMPTN 2019 ada 335 daya tampungnnya ada 45 dan untuk SIMAK UI 2019 1071 itu daya taampungnya 75. Tingkat keketatan Keperawatan UI itu 14, 12% SNMPTN, 14,33 SBMPTN dan 4,88% untuk SIMAK UI. Aku juga dapet info dari adik tingkatku itu nilai terendah itu 580 skor UTBKnya.

Untuk siswa SMK dan MAN bisa banget untuk masuk keperawatan dengan ambil tes ujiannya yang IPA. Info lebih lanjut bisa cek ke simak.ui.ac.id atau ke nursing.ui.ac.id.

Ada tips buat mahasiswa baru jurusan ini?

Tipsnya itu nikmatin Ana prosesnya karena gak ada kuliah yang gampang, kuliah itu semuanya sulit. Nikmatin aja prosesnya, karena kalian pasti bisa. Kalaupun lelah coba liat lagi ke belakang tujuan kalian kuliah biar ada motivasi lagi. Terus jangan cepet puas, misalnya karena masuk universitas ternama padahal itu tergantung orangnya masing-masing. Belajar terus, gali terus ilmu dari dosen karena itu banyak banget, juga hormati dosen juga sih.

Tips untuk camaba yang masih bingung cari jurusan itu, kamu bisa cari passion kamu atau kesukaan kamu. Bisa mulai dari cita-cita kamu, misalnya jadi arsitek, coba kamu lihat arsitek itu belajarnya apa. Tapi jangan minder duluan di awal, misalnya emang ada fisika, matematika jadi minder karena gak jago matematika. Mulai persiapan dari sekarang, belajar SBMPTN, kamu lihat skor terendah UTBK tahun ini, ketetatannya gimana. Ikhtiar, tetep berdoa dan minta doa dari orang tua karena ridho dan doa orang tua itu manjur banget di saat kritis kelas 12. Terus jangan cuma cari info jurusan dan universitasnya aja, cari juga tentang biaya pendidikan dan biaya hidup lalu share ke orang tua juga terkati info tersebut.

Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?

Prospek keperawatan itu jelas banget banyak banget perawat yang dibutuhkan di rumah sakit. Di FPIK UI itu kan ada Ilmu Keperawatan sama Ners. Kalau kalian masuk Ners dan jadi lulusan terbaik 10 besar itu FPIK menyediakan jalur tersendiri untuk langsung masuk ke RSCM atau RS UI. Banyak juga yang kerja di pemerintahan, jadi PNS, di NGO terkait kesehatan juga ada.

Lihat vlog dari ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Harapan dan rencana setelah lulus?

Aku pengen cumlaude biar ada kesempatan dapat beasiswa LPDP. Setelah profesi maunya kerja di rumah sakit sambil negjar IELTS lalu S2 dan pengen balik lagi ke Indonesia, mau mengangkat citra perawat di Indonesia dengan cara berkontribusi terkait kesehatan di Indonesia.

Q&A

  1. Ilmu keperawatan ini mempelajari keperawatan gigi juga?

Terkait keperawatan gigi itu kita cuma belajar kebersihan gigi dan mulut, gak secara spesifik mempelajari keperawatan gigi karena itu Ian ada jurusannya di poltekkes. Kita itu belajarnya secara general, kalau mau spesifik nanti setelah Ners itu bisa ambil spesialisasi atau S2 lagi gitu.

Kode konten: C180

Komen dibawah! 3

  1. Sofie

    Kak saya mau tanya kalo peluang untuk anak sma diluar depok ,dan belum pernah ada alumni sebelumnya di keperawatan ui itu bagaimana ya ? Sama kira kira nilai untuk snmptn yang aman untuk daftar keperawatan ui kisaran berapa ya kak
    Makasih

  2. deva

    hai kak nama ku deva. aku mau nanya kak, untuk bisa masuk SNMPTN Keperawatan UI kira2 nilai raportnya berapa ya kak dan kira2 sertifikat keorganisasian kira2 bisa dipakai ga ya kak? kemudian jika tidak ada alumni di jurusan tersebut kira2 peluangnya gmn kak? sama ini kak, Keperawatan di UI makai kurikulum Profesi Ners ya kak? jadi klo kita udh dpt gelar S.Kep langsung lanjutin ke profesi ners ya kak? atau bagaimana kak?

  3. Kristina

    Kak mau tanya,untuk prepare buat SNMPTN atau sbmptn agar bisa keterima di ilmu keperawatan ui bagaimana caranya?kita bisa mempelajari apa saja dari sekarang?

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *