Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas

Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (Ara)

Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas (Ara)

O hallo hai Sobat Intipers! Kenalin, aku Zuhrah Syartija, atau kamu bisa panggil aku Ara, aku mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas tahun 2017. Fyi, sekarang aku aktif didunia pengabdian masyarakat (Volunteer) untuk Sumatera Barat. Penasaran gasih tentang Fakultas Kesehatan Masyarakat, sebenernya ngapain sih kak ?, Yuk, scroll kebawah buat ngintip sedikit ceritaku didunia perkuliahan Jurusan Kesehatan masyarakat!

Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

unisa

First, yuk bedain Fakultas sama Jurusan/Prodi

Kadang suka bingung kan ya, eh apaan sih bedanya fakultas sama jurusan.. Masih bingung? Langsung ke contoh ni yaa, jadi Fakultas Kesehatan Masyarakat itu punya 2 jurusan/Prodi, yaitu Prodi Ilmu Gizi dan Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Apa bedanya kak? Ya jelas, gelar kamu aja juga beda, kalau kamu masuk prodi/jurusan Ilmu Gizi, kamu bakalan bergelar S.Gz, sedangkan kalau kamu masuk Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) kamu bakalan punya gelar SKM. Belajarnya beda ya kak? Ya jelas beda dong, Yuk terus scroll kebawah

Ilmu Kesehatan Masyarakat itu ngapain sih kak? Jadi Bidan? di puskesmas?

Weits, sering banget nih aku denger pertanyaan ini baik dari temen temen di SMA bahkan bapak ibu di komplek. Hahaha. Loh, emangnya itu salah ya kak? Umm, ga juga sih, ada bener dan salahnya hihi. Oke, kita kulik ya. Jadi bidan? Noo, bidan dan Kesehatan masyarakat itu berbeda sobat. Di puskesmas? Iyaa, kamu bakalan bergaul didunia kerja itu nantinya. Tapiii, nah ada tapinya loh. Kegiatan kita itu ga sebatas tentang kehidupan di puskesmas. Mau ke Dinas Kesehatan juga bisa, ke kementrian Kesehatan juga bisa, mau kerja diperusahaan ternama? Juga bisa dong, mau bikin rumah sakit? Juga bisa banget malahaan.

Emang ngapain aja belajarnya kak, kok bisa sebanyak itu lapangan kerjanya? Nah gini, buat temen temen yang emang bener-bener awam dengan Ilmu Kesehatan masyarakat, Ilmu Kesehatan masyarakat itu adalah salah satu jurusan yang santuy banget! hah? Kok bisa kak? Yaiyalah santuy, saking santuynya ya kerja kita tu jalan sama masyarakat sekitar. Hahahaha. Kerenkan? Anak kesmas ini senengnya pergi kemasyarakat buat jalan dan ngobrol santuy sama masyarakat, tapi ngobrol santuynya itu yang pastinya berisi tentang upaya promotif dan preventif untuk Kesehatan masyarakat itu sendiri.

pmb2-min

Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas konsentrasinya apa aja nih kak?

Ilmu Kesehatan Masyarakat itu banyak banget cabang ilmunya. Nah seperti di beberapa artikel sebelumnya yang udah dijelasin, ada beberapa konsentrasi yang bisa kamu pilih dalam bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat ini, Cekidot

  1. AKK (Analisis Kebijakan Kesehatan) si calon sosialita.

Kamu harus banget sih masuk AKK ini, kenapa? karena semuanya akan serba terhitung dan teratur. Tau ga yang bisa menyelesaikan permasalahan biaya untuk seluruh kegiatan pengabdian masyarakat? Ya si AKK ini, yang bisa nyelesaikan perhitungan rumit tentang biaya yang harus ada sebelum ngadain program kesehatan? ya si AKK ini. Atau kamu tertarik nih buat ngubek-ngubek kebijakan kesehatan di Indonesia yang kadang bikin gemes sendiri? Ya si AKK ini pastinya kawan karib kamu. Dan fyi, anak AKK itu cantik cantik dan ganteng ganteng loh sobat, hihi makanya jadi calon sosialita. Garda terdepannya tenaga kesehatan kalo sedang berada fasilitas kesehatan nih.

  1. Kespro si calon menantu idaman

Kespro itu singkatan dari Kesehatan Reproduksi, kebayang dong belajarnya tentang apa. Jadi di kesehatan reproduksi ini bakalan ngajarin kamu semua tentang “apa-apanya” kesehatan reproduksi. Kesehatan reproduksi manusia loh ya. Bahkan kalian juga bakal diajarin hal apa-apa aja yang boleh dan tidak boleh tentang reproduksi kamu. Baik secara raga dan mental. Inget. Fokusan Ilmu Kesehatan Masyarakat berada pada upaya promotive dan preventif, jadi kamu bakalan dijodohin sama gimana kamu ngadepin masalah, gimana kamu harus mencegah masalah kesehatan reproduksi baik dari umur balita, anak-anak, remaja, dewasa, bahkan lansia sekalipun. Nah, gimana gajadi menantu idaman, wong dari bayi ampe lansia diperhatiin kesehatannya luar dalam. Yakaan?

  1. Epidemiologi dan biostatistika si calon akademisi

Naah, sampe nih kita ke “mamaknya dunia Kesehatan Masyarakat”. Hah? Maksudnya kak? Jadii, FYI buat kamu yang belum tau, Ilmu Kesehatan Masyarakat itu punya mamak, ibu, mother, mimi, mamah, mommy, apalagi tu sebutannya. Kenapa? karena emang bidang ilmu inilah yang muncul jadi garda terdepannya upaya preventif dan promotive. Jadi, si Epid ini senengnya memperhitungkan dan meramal kejadian selanjutnya.

Wuidiih, ngeramal, udah kaya peramal kak. Haha, bukaan. Si epid ini emang ntar bakal diajarin bagaimana memperhitungkan apa yang akan terjadi dan apa yang sedang terjadi. Jadi seperti saat kondisi pandemic gini, nah para epiders ini lah yang akan memperhitungkan bagaimana kondisi Kesehatan Masyarakat jika keputusan A dijalankan atau keputusan B dijalankan. Keren dong bisa jadi peramal? hihi

  1. Gizi Kesehatan Masyarakat yang bisa bikin kamu sehat Sentosa

Nah, si gizi Kesehatan Masyarakat ini unik banget loh. Knapa unik? Hayo disini ngaku yang masih bingung tentang diet, ada yang bilang harus ini itu, kadar ini itu. hei hei, lebih baik nih tanyain sama si gizi Kesehatan Masyarakat. Dia lebih tau tentang itu. Jadi buat kamu yang lagi struggle sama kondisi gizi kamu, bisa banget masuk ke gizi Kesehatan Masyarakat. Dan ga cuma struggle sama kondisi gizi kamu sendiri. Gizi di masyarakat juga diperhitungkan sama si gizi ini. Taukan Indonesia darurat stunting? Nah si gizi Kesehatan Masyarakat inilah yang bakalan bantu kamu mikirin jalan keluar dari permasalahan stunting itu.

  1. K3 dan KL si calon traveler

Wah kak, asik banget jadi traveller. Lah iya dong, kan dah dibilang kan hobinya jalan sama masyarakat. Hihi. Jadi kepanjangan K3 KL ini adalah Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan Kesehatan Lingkungan, sesuai kepanjangannya, si K3KL ini seneng banget ngebahas tentang keselamatan kerja, kesehatan lingkungan, aturan yang harus ada sebelum adanya perusahaan, hal apa yang harus jadi timbal balik buat mendukung sector kesehatan disekitar perusahaan, dll. Tau ga sobat intipers kalau perusahaan mau bangun gedungnya, si K3dan si KL sangat sangat dibutuhkan. Nah ini cocok banget buat sobat Intipers yang suka jenis kerjaan proyek. Keren kan?

Nah apa bedanya tu kak sama Ilmu Gizi di Fakultas Kesehatan Masyarakat?

Bedanya berada pada proses pembelajarannya. Saat IKM seringnya jalan bareng masyarakat, si Ilmu Gizi ini senengnya jalan jalan di Laboratorium. Walah? Kok sejauh itu bedanya kak? Iya emang gitu. Tapi bukan berarti Ilmu Gizi tidak bermasyarakat loh ya. Ilmu Gizi juga belajar tentang bagaimana mengatasi permasalahan kesehatan di masyarakat, cuma porsinya aja yang berbeda. Namanya mahasiswa itu bakalan jadi pelayannya masyarakat kan Sobat Intipers. Next bakalan kita kupas lebih jauh deh tentang Ilmu Gizi ini. Lanjut scroll sobat.

Kak, apa sih beda Ilmu Kesehatan Masyarakat dengan ilmu kesehatan lainnya seperti dokter, perawat, dll.

Nah ini pertanyaan yang berat nih, sobat intipers, perlu banget digaris bawahi bahwa kita semua adalah perihal yang sangat berbeda, tetapi kita gabisa lepas satu sama lain. Kenapa? Karena individu didalamnya diberkahi banyak kemampuan yang berbeda. Bahkan sebenarnya lapangan kerjanya nanti juga sangat berbeda. Namun, tetap saja, fokusan kami semua adalah bagaimana masyarakat itu sehat dan menaikkan derajat Kesehatan di Indonesia. Melepaskan Indonesia dari berbagai macam permasalahan kesehatan yang sampai detik ini kita masih harus terus berjuang bersama.

Karena kita ngomongin tentang Ilmu Kesehatan Masyarakat, persamaan kita adalah pada bidang promosi Kesehatan, sedangkan perbedaan nya? Banyak banget, mau tau? Nah ayok masuk jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Pengalaman apasih kak yang paling mengesankan selama menjadi mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat.

Ngomongin pengalaman, banyak banget pengalaman yang aku rasain selama menjadi mahasiswa jurusan kesmas sobat Intipers. Berhubung aku jodoh sama peminatan epidemiologi dan biostatistika, ada satu pengalaman yang seru banget saat mata kuliah Praktik Surveilans. Nah dari judulnya aja udah kebayang dong, praktek lapangan. Ngapain si kak Praktik Surveilans itu? Jadi, surveilans itu simplenya adalah kegiatan pemantauan dan pencatatan terus menerus dari suatu keadaan masyarakat. Kegiatan yang paling mengesankan adalah sewaktu PE. Apa tu kak? Mau tau PE itu apa, Ayok, masuk jurusan ini kalau mau tau. Haha. Jadi kegiatan itu sangat sangat menguras tenaga, berkeliling dari satu kampung ke kampung yang lain dibawah terik matahari, mencari rumah pasien, ikutan sama ibu-ibu yang lagi arisan, bahkan diajakin makan kerumah salah satu warga sambal nge-check keadaan anaknya yang lagi demam karena khawatir terkena DBD yang saat itu ada kasus DBD didaerah itu. Itu pengalaman yang ga bakalan terlupakan sih sobat Intipers.

Kalau ditanya capek, ya capek banget sobat Intipers tapi semua lelah akan kebayar waktu udah sampai dan disambut hangat oleh masyarakat. Disitu gak ada perasaan yang lebih bahagia dari itu semua. Bahkan kita bisa punya banyak banget kenalan disini, dari mulai pejabat sampe anak kecil yang ngajakin kita main kelereng haha.

Kak bagi tipsnya dong buat kita-kita yang mau masuk jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat ini harus ngapain.

Tips yang paling pertama adalah BELAJAR, mainstream banget ya, haha, eits tunggu dulu, belajar itu gak cuma tentang baca buku loh sobat Intipers. Banyak pembelajaran yang harus kamu pelajari sebelum kamu masuk ke dunia Ilmu Kesehatan Masyarakat. Kamu harus belajar public speaking, ilmu komunikasi personal, ilmu design, ilmu marketing and promotion, dan masih banyak lagi. Nah, usahakan sekurang-kurangnya sobat intipers tau dasar-dasar dari berbagai macam ilmu yang aku sebutin tadi. Karena kamu bisa mengasah ilmu kamu tersebut nantinya lebih dalam lagi dengan Unit Kegiatan Mahasiswa yang ada dikampus.

Dan jangan lupa juga, selain belajar, kalian juga harus mulai membiasakan diri untuk ikut turun ke masyarakat. Gimana caranya? Gampang banget loh. Di sekitaran kamu ada ibu-ibu komplek kan? ayok, ikut nimbrung sama mereka. Nah biar nimbrung kamu bermanfaat, sebelumnya lakukan riset tentang isu kesehatan apa yang lagi hot. Nah kamu bisa banget pelan-pelan ngebahas bareng ibu-ibu komplek, dan jangan lupa, jangan datang tanpa solusi, catat solusi masalah isu kesehatan yang kamu tau buat kamu bagi sama ibu-ibu komplek kamu. Seru kan? Hihi.

Sekian sedikit pengalamanku sewaktu jadi mahasiswa Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas. Buat sobat intipers yang mau tau ceritaku lebih lanjut, jangan lupa follow akun ku dan akun Instagram ku di @zuhrahsyartika dan buat Sobat Intipers yang mau nanya-nanya bisa DM di fitur ini ya Sobat Intipers. Tunggu ceritaku selanjutnya yah. Salute.

Kode konten: X277

Komen dibawah! 4

  1. Firda indra nofa

    Bisa dari ips kak ?

  2. Salma Fitriani

    Assalamu’alaikum kak. Jadi setiap mahasiswa Kesehatan Masyarakat akan memilih setiap cabang yang diminati? Atau harus semuanya dipelajari?

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *