Kebidanan

Kebidanan STIKES Mutiara Mahakam (Amel)

Kebidanan STIKES Mutiara Mahakam (Amel)

Kenalan Dulu

Assalamualaikum Wr. Wb. Halo sahabat intip kuliah, perkenalkan saya Nur Amelia Sanusi Putri, akrab disapa Amelia. Saya dari kota Samarinda, Kalimantan Timur. Menempuh pendidikan DIII-Kebidanan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam dan sekarang berada disemester empat. Kuliah kebidanan itu seperti apa yah?

Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Isinya Kaum Hawa?

Sesuai dengan undang-undang nomor 4 tahun 2019 bab 1 pasal 1 ayat 3 yang menerangkan bahwa bidan adalah seorang perempuan yang telah menyelesaikan program pendidikan kebidanan baik di dalam negeri maupun di luar negeri yang diakui secara sah oleh pemerintah pusat dan telah memenuhi persyaratan untuk emlakukan praktik kebidanan.  Hal inilah yang menjelaskan secara rinci mengapa kuliah jurusan kebidanan hanya diisi oleh kaum hawa saja.

Slide5

Jadi, seluruh bidan didunia isinya kaum hawa?

Tidak ya intipers, karena diluar negeri ada bidan laki-laki. Mengapa demikian? Hal ini mengacu pada pengertian bidan menurut WHO yang mengatakan bidan adalah “seseorang”. Nah menurut definisi internasional tidak disebutkan bahwa bidan adalah perempuan, kata seseorang merujuk pada keadaan dimana bidan bisa perempuan atau laki-laki. Oleh sebeb itu diluar negeri ada bidan laki-laki.

Daftar Kebidanan STIKES Mutiara Mahakam wajib tes keperawanan????

This is not true, salah besar ya intipers. Hal tersebut tidak bisa dilakukan karena menyalahi aturan, setiap mahasiswa juga memiliki hak dan kewajiban masing-masing. Namun ada beberapa kampus yang melakukan tes kehamilan (tes pack) pada mahasiswanya. Hal ini untuk memastikan bahwa tidak ada mahasiswa yang hamil. Bidan identik dengan asuhan sayng ibu dan bayi. Jadi ini bertujuan agar mahasiswa yang hamil (calon ibu) tidak diberikan beban perkuliahan alangkah baiknya jika ternyata hamil menunda terlebih dahulu memulai perkuliahannya.

Bedanya Kuliah D3, D4 atau S1 ?

Kuliah diploma (D3 dan D4) merupakan bentuk kuliah vokasi sedangkan kuliah Strata (S1) merupakan kuliah akademik. Jangka waktu perkuliah untuk D3 hanya 3 tahun sedangkan D4 dan S1 memiliki jangka waktu yang sama yaitu 4 tahun. Gelar yang diperoleh untuk d3 adalah ahli madya kebidanan (A.Md Keb), D4 bergelar sarjana terapan kebidanan (S.Tr.Keb), dan S1 bergelar Sarjana kebidanan (S.Keb). Kuliah D3 lebih banyak praktek dari teori sama halnya dengan kuliah D4 yang berfokus pada praktek namun teorinya akan lebih banyak dari kuliah D3, sedangkan s1 kebidanan lebih banyak mempelajari teori dari praktek ya intipers. Hal ini dikarenakan tujuan kuliah s1 kebidanan mengarahkan mahasiswa pada bidang keilmuan teoritis.

Suka Duka Jurusan Kebidanan (Tulis Tangan, Lembur, ..)

Seperti yang sudah familiar bahwa kebidanan berurusan dengan ibu hamil, melahirkan, dan bayi. Tapi ternyata yang dipelajari juah lebih luas lingkupnya. Pada semester pertama akan mempelajari konsep kesehatan dasar salah satunya anatomi fisiologis tubuh manusia. Matakuliah anfis ini bikin mahasiswa garuk-garuk kepala, intipers harus kuat menghapal. Masuk semester 2 kita akan mulai fokus pada perkuliahan khusus kebidanan dan ilmu keperawatan pada semester ini juga dinas pertama dirumah. Masuk semster 3 dan 4 mata kuliahnya kesehatan masyarakat, promosi kesehatan, metodelogi penelitian dan menjurus kebidanan gawat darurat yagn labskillnya bikin garuk-garuk kepala lagi.

Semester 3 akhir dinas di puskesmas sekitar 1 bulan dan semester 4 dinas dirumah sakit selama 2 bulan, kali ini mahasiswa memiliki kesempatan masuk kamar operasi dan ruang gawat darudat kesehatan ibu dan anak termasuk proses operasi caesar. Semster 5 fokus kegiatan lapangan yang dikenal dengan praktek komunitas, bisa dikatakan KKN anak kesehatan dan dinas terakhir yang biasanya berlangsung sampai semester 6 yaitu di klinik atau Bidan Prakter Mandiri (BPM) untuk mencari ibu hamil sebagai pasien dalam penulisan tugas akhir. Pada dinas ini mahasiswa membuat janji dengan ibu hamil sehingga saat ibu akan lahiran yang menolong adalah si mahasiswa disaksikan oleh bidan klinik dan dosen. Hasilnya akan dipakai sebagai ujian sidang tugas akhir mahasiswa. Hampir semua kegiatan dinas mahasiswa akan berhubungan dengan laporan yang DITULIS TANGAN, kalian harus kuat intipers nikmati prosesnya. Jika semua sudah intipers lalui maka katakan “hello wisuda kami datang”.

Magang Mandiri Di Pelayanan Kesehatan itu wajib !!!

Jurusan D3 kebidanan seperti yang diajabarkan bahwa lebih banyak praktek daripada teori, karena itulah kegiatan labskill dilakukan setiap hari bahkan diwaktu luang. Sebelum turun dinas mahasiswa akan berhadapan dengan ujian osca yang terkenal seram karena membuat semua mahasiswa deg-degan. Semua praktek yang dilakukan dalam pembelajaran akan diujikan oleh dosen dengan sistem waktu yang berjalan dan roling ketika waktu habis.  Oleh karena itu wajib banget untuk magang dipelayanan kesehatan sebagai bekal untuk menambah ilmu dan melatih skill yang dipelajari dikampus. Beratnya magang adalah ketika jadwal jaga malam ada pasien yang lahiran tengah malam dan paginya harus kuliah. Sebagai mahasiswa kamu akan memiliki mata panda dan harus menahan kantuk saat perkuliahan.

Kegiatan Praktikum

Jurus Aman Kuliah Kebidanan STIKES Mutiara Mahakam

Sejak menjadi calon mahasiswa hingga sekarang menempuh semester 4 akhir banyak pengalaman luar biasa yang telah dilewati. Baik itu didunia kampus, organisasi, lomba, dan pelayanan kesehatan di masyarakat. Dari pengalaman ini saya ingin berbagi tips untuk intipers yang memilih kuliah kebidanan agar strong dan tidak macet di perjalanan. Semoga tips ini meningkatkan semangat intipers khususnya bagi kalian yang “mungkin” masuk jurusan kebidanan karena dipaksa keluarga, tetap semangat ya kalian tidak salah jurusan kok.

Perbaiki niat dan ingat bahwa jurusan kalian berhubungan dengan nyawa hal ini akan memotivasi untuk terus belajar. Atur waktu sebaik mungkin agar tidak sakit karena kuliah yang padat antara teori dan labskill, kuatkan mental kalian karena akan banyak senior, dosen, dan pembimbing lahan yang siap menegur semua kesalahan kalian saat dinas, jangan fokus pada kuliah saja gunakan waktu luang untuk melatih skil dengan kegiatan magang di pelayanan kesehatan ini memudahkan kalian memiliki relasi yang luas, ikuti beberapa organisasi dan lomba diluar kampus sebagai ajang kamu membahagiakan diri kamu dengan menikmati waktumu.

Prospek kerja Lulusan Kebidanan STIKES Mutiara Mahakam

Mahasiswa lulusan D3 kebidanan memiliki pelung kerja di pelayanan kesehatan. Banyak alumni yang bekerja dirumah sakit sebagai kepala ruangan, bidan utama, asisten bidan, bahkan asisten dokter. Jika ingin bekerja memberikan pelayanan kemasyarakat dan kunjungan pemeriksaan kesehatan ke sekolah bisa kerja dipuskesmas yang terkenal dengan   program pemerintah. Bekerja di klinik atau BPM membantu lahiran ibu hamil secara normal juga pekerjaan yang banyak diburu para lulusan kebidanan. Banyak juga bekerja di dinas kesehatan, hingga perawatan kecantikan atau lebih tertantang bekerja diperusahaan sebagai tenaga kesehatan, bahkan ada yang menjadi guru di SMK kesehatan. Jadi intipers ingin bekerja dimana ?

Lanjut Kuliah Di Negara Lain, (aamiin).

Harapan saya setelah lulus D3 kebidanan ada dua kemungkinan, yang ingin saya lakukan pertama adalah melanjutkan pendidikan di luar negeri, saya mengincar negara Australia. Jika ternyata saya gagal dalam pendaftaran beasiswa luar negeri saya akan melakukan plan b yaitu bekerja. Rencana saya adalah ketika selesai maju sidang akhir saya akan langsung magang di puskesmas sembari menunggu wisuda,  ijazah, dan STR untuk melamar pekerjaan. Ya, tempat saya ingin bekerja adalah dipuskesmas karena bagi saya bekerja dipuskesmas memiliki nilai baik yang melingkup luas tidak hanya seputar kesehatan ibu dan bayi saja. Saya suka melakukan pelayanan kepada masyarakat luas itulah yang mendasari saya memilih puskesmas. Walaupun saya memilih bekerja saya akan tetap mempersiapkan diri untuk melanjutkan kembali kuliah saya. Target saya tetap luar negeri, tapi jika saya telah mencoba beberapa kali dan masih gagal saya akan memilih kampus dalam negeri.

Kode konten: X286

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *