Ilmu Komunikasi, Universitas Sebelas Maret

Ilmu Komunikasi UNS (Rosyi)

Ilmu Komunikasi UNS (Rosyi)

Halo Intipers!! Kenalin aku Nasyaatur Rosyidah (biasa dipanggil Rosyi) dari jurusan Ilmu Komunikasi UNS Angkatan 2018. Pada tulisan ini, aku mau sharing pengalamanku selama jadi mahasiswa komunikasi nih. Simak sampai akhir ya. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya. rasanya berkuliah di program studi geofisika? Yuk, simak pengalaman saya!

Gambaran Umum tentang Ilmu Komunikasi UNS

Seperti namanya, ilmu komunikasi mempelajari cara berkomunikasi yang baik dan benar. Nah, komunikasi ini gak cuma lisan aja ya, tapi juga mempelajari komunikasi dalam bentuk nonverbal (non-lisan). Jadi kalau ada yang bilang anak introvert gak cocok masuk komunikasi itu salah besar, karena aku sendiri termasuk orang yang introvert (wkwkwkwk ?). Tapi, selain itu sebenarnya masih banyak materi kuliah yang gak hanya memerlukan keterampilan berbicara aja. Misalnya fotografi, jurnalistik, menyusun naskah program, layout majalah atau buletin, dan lain-lain.

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini

Mata Kuliah di Ilmu Komunikasi UNS  

Awalnya ilmu komunikasi UNS punya kurikulum yang memberikan tenggat waktu belajar lebih dari empat tahun. Tapi mulai dari angkatan 2017, akhirnya kurikulum ini dipadatkan menjadi empat tahun.

Secara garis besar, mata kuliah di semester awal masih berupa pengantar yang gak cuma dari ilmu komunikasi aja. Beberapa diantaranya yaitu sistem hukum Indonesia, filsafat ilmu, pengantar psikologi, dan kewirausahaan (ini jadi mata kuliah wajib di UNS). Baru semakin lama semester, makin mengarah ke komunikasi itu sendiri. Misalnya seperti teori komunikasi, perencanaan komunikasi, media siber, dan teknologi komunikasi.

Ow ya, mau ngasih tambahan. Nantinya di beberapa semester, psikologi, sosiologi, politik, dan hukum masih dipelajari, tapi dengan tanda kutip sudah menjurus ke komunikasi ya (contoh: hukum dan etika komunikasi, sosiologi komunikasi, komunikasi politik, dan psikologi komunikasi).

schooters

Mata kuliah Favorit

Dari banyak mata kuliah yang sudah aku ambil, sejauh ini aku paling suka fotografi sama jurnalistik. Sesuai namanya, di mata kuliah fotografi kita diajari hal-hal fotografi seperti still life (membuat objek mati seakan-akan menjadi hidup) dan stop action (mengambil gambar objek yang bergerak). Jadi selama satu semester, tugas yang diberikan (termasuk untuk UTS sama UAS) gak jauh dari mengambil gambar (ini juga jadi alasan kenapa aku suka fotografi ❤).

Sedangkan untuk jurnalistik, di UNS masih dibagi menjadi tiga mata kuliah yaitu pengantar jurnalistik, jurnalistik 1 & 2. Pada pengantar jurnalistik, kita diajari cara menulis artikel berita yang baik dan benar. Sedangkan di jurnalistik 1 dan 2, kita diajari tentang pengelolaan media massa (website, majalah, dan buletin) dan menulis artikel berita secara lebih profesional.

Contoh untuk tugas mata kuliah jurnalistik seperti kelompokku yang meliput fenomena tentang keberadaan joki tugas dikalangan mahahsiswa (ini masuk tugas investigative reporting). Ow ya, buat mata kuliah jurnalistik 1 dan 2 masuknya spesialisasi ya, jadi gak semua mahasiswa bisa ngerasain mata kuliah ini. Selain itu, alasan kenapa aku suka jurnalistik karena menurutku pribadi skill menulis itu penting dimanapun nanti kita akan bekerja (+ aku yang emang suka nulis ?).

Konsentrasi (kelompok keahlian) di Ilmu Komunikasi UNS

Di jurusan ini disediakan lima spesialisasi, tapi setiap mahasiswa wajib mengambil tiga spesialisasi aja. Lima spesialisasinya ada video, radio, jurnalistik, periklanan, dan public relation. Spesialisasi ini baru bisa diambil pas semester empat. Jadi, bisa dibilang di bagian spesialisasi ini mahasiswa sudah dituntut untuk lebih banyak melakukan praktek yang mayoritas bersifat team work (kerja kelompok). Misalnya seperti tugas radio yang membuat program selama setengah jam dan jurnalistik yang membuat liputan investigative reporting.

Nah, sebelum spesialisasi biasanya dari Himakom (himpunan mahasiswa komunikasi UNS) bakal ngadain media visit ke beberapa media massa yang sesuai dengan spesialisasi di Komunikasi UNS. Dari kegiatan ini, harapannya mahasiswa gak perlu bingung lagi dalam menentukan spesialisasi yang mau diambil. Tapii sebagai tambahan aja, diangkatanku sendiri karena bertepatan dengan masuknya Covid-19 ke Indonesia, akhirnya media visit diganti dengan sosialisasi melalui grup whatsapp yang berisi dosen dan kakak tingkat dari setiap spesialisasi.

Tips buat mahasiswa baru Ilmu Komunikasi UNS

Tips dari aku cukup satu aja, yaitu luruskan niat kalian. Kalau niat udah salah, kedepannya juga gak akan mudah. Pastikan kalau komunikasi memang passion kalian. Bagi yang milih jurusan ini karena merasa yang paling gampang, kalian salah. Nantinya banyak tugas yang gak bisa dibilang sedikit dan mudah. Bagi yang milih jurusan ini karena prospek kerjanya luas, tolong juga diingat bahwa lulusan komunikasi itu jumlahnya gak sedikit, jadi pastikan dengan baik kalau komunikasi emang yang kalian inginkan.

Lihat vlog dari ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Prospek Kerjanya

Seperti yang sudah aku jelasin sebelumnya, dari lima spesialisasi yang ada, setiap spesialisasi punya prospek kerja masing-masing. Secara singkat beberapa contohnya seperti berikut:

  • Jurnalistik : Jurnalis dan layouter (yang menyusun elemen teks dan gambar agar menjadi satu kesatuan).
  • Video : Talent (pengisi program), editor, dan penulis naskah program.
  • Periklanan : Creative agency (yang membuat iklan dari permintaan klien) dan media planner (yang merencanakan bagaimana penempatan iklan bisa efektif).
  • Public relation : Event organizer dan konsultan kehumasan.
  • Radio : Announcer, penulis naskah program, music director (yang bertanggung jawab terhadap format musik dalam siaran radio), dan program director (yang mengarahkan sebuah program).

Kalau dari ilmu komunikasi UNS sendiri, sejujurnya aku gak terlalu tahu banyak. Tapi setahuku banyak alumni yang bekerja di stasiun TV seperti RCTI, jurnalis di media massa lokal, dan akademisi di beberapa perguruan tinggi, termasuk di UNS sendiri.

Kode konten: X469

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *