Kedokteran, Universitas Gadjah Mada

Kedokteran UGM (Achmad Ilham)

Kedokteran UGM (Achmad Ilham)

Halo sobat intipers! Aku Achmad Ilham Nurgina dari jurusan Kedokteran UGM angkatan 2017. Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Secara umum, Jurusan Kedokteran UGM seperti apa?

Kalau secara umum, kedokteran mungkin sekarang lagi hits kali ya, karena sekarang lagi pandemi jadi banyak yang diperlukan. Secara garis besar kedokteran ini dipersiapkan jadi dokter. Kita belajar bagaimana tubuh ini bekerja, mulai dari kondisi yang sehat, dan bagaimana kita dapat memanajemen untuk melakukan pemeriksaan terhadap pasien. Kedokteran itu masih umum, jadi temen-temen kalau yang tertarik sama kedokteran itu kita melewati kedokteran umum dulu. Setelah itu kalau teme-temen pengen sekolah lagi bisa ke spesialisasi.

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini

Lama masa studi tergantung mahasiswa, ada di kedokteran ini sistem blok, jadi kita belajar sesuai dengan paket yang diberikan. Normalnya 3,5 tahun, jadi kalau ada blok yang nilainya kurang, kita bisa ngulangnya lagi nah itu maksimalnya bisa 5,5 tahun.

Apa yang jadi alasan masuk Jurusan Kedokteran UGM?

Ini berkaitan dengan masa lalu, pengalaman pribadi. Aku punya saudara yang gak bisa ngomong, dia paham apa yang kita omongkan tapi gak bisa membalas dan gak bisa untuk mengucapkannya. Disisi lain, saudara aku itu punya pengalaman pribadi dulu kecilnya pernah jatuh, dan kalau gak bener-bener sakit dia gak pernah nangis.

Dari situ aku mulai bertanya-tanya kenapa? Setelah aku pelajari, ini ada masalah di bagian otaknya. Nah, dari situ aku pengen tau sebenernya gimana sih tubuh itu bekerja. Disisi lain, aku juga pengen membantu di sekitarku. Dari keluarga gak ada yang jurusan kedokteran, ya aku pengen bantu orang lain dari ilmu yang aku punya.

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Kalau di kedokteran UGM itu kita belum ada konsentrasi khusus kaya jurusan lain. Kita full jadi mahasiswa kedokteran mulai dari tahun pertama sampai akhir. Cuman mungkin ada yang tertarik jadi spesialis apa, kita bisa lihat dari masa sarjananya dan nanti ditambah lagi kalau waktu coass. Tapi secara umum masa sarjana gak ada konsentrasinya, kalau aku tertariknya di bidang kanker, jadi onkologis gitu. Jadi pengen lebih jauh dunia perkankeran.

Jadi di sarjana ini belajar banyak hal tubuh. Mulai dari apa yang kita lihat sampai diproses diotak dan kita mengenali gambar apa, itu kita pelajari. Disisi lain kita juga belajar patologisnya. Sehingga kita udah tau penyebab suatu kejadian, jadi kita tau manajemennya dan harus diberikan obat apa saja. Penting juga buat temen-temen yang misalnya tertarik dengan kedokteran, kita gak hanya mempelajari orang sakit, tapi kita juga ada spesialisasi kedokteran itu yang concernnya di promoting health. Kemudian ada yang forensik, membantu pihak aparat untuk mendeteksi penyebab kematian. Sebenernya cakupan kedokteran itu luas mau jadi dokter, peneliti, bahkan jadi management juga bisa.

Mata kuliah yang khas di jurusan ini?

Anatomi. Anatomi itu yang mempelajari struktur dan fungsi tubuh. Misalnya setiap struktur yang ada di tubuh kita itu punya nama, di anatomi itu kita pelajari detail dari nama-nama itu, dan itu di hafalin. Itu khas banget, biasanya anak-anak kedokteran jago itu biar kita tau apa dan nama struktur yang ada di dalam tubuh kita.

Karena anatomi itu adalah salah satu ilmu komunikasi antar medis, misalnya mata kanan mata kiri itu juga ada namanya misalnya untuk kepentingan medis untuk mengoperasi nah kita ngomong sama sesama medis yang lain pakai bahasa anatomi, karena kalau kita gak menggunakan istilah anatomi susah juga dimengerti. Jadi itu penting banget dipelajari anak-anak kedokteran. Jadi ya khasnya itu ilmu anatomi.

Ada berapa jalur masuk di jurusan kamu?

Kalau jalur masuk itu sama aja di UGM ada 3 jalur masuk yaitu SNMPTN, SBMPTN, dan UTUL ujian tulis istilahnya jalur mandiri. Websitenya um.ugm.ac.id untuk informasi lebih lengkapnya.

Ada tips buat mahasiswa baru Kedokteran UGM?

Jadi dokter itu tidak menutup kemungkinan untuk berhenti berkarya, aku itu orangnya gak pingin kuliah cuman kuliah aja. Harus ada karya yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa ini, kalau aku biasanya ikut lomba-lomba penelitian karena aku passion nya meneliti. Untuk temen-temen yang misalnya takut kuliah kedokteran sibuk itu salah besar ya.

Temen-temen masih bisa mengembangkan minat dan bakat temen-temen disini. Misalnya jago musik, bisa banget mengembangkan hobinya. Di UGM sendiri lingkungannya enak ya menurut aku, untuk temen-temen yang ingin mengembangkan ada wadahnya, jadi silahkan temen-temen pengen daftar kedokteran UGM silahkan.

Tips buat maba-maba, kalau liat maba itu aku berasa melihat aku di masa lalu, jadi dulu seorang Ilham kecil itu gak tau harus ngapain, gak tau mau ngapain, dan shock dengan kultur kedokteran yang notabene nya beda dengan SMA, cara belajar, temen-temen yang berbeda. Untuk adik-adik maba, yang pertama aku pesen itu belajar dengan sepenuh hati. Apa yang kalian pelajari sekarang ini akan berguna untuk masa depan.

Memang kita belajar susah ya, tapi yakinlah apa yang kita pelajarin itu akan berguna untuk temen, atau buat diri sendiri, atau bahkan lingkungan yang lebih luas, yang kedua di kedokteran ini tidak menutup kemungkinan kalian dapat mengembangkan bakat minat dan kemampuan kalian, karena aku percaya orang-orang yang punya passion harus digali dan dikembangkan, di kedokteran ini jangan membuat kalian kecil hati untuk mengembangkan kemampuan kalian.

Untuk temen-temen maba, pastikan bahwasannya kalian itu yakin sepenuhnya dengan kemampuan yang kalian miliki. Yakinlah apa yang kalian pelajari dan usahakan akan berbuah manis, sesulit apapun yang kalian lakukan akan berbuah manis di kemudian hari, jangan sampai menyerah di tenag jalan.tetaplah berusaha. Biar banyak generasi dokter dan bisa membantu sekitar kita, karena jumlah dokter masih sangat kurang, jadi kalau bukan kalian siapa lagi.

Lihat vlog dari ratusan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?

Prospek kerja di kedokteran itu misalnya temen-temen pengen belajar spesialis ada, dan banyak macemnya seperti penyakit dalam, penyakit trofik infeksi, radiologi, jantung paru, kardiovaskular, forensik, dan banyak lagi, jadi mempelajari detail satu organ dan sistemnya. Itu kalau ingin menjadi spesialis.

Kalau misalnya jadi peneliti, misalnya obat apa saja yang masuk ke Indonesia itu juga dokter salah satunya terlibat disana. seperti misalnya yang lagi rame itu vaksin, nah itu vaksin juga melibatkan dokter untuk melakukan penelitian. Kemudian juga penemuan obat-obat baru dari kedokteran.

Kemudian kalau temen-temen mau merambah ke dunia politik juga bisa, beberapa alumni kedokteran UGM yang aku tau ada beberapa yang menjabat sebagai kepala mentri tertentu. Jadi itu luas cakupannya. Jadi akademisi juga ada. Bahkan jadi artis juga bisa, seperti dokter Tirta, dan yang lainnya.

Setelah lulus, kita bisa enggak ikutan coass misalnya mau jadi akademisi dan melanjutkan S, itu bisa, dan kalau gak mau jadi dokterpun bisa. Namun kalau kita cuman jadi sarjana kedokteran, aku kira kita gak bisa kerja langsung, karena kita gak punya sertifikat profesi.

Apa harapan dan rencana setelah lulus?

Aku harap dokter-dokter banyak yang peka terhadap lingkungannya. Dari S1 kita udah didik untuk peka terhadap lingkungan dan sekitar, dan terhadap semuanya. Aku harap temen-temen sejawat punya jiwa seperti itu, jadi nanti ketika kita udah jadi dokter bareng-bareng, harapannya bisa mengembangkan dunia permedisan di Indonesia syukur-syukur nanti misalnya dari Indonesia muncul dokter-dokter di penelitian dan dapat nobel.

 

Q&A

  1. Pernah gak sih ngerasa capek belajar kedokteran?

Pernah, masa-masa sulit itu di tahun pertama, karena adaptasi. Jadi aku bingung cara belajar dan beradaptasi dengan kondisi seperti ini. Di SMA aku nyantai-nyantai aja, di kedokteran materinya banyak, kemudian cara belajarnya juga beda banget. Cara nanggulanginya aku melakukan apa yang aku senangi, aku sukanya main game, jadi yaudah aku main game dulu.

  1. Gimana sih caranya produkti di FK?

Jadi aku mikir kalau misalkan kalian kuliah di kedokteran itu harus tau passion kalaian itu apa, kalau aku di penelitian. Aku memang dari SMP udah suka. Sehingga ada event tentang penilitan aku ikutin, PKM ada Pimnas, aku ikutin. Produktifnya adalah kalau kalian udah kelar dengan akademik, lakukanlah yang kalian sukai. Aku gak mau membebani melakukan apa yang gak aku senangi.

  1. Gimana caranya bangkit dari kegagalan yang terus menerus, pernah gak ngerasa salah jurusan?

Terimakasih atas pertanyaannya, gagal pernah. Aku juga pernah melakukan sesuatu kok gak pernah berhasil ya pernah. Kalau masalah jurusan ada sedikit merasa. Pada saat aku merasa gak bisa mengerjakan sesuatu yang dituntut dari akademik, aku merasa sebodoh itu, dari titik terendah yang pernah aku alami. Hal tersebut tantangan batin, akhirnya aku tidur. Habis bangun aku gak boleh merasa itu terus, aku cerita main ke temen, akhirnya kita cerita dan ngobrol bareng. Kalau bangkit dari kegagalan, aku pernah pingin jadi juara olimpiade, pengen banget sampe nasional, aku coba lomba dari universitas gak juara, lomba dari pemerintah juga gak juara, caranya aku sadari aku lemah di bidang A, sekuat apapun aku paksakan, aku gak bisa, akhirnya yang aku pikirkan itu aku itu siapa dan aku itu punya apa. Hal yang bikin aku berpikirnya itu aku melihat diri aku memiliki hal positif apa, dan aku kembangin itu. Kalau misalkan dari kehidupan, aku gagal mendapatkan sesuatu, misalnya aku ingin orang-orang disekitar aku itu percaya kalau aku bisa melakukan ini, kadang aku merasa kok susah, aku mulai deketin orang satu persatu. Kemudian aku dekatin satu persatu, aku kemudian membuka diri, dan akhirnya aku diterima dan dikenal oleh mereka. Memang sebuah proses itu lama dikerjakan, tapi indah akhirnya.

Kode konten: C622

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *