Ilmu Politik, Universitas Brawijaya

Ilmu Politik Universitas Brawijaya (Aza)

Ilmu Politik Universitas Brawijaya (Aza)

Halo sobat intipers! Aku Aza Nur Alisa dari Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Secara umum, jurusan Ilmu Politik Universitas Brawijaya seperti apa?

Ilmu politik itu bisa diartikan sebagai strategi memperoleh kekuasaan, cara kita meraih kekuasaan tersebut, cara menyikapinya dan mengkritisinya.

Banyak juga orang awam yang berasumsi bahwa politik itu kotor. Nah itu bener-bener salah sih karena setelah kita masuk ke jurusan ini, stigma itu sedikit demi sedikit berubah. Di sini kita akan diajari dasar-dasar ilmu politik sampai kita mengenal ilmu politik lebih  jauh lagi. Baik itu perpolitikan di Indonesia maupun di berbagai belahan dunia. Stigma ini muncul bukan karena Ilmu Politiknya yang kotor, tapi mungkin ada beberapa aktor-aktor politik yang membuat stigma ini muncul di masyarakat. Maka dari itu untuk menjadi orang yang tahu mengenai ilmu politik maka dari itu dia harus belajar kepada ahlinya secara langsung.

Slide5

Apa yang jadi alasan masuk jurusan Ilmu Politik Universitas Brawijaya?

Dulu awalnya mau masuk Ilmu Hukum karena ayah sendiri ketika kuliah S1 dan S2 kayanya seru banget, banyak banget yang bisa dipelajari. Ketika saya menyadari kapasitas diri saya yang tidak mampu menghafal hal secara detail, seperti menghafal pasal secara berurutan, itu mungkin kelemahan saya. Jadi saya memikirkan jurusan apa yang sejenis sama Ilmu Hukum, ternyata di UB sendiri ada jurusan Ilmu Politik, terus saya cari tahu dan lihat daftar mata kuliahnya yang kayanya asik banget. Saya juga cari info dengan lihat ke @himapolitik Fisip UB, kegiatannya seperti apa, kesehariannnya seperti apa gitu.

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari Ilmu Politik Universitas Brawijaya?

Di ilmu politik sendiri bukan tentang harus jadi birokrat, dll tapi banyak banget yang bisa dipelajari di Ilmu Politik. Kita belajar tentang ilmu politik itu sendiri, ekonomi, PKn, filsafat, agama, Bahasa Inggris bahkan Kewirusahaan politik.

Pembelajaran di Ilmu Politik tentunya ketika di kelas kita dapat banyak pengetahuan dari dosen, kita akan mengasah hardskill di sana. Ketika anak sains praktikumnya di gedung laboratorium, kita itu laboratoriumnya langsung terjun di masyarakat dengan cara ikut berbagai organisasi, mengikuti berbagai diskusi, ikut andil dalam sebuah aksi atau konsolidasi di masyarakat. Dengan itu kita bisa mengasah softskill kita untuk mengembangkan ilmu yang didapat di kelas dan tentunya bermanfaat untuk karier kita ke depan. Mungkin asiknya di Ilmu Politik itu kita gak melulu monoton belajar di dalam kelas, jadi kita harus terjun langsung ke masyarakat, ke organisasinya.

Lingkungan belajarnya bisa dikatakan sangat beragam karena latar belakang dan daerah yang berbeda tiap mahasiswa. Pada awalnya kita dituntut untuk cinta dengan buku atau literasi, jadi tidak bisa dipungkiri lagi ketika kita masuk ke Ilmu Politik kita harus banyak baca buku, berita, dan isu yang ada saat ini. Kalau dibilang banyak diskusi, literasi, aksi atau konsolidasi memang makanan sehari-hari anak Ilmu Politik. Di Ilmu Politik kalian akan dihadapkan dengan lingkungan yang suportif, selalu kritis dan waspada di setiap kondisi yang ada.

Ada mata kuliah Kewirausahaan Politik, berbeda dengan kewirausahaan ekonomi profitnya kepada uang, kalau kewirausahaan politik berprofit pada apa yang bisa kita berikan kepada masyarakat dengan cara kita terjun langsung ke masyarakat. Di semester 3 ada matkul Kewirausahaan Politik, saya terjun langsung ke masyarakat, ke sebuah desa yang minim banget tempat pembuangan akhir sampah. Nah itu bisa dijadikan sebuah gagasan atau bahan  untuk kita anak Politik gimana kita mengatasi hal tersebut, bagaimana kita mengedukasi masyarakat untuk membuat sebuah project atau gagasan untuk desa tersebut.

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Tentunya ada konsentrasi, di semester 1 dan 2 temen-temen akan diajarkan basic Ilmu Politiknya dulu. Ada pengantar Ilmu politik, pengantar filsafat, pengantar kewarganegaraan dan pengantar bahasa Indonesia. Nah, ketika di semester 3 dan selanjutnya kita dituntut kemampuan analisis melalui konsentrasi peminatan. Di Ilmu Politik UB ada 3 konsentrasi:

  1. Kebijakan anggaran, belajar secara teoritis cara mengkritisi produk hukum, produk kebijakan di sebuah negara atau daerah. Sistemnya bagaimana cara membuat anggaran, kebijakan seperti itu.
  2. Demokrasi dan politik elektoral, kebetulan saya memilih peminatan ini. Kita belajar tentang praktik dan teori mengenai terjun langsung ke lapangan, cara melakukan survei, polling politik. Prospeknya bisa kita lihat seperti pekerjaan orang-orang KPU, Bawaslu, atau lembaga survei.
  3. Pemikiran politik Indonesia, kita belajar secara teoritis bagaimana pemikiran politik ini ada, bagaimana pemikiran dari tokoh-tokoh ini muncul, strategi yang tepat dan cara menganalisis politik itu seperti apa. Prospeknya tidak jauh-jauh dari akademisi, dosen, orang-orang birokrat di pemerintahan.

Di semester 3 sampai semester 6 kita memilih konsentrasi yang akan berdampak pada laporan magang atau skripsi. Di semester 6 nanti dia makna melaksanakan magang bisa terjun langsung di masyarakat atau instansi pemerintahan. Jadi kalau saya mengambil Demokrasi dan Politik Elektoral, maka saya dapat magang atau mengambil data skripsi tentang poling politik, opini publik bisa di Bawaslu, KPU atau lembaga survei.

Apa saja jalur masuk untuk jurusan ini?

Saya dulu lewat SNMPTN. Kalau Ilmu Politik UB menerima mahasiswa baru lewat jalur SNMPTN, SBMPTN, jalur mandiri.

Temen-temen bisa kunjungi website politikub.ac.id, atau temen-temen bisa kepoin tentang Ilmu Politik untuk tahu lebih dalam tentang jurusannya seperti apa, kegiatannya apa aja bisa ke instagram @himmapolitikub,  atau di @fisipub atau @universitasbrawijaya

Ada tips buat mahasiswa baru jurusan ini?

Jadi, ada beberapa pemyakit maba “aku salah jurusan nih”. Itu harus dihilangkan dulu karena kalian masih mahasiswa baru. Kalian juga belum tahu nanti semester 2 ke depan bakal ada apa yang membanggakan dari diri kalian. Jadi jangan pernah takut untuk mencoba hal baru. Ketika dirasa kamu bisa berekspektasi lebih tinggi dari impian kamu, ya ayo dicoba apapun itu hasilnya. Gagal atau berhasil tetap nikmati prosesnya. Menjadi mahasiswa bukan lagi tentang duduk di kelas, dengerin dosen, dengerin orang momong, tapi jadi mahasiswa adalah bagaimana kita bisa mengembangkan diri kita, mengupgrade diri dan aktualisasikan hal tersebut dengan mengikuti organisasi, mengasah pengalaman dan nalar kritis, dan bentuk praktik kita secara nyata kepada masyarakat. Tetap semangat dan lampaui zona nyaman kamu ke depannya untuk menuju tak terbatas.

Kalau untuk calon mahasiswa baru yang masih bingung masuk jurusan apa, mungkin Ilmu Politik bisa jadi wishlist kalian untuk memulai menjadi mahasiswa baru. Di Ilmu Politik kita gak hanya dengerin dosen di kelas, tapi kita langsung terjun ke masyarakat dan ikut banyak organisasi yang jadi laboratorium kita. Banyak hal yang bisa kita lakukan di Ilmu Politik, kita belajar cara bernegosiasi, berkembang dan mengupgrade diri seluas-luasnya. Saya tunggu temen-temen semua di Ilmu Politik Universitas Brawijaya.

Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?

Banyak banget temen-temen yang berpikiran Ilmu  Politik nanti lulusnya kerja dimana. Kita bisa jadi seorang akademisi atau dosen, aktivis sosial di sebuah LSM atau NGO. Bisa juga jadi birokrat pemerintahan, bekerja di lembaga survei masyarakat atau menciptakan lembaga survei masyarakat. Ada salah satu alumni yang menjadi founder NGO Turun Tangan. Tidak bisa menyempitkan karier seperti itu, ketika kita pengen jadi pebisnis kita bisa jadi pebisnis. Jadi itu pilihan kita semua, bagaimana kita berproses di kampus dan organisasi bisa menentukan karier kita ke depan.

Harapan dan rencana ke depannya?

Harapannya dalam jangka kuliah tentunya magang dan sidang-sidang, mungkin harapannya bisa jadi seseorang yang bisa melampaui zona-zona nyaman dan mencari pengalaman sebanyak mungkin, mengeksplor seluasnya. Pengennya bisa buat proyek sosial untuk temen-temen di luar sana, serta bisa jadi seorang birokrat pemerintahan.

Kode konten: C196

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *