Kebidanan, Universitas Andalas

Kebidanan Universitas Andalas (Shasi)

Kebidanan Universitas Andalas (Shasi)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh guys 

Nama aku Shasi Genia Sanjaya, biasa dipanggil Shasi merupakan seorang mahasiswa semester 6 di prodi S1 Kebidanan Universitas Andalas angkatan 2017. Saat ini sedang menyusun skripsi, do’a kan aku bisa lulus lebih cepat ya. Aamiin

Mungkin sebagian teman-teman ada yang masih asing mendengar jurusan Kebidanan ada jenjang S1-nya, yang mana biasanya teman-teman cuman tau jenjang D3/D4. Baiklah kali ini aku akan mencoba mengulas sedikit tentang jurusan S1 Kebidanan, apa aja sih bedanya dengan D3/D4 Kebidanan, toh katanya kerjanya cuman bantuin orang melahirkan aja kok, HAHAHAHA

Slide5

Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat aku balas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya. okay guys, check this out 😊

JURUSAN S1 KEBIDANAN, OH YANG NANTI KERJANYA BANTUIN IBU BERSALIN ITU YAA (?)

Kalau teman-teman sedang nongkrong disebuah Cafe, lalu mendengar obrolan orang di meja sebelah yang bahas kuliah di jurusan kebidanan pyang langsung terlintas dipikirannya pasti belajar cara bantuin ibu bersalin, karena mungkin ada teman-teman yang lahirnya dulu dengan Bidan. Teman-teman benar banget, nanti pas kuliah  akan belajar tentang persalinan. Tapi, itu hanya salah satunya, dan ternyata melahirkan itu tidak semudah yang kita lihat di sinetron, ngeden-ngeden dikit aja brojol tuh anak. Banyak banget ternyata proses-proses luar biasanya teman-teman, makanya jangan durhaka sama orangtua, terutama sama ibu. Dan ingat ya teman-teman di Kebidanan tidak hanya  tentang persalinan, tetapi tentang semua yang dialami wanita di semua siklus kehidupannya, mulai dari bayi sampai lanjut usia.

Truss apa sih bedanya jenjang S1 Kebidanan dengan D3/D4 Kebidanan??

Aku mencoba menjelaskan secara sederhana saja ya. Jadi, D3 Kebidanan itu menjalani masa belajar ±3 tahun, dalam proses belajarnya pun lebih banyak turun langsung ke lapangan dibandingkan belajar teori. Sedangkan, untuk D4 Kebidanan, kebanyakan merupakan lanjutan dari pendidikan D3 Kebidanan, namun ada juga yang berasal dari lulusan SMA, dan untuk lama masa belajarnya ± 4 tahun, yang dalam proses belajarnya tetap pada penguatan di bidang praktek.

Lalu, jenjang S1 Kebidanan, mahasiswanya dituntut untuk mampu membedah kasus-kasus kebidanan, mulai dari bagaimana sebuah kasus bisa terjadi dan bagaimana penanganannya berdasarkan evidence based kebidanan. Jadi, kita tidak hanya dituntun untuk jago dalam praktek di lapangan, tapi kita juga harus  jago dalam hal meneliti, menelaah, dan mengambil sebuah keputusan secara cepat dan tepat, serta bisa bertanggungjawab terhadap tindakan yang kita lakukan. Kita dituntut tidak hanya bisa bertindak atas instruksi dokter saja, tapi harus mampu mengambil tindakan berdasarkan keilmuan dan wewenang yang dimiliki dan mampu bertanggungjawab untuk itu.

TAPI DIANTARA PERBEDAANNYA, ADA PERATURAN YANG SAMA KOK, YAITU YANG KULIAH DISANA CUMAN BISA PEREMPUAN SAJA YAAA, MAAP BUAT KAUM ADAM NIHH, BUKAN MAKSUD KETIDAKSETARAAN GENDER, TAPI YA KERJANYA MEMBANTU PARA WANITA-WANITA DI SELURUH SIKLUS KEHIDUPANNYA. JADI, YANG BISA MEMAHAMI WANITA YA WANITA JUGA KAN, LEBIH NYAMBUNG SECARA HEART TO HEART GITUU LOOHHH, HAHAHAHA

APA SAJA YANG DIPELAJARI DI S1 KEBIDANAN, APAKAH ADA JUGA PRAKTIKUM KADAVER (MAYAT) YANG SEPERTI KULIAH DI KEDOKTERAN (?)

Di S1 Kebidanan karena kita dituntut harus mampu lulus menjadi bidan yang professional, jadi  dibekali dengan berbagai macam jenis keilmuan yang berkaitan dengan kebidanan. Kita akan mengikuti beberapa praktikum di labor, diantaranya: labor anatomi yang ada kadaver (mayat) itu lohh, disana kita belajar anatomi organ-organ tubuh manusia terutama organ reproduksi, lalu juga ada labor biokimia, untuk memetiksa protein dan glukosa urin, serta Hb darah yang sangat diperlukan dalam deteksi dini komplikasi-komplikasi di bidang kebidanan, kemudian juga ada labor histologi,  melihat jaringan-jaringan melalui mikroskop gitu, bagaimana bentuk sel-sel yang ada dalam suatu organ, dan terakhir labor patologi  anatomi, melihat perbedaan sel-sel yang normal dan abnormal.

Lanjut, kita juga belajar keterampilan klinik. Jadi, sistemnya kita satu angkatan dipecah menjadi kebeberapa kelompok, satu kelompoknya terdiri dari ± 10 orang. Nantinya per kelompok akan didampingi satu orang dosen, disinilah kita nanti belajar berbagai macam keterampilan kebidanan, mulai dari kehamilan, persalinan,pemasangan kontrasepsi, perawatan bayi, dan banyak lagi guys. Selanjutnya, bakalan ada belajar rame-rame di ruang kuliah kaya di sekolah.

Dan di S1 Kebidanan Unand dalam belajar menggunakan sistem blok. Jadi, dalam kegiatan belajarnya ada namanya tutorial yaitu mahasiswa dibagi perkelompok seperti pada saat belajar keterampilan klinik, kita diberi skenario mengenai suatu kasus, dan kita membedah kasus itu tiap minggu-nya. Masing-masing anggota kelompok bebas menyatakan pendapatnya yang pastinya berdasarkan referensi yang shahih dan dipandu satu orang dosen. Dan hasil diskusinya, akan dipresentasikan di akhir minggunya pada teman-teman satu angkatan yang nama kegiatan diskusi pleno. Dengan begitu, akan banyak ilmu-ilmu baru dan ter-update yang didapat.

Untuk ujiannya diadakan setiap enam minggu, tidak ada namanya UTS dan UAS seperti kuliah pada umumnya. Sedangkan, tiap akhir semester juga ada ujian keterampilan klinik yang dinamakan OSCE.

 

UNTUK ORGANISASINYA ADA APA AJA SIH?

Buat teman-teman yang jiwanya aktivis banget, Kebidanan menyediakan organisasi baik di internal maupun eksternal kampus. Di internal kampus, salah satunya HIMA (Himpunan Mahasiswa), sangat disarankan jangan jadi mahasiswa kupu-kupu, seminimalnya ikutan HIMA karena diorganisasi kita akan banyak belajar banyak skill, sepwerti cara berbicara di depan umum, berkenalan dengan senior, dan juga mengenal teman-teman jurusan lain melalui acara dan pertemuan-pertemuan. Dengan ikut Hima juga banyak mendapat info tentang lomba dan acara-acara untuk pengembangan diri.

Sedangkan, di jurusan Kebidanan di seluruh Indonesia mempunyai suatu organisasi bernama IKAMABINAS (Ikatan Mahasiswa Kebidanan Nasional) yang beranggotakan seluruh mahasiswa kebidanan di Indonesia. Disini kita dapat saling mengenal banyak teman sejurusan yang akan menjadi sejawat kita saat di dunia kerja nantinya. Melalui IKAMBINAS, banyak banget benefit yang akan kita dapat dan juga dapat memperluas networking.

SEBAGAI MAHASISWA BARU S1 KEBIDANAN, APA SAJA HAL-HAL YANG HARUS DIPERSIAPKAN?

Pesan untuk mahasiswa baru S1 kebidanan dan mungkin bagi yang berminat kuliah di S1 Kebidanan Unand, ikutilah setiap pembelajaran dengan sebaik mungkin, tinggalkanlah sifat pemalas yang ada pada masa SMA, karena setiap pelajarannya sangat berguna dalam dunia kerja nantinya, tidak ada mata pelajaran yang favorit dan tidak favorit saat kuliah, karena semua pelajaran saling berkesinambungan satu sama lain, jika kamu bermain-main dalam satu pelajaran, akan sangat mungkin susah untuk mengerti pelajaran selanjutnya.

Di Unand sendiri, banyak banget disediakan organisasi/kegiatan yang akan menambah skill kamu, berpandailah melakukan managemen waktu yang baik, dan memilah kegiatan mana yang dapat menunjang karir kamu kelak. Tetap utamakan akademik, jangan sampai organisasi malah menghancurkan akademik, karena tujuan awal kuliah adalah belajar.

KULIAH S1 KEBIDANAN KITA CUMAN BISA JADI BIDAN YANG KERJANYA DI PUSKESMAS/RUMAH SAKIT ATAU BUKA PRAKTEK SENDIRI? BIG NOOO !

Jadi, prospek kuliah jurusan S1 Kebidanan bukan hanya jadi bidan praktek aja ya. Bidan itu di masyarakat banyak banget perannya guys, melakukan praktik merupakan peran bidan sebagai pelaksana. Dan mengapa penting untuk S1 Kebidanan, alasannya karena pada tahun 2030 yang hanya boleh membuka Praktek Mandiri Bidan adalah bidan yang profesi. Apa sih itu bidan profesi? Sederhananya adalah bidan yang lulusan dari S1 Kebidanan, lalu melanjutkan pendidikan profesi bidan dan telah tersertifikasi. Jadi, setelah lulus S1 Kebidanan kalian harus menempuh pendidikan profesi bidan, agar bisa melakukan praktek yaa mirip-mirip semacam KOAS di Kedokteran gitu lo guys. Intinya pada tahun 2030, lulusan D3/D4 ga bisa lagi buka Praktek Mandiri Bidan lagi yaa, berbahagialah teman-teman nantinya yang lulusan S1 Kebidanan dan melanjutkan pendidikan Profesi Bidan.

Prospek lainnya,juga bisa menjadi dosen, yang bakal mencetak calon-calon bidan professional nantinya, ini merupakan salah satu peran bidan sebagai pendidik yaa. Tapi, sesuai aturan pemerintah, yang boleh menjadi dosen yaitu mereka yang telah selesai menempuh pendidikan S2 ya. Soo, teman-teman harus menyambung ke S2 jikalau berminat jadi dosen.

Kemudian, teman-teman juga bisa bekerja di Dinas Kesehatan ataupun Kementrian Kesehatan. Bahkan tidak menutup kemungkinan teman-teman menjadi kepala Dinas Kesehatan. Lalu, teman-teman juga bisa menjadi peneliti karena di masa kuliah kita telah dibekali dengan berbagai metode pembelajaran yang mengasah kita untuk selalu melakukan pengembangan di bidang Kesehatan.

Masih ga tertarik kuliah di S1 Kebidanan nih ?

DENGAN BERBAGAI PROSPEK INI, AKU KEDEPANNYA BAGAIMANA SIH?

Aku sangat ingin menyelesaikan study-ku tepat waktu, kapan perlu lebih awal. Lalu, melanjutkan pendidikan profesi dan membuka praktek. Setelahnya, mungkin aku akan menabung untuk membuka RSIA (Rumah Sakit Ibu dan Anak) dan menjalankannya dengan managemen yang aku rancang sendiri karena aku sangat ingin memiliki RS dengan fasilitas kelas memberdayakan ibu hamil, menciptakan persalinan yang nyaman dan minim trauma dan banyak lagi guys. Kemudian, mendaftar PNS karena aku sangat ingin bekerja di Pemerintahan dan sebagai pengambil keputusan yang berdampak bagi bidang kesehatan di Indonesia. Pada mimpi yang lebih besar, aku sangat ingin menjadi seorang menteri, Aamiin.

Terimakasih telah membaca cerita-ku guys.

Senang bisa berbagi cerita dengan teman-teman semuanya.

Kode konten: X385

Komen dibawah! 12

  1. Rina Luginar Tambunan

    Hallo, Kakak’ Nama saya Rina Luginar Tambunan Dari Mahasiswi D3 Kebidanan STIKes Santa Elisabeth Medan Angkatan 2018. Makasih Banget Buat Info Kampus dengan Jurusan Prodi S1 Kebidanan Di Universitas Andalas Padang. Untuk Itu saya sangat tertarik Buat Melanjutkan Program S1 Saya di Andalas Kak. Memang sih Kak, saya baru akan Menamatkan D3 Kebidanan Saya di Tahun 2021 Nanti, untuk itu saya mulai berfikir untuk kedepannya karena sudah memasuki tahapan Tingkat Akhir D3 Saya. Nah, yang ingin saya tanyakan Kak” di Universitas Andalas Jurusan S1 Kebidanan Berapa semester yg harus saya Ambil setelah memiliki Gelar D3 Kebidanan dan Untuk rincian Biayanya Apakah ada Browsure yang membantu Kak? Terimakasih 😊

    • shasisanjaya8

      Hallo, selamat malam Rina Luginar Senang berbagi cerita😊 Izin menginformasikan bahwasanya sampai saat ini untuk S1 Kebidanan Unand belum ada membuka jalur dari D3 ke S1. Sampai saat ini penerimaan S1 Kebidanannya masih yang dari lulusan SMA.
      Izin memberikan sedikit informasi, kalau Rina ingin melanjutkan S1-nya, bisa mencari informasinya di Unair, setau saya Unair membuka jalur S1 dari tamatan D3.
      Semangat dengan perkuliahannya😊 Sukses selalu Rina🥰 Terimakasih telah menanggapi cerita saya🙏

  2. Nurul Fitriani

    Assalamu’alaikum kak
    Nama saya Nurul Fitriani
    Tahun 2021 nanti saya akan menamatkan pendidikan di SMA,
    Saya ingin melanjutkan pendidikan dengan mengambil jurusan kebidanan,
    Saya ingin bertanya dikit kak, saat ini ada berapa jumlah mahasiswa jurusan kebidanan di unand kk?.. terimakasih kk🙏🙏😊

  3. Khairunnisa

    Assalamu’alaikum kak
    Nama saya Khairunnisa kak
    Sebentar lagi saya lulus sma kak dan rencananya ingin ambil kebidanan unand, kalau boleh tau kemaren kakak lulus kebidanan lewat jalur apa kak?
    Bentar lagi saya mau ikut snmptm kak, boleh tau rata” utk masuk kebidanan minimal berapa kak?

  4. Fadhilah

    Assalamualaikum kak…
    Perkenalkan nama saya fadhilah kak. Saya sebentar lagi akan lulus SMA kak. Saya berencana untuk masuk S1 kebidanan di UNAND kak.
    Kalau boleh tau berapa nilai rata2 kakak untuk bisa masuk kak.
    Kakak juga masuk lewat jalur apa kak?

  5. Natasya

    Assalamualaikum kak..
    nama saya Natasya, sebentar lagi akan lulus sma, saya berencana untuk masuk s1 kebidanan kak,,kalau boleh tau jurasan kebidanan ini masi bisa daftar atau tidak kak untuk jalur snmptn,soalnya kata guru aku jurusannya sudah tidak ada kak… bagaimana kak?

  6. Leli Sumarni

    Pagi kak, saya mau tanya tentang program profesi bidan di Unand. Saya tamatan D IV kebidanan, bisakah melanjutkan di program profesi bidan di unand?. Apa saja persyaratannya? Mohon informasinya ya kak

    • Shasi Genia Sanjaya

      Selamat pagi
      Izin menjawab untuk saat ini profesi kebidanan unand hanya baru menerima dari lulusan s1 kebidanan juga
      Kalau ada info terbarunya nanti akan saya kabari
      Semoga membantu jawabannya
      Terimakasih telah menanggapi cerita saya🙏

  7. Try Hidayati Siregar

    Assalamualaikum kk..??
    Nama saya try kk saya lulusan D3 kebidanan kk,, mau nanya kk..?? Bisa gk dari jalur D3 kebidanan ambil S1 kebidanan di universitas Andalas Padang kk..?? Kira2 prosedurnya kyk mana kk.. untuk biayanya kyk mana kk..?? Adakah jalur ekstensi kk..??
    Yg masuk nya sekali sebulan kk…??
    Solanya saya tinggal dimedan kk..??
    Terimah kasih kk

    • Shasi Genia Sanjaya

      Wa’alaikumusalam try
      Izin menjawab untuk saat ini kebidanan unand belum merima calon mahasiswa dari d3, hanya menerima calon mahasiswa dari lulusan SMA melalui jalur snmptn, sbmptn, smmptn
      Semoga membantu jawabannya ya
      Terimakasih telah menanggapi cerita saya🙏

  8. Susi

    Hebat..cita2ku yg tidak tersampaikan karna tidak ada biaya.👍👍👍.aku punya anak ingin kuliah di S1 kebidanan .kira2 biayanya berapa ya.dr awalnya..terimakasih.oya kami tinggal dipadang.di tabing…makasih nak..

    • Shasi Genia Sanjaya

      Selamat pagi bu susi, terimakasih telah menanggapi cerita saya bu
      Untuk masuk s1 kebidanan Unand bisa melalui jalaur snmptn,sbmptn,smmptn bu
      Untuk biaya kuliah untuk jalur snmptn dan sbmptn disesuaikan dg gaji orangtua, sedangkan untuk yg masuk jalur smmptn/jalur mandiri telah ditetapkan kampus sebesar 8,5 juta/smt
      Sukses untuk anaknya bu
      Salam hormat saya dari padang bu🙏🙏

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *