Keperawatan

Keperawatan Universitas Katolik Widya Mandala (Ifah)

Keperawatan Universitas Katolik Widya Mandala (Ifah)

Halo intipers!! salam kenal ya^^ Perkenalkan nama saya Nur Cholifah Rachmawati biasa dipanggil Ifah. Saya merupakan mahasiswa Keperawatan Universitas Katolik Widya Mandala angkatan 2016 saya baru saja menyelesaikan gelar sarjana dan saat ini sedang melanjutkan studi profesi ners. Disini saya ingin membagikan informasi dan pengalaman saya selama 4 tahun menjadi mahasiswa keperawatan. Semoga berkenan yaa. Yuk disimak.

Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Apa Sih Keperawatan Itu??

Saat mau menjawab pertanyaan apa sih jurusan keperawatan itu, saya jadi teringat beberapa kali ditanya dengan orang “emang ada ya kuliah keperawatan?” “keperawatan juga ada kuliahnya ya?” “kuliahnya belajar tentang apa emang?” “keperawatan sama gak seperti dokter?” mungkin di benak kalian juga ada terbesit pertanyaan itu. Keperawatan sendiri adalah bidang studi yang menyiapkan kita menjadi seorang perawat. Tugas perawat memberikan asuhan keperawatan dan dibekali dengan kompetensi keperawatan.

“Perawat bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan para profesional lain dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Fokus peran perawat yang menjadi manager kasus adalah kemampuan untuk mengaji kebutuhan, menemukan prioritas kebutuhan” (Harnilawati, 2013).

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini

Apa Saja yang dipelajari di Keperawatan Universitas Katolik Widya Mandala?

Yang diperlajari di keperawatan banyak. Bukan hanya belajar untuk merawat orang ataupun meningkatkan derajat kesehatan seseorang.  Di keperawatan kita juga belajar tentang anatomi, fisiologi, farmakologi, dan tak lupa asuhan keperawatan. Mitos ya jika ada asumsi atau opini bahwa perawat adalah asisten dokter. Perawat telah dibekali kompetensi sendiri selama menempuh pendidikan sehingga perawat bukanlah sekedar asisten namun mitra kerja dokter sama halnya dengan tenaga kesehatan lainnya.

schooters

Jenjang pendidikan S1 ners dapat diselesaikan hingga 4 tahun. Setelah mendapatkan gelar S.Kep selanjutnya melanjutkan studi profesi ners selama 1 tahun. Sebelum benar-benar disumpah menjadi ners (perawat) kita harus melanjutkan profesi ners terlebih dahulu selama 1 tahun. Ngapain aja sih profesi ners itu? Selama studi profesi ners itu kita terjun di rumah sakit, puskesmas, atau pelayanan kesehatan lainnya untuk melakukan asuhan keperawatan dan memenuhi kompetensi.

Mata Kuliah dan Tugas Khas Keperawatan Universitas Katolik Widya Mandala

S1 di kampus saya berbeda. Sebenarnya S1 baru boleh terjun lapangan rumah sakit/ puskesmas/ tempat pelayanan kesehatan jika sudah semester akhir. Di kampus saya semester 2 sudah harus praktek di rumah sakit. Meskipun pada saat semester 2 kompetensi yang harus dipenuhi yakni kebutuhan dasar manusia. Dari sini sangat membantu saya untuk beradaptasi dan mengenal jurusan keperawatan secara langsung. Sehingga di kampus saya antara teori dan juga praktek seimbang. Teori jago praktek oke.

Tugas khas di masing-masing mata kuliah adalah mencari teori-teori keperawatan dahulu hingga sekarang. Disini saya juga belajar dan jadi tahu sejarah keperawatan. Pokoknya di keperawatan dasar kala itu saya banyak baca pinjam buku di perpus karena dan bikin mind mapping. Selanjutnya di keperawatan medikal bedah tugas khasnya adalah presentasi dan kita sudah mulai mengenal WOC (Web Of Couses) atau bisa di sebut perjalanan penyakit. Karena di keperawatan medikal bedah sudah mulai belajar penyakit secara umum dan luas, dan tugas lain adalah mulai hapalan checklist tindakan ke pasien.

Keperawatan Jiwa

Keperawatan jiwa tugas yang khas adalah memahami macam-macam dari gangguan kejiwaan. Kita disuruh membedakan dari masing-masing penyakit kejiwaan untuk menilai kita sudah paham atau belum. Waktu itu diberi tugas untuk roleplay perkelompok bagaimana tindakan kita sebagi perawat dan bagaimana cara  membedakan dan menangani kasus pasien gangguan jiwa. Disini saya diajarkan untuk mengidentifikasi macam-macam kasus sehingga sebagai ajang evaluasi diri juga agar kita tetap memiliki sehat jiwa karena di keperawatan jiwa juga diajarkan untuk healing, relaksasi bukan sekedar menangani gangguan jiwa namun juga mempertahankan jiwa yang sehat agar terus dan tetap sehat.

Keperawatan Kritis

Keperawatan kritis di kampus saya terbagi menjadi dua bidang yakni keperawatan gawat darurat (bencana, kecelakaan dan belajar tentang triase) dan keperawatan kritis (tindakan saat mengani pasien kritis). Tugas yang khas pada waktu itu belajar tentang obat-obatan emergency dan penanganan kasus-kasus emergency. Keperawatan kritis ini masuk di semester 5 sehingga semester yang sudah lumayan matang sehingga kita juga harus dituntut untuk berfikir kritis. Pada tahap ini praktek saya di ruang IGD dan ICU salah satu mata kuliah yang saya suka.

Keperawatan Anak

Keperawatan anak tugas khas di keperawatan anak adalah belajar tentang anatomi. Fisiologi, patofisiologi dan penyakit anak, serta obat-obat anak karena pemberihan asuhan keperawatan ke anak berbeda dengan dewasa. Keperawatan maternitas tugas khas adalah belajar tentang wanita hehe ya tentang kesehatan wanita dan penyakit pada wanita serta persalinan.

Keperawatan Komunitas

Tugas khas di keperawatan komunitas, keluarga dan gerontik lebih banyak untuk membuat asuhan keperawatan dan tugas-tugas tingkat kesehatan atau kesehatan di sebuah keluarga atau komunitas. Asuhan keperawatan keluarga dan komunitas berbeda dengan asuhan keperawatan biasa yang dipakai dikarenakan disini bukan lagi individu yang kita tangani melainkan kelompok bahkan komunitas.

Tugas yang Berkesan

Nah itu tadi tugas khas tiap mata kuliah keperawatan ya. Tugas yang paling dan sangat berkesan adalah disaat kita harus menghafalkan checklist tindakan yang begitu banyak. Mulai dari keperawatan dasar, medikal bedah, maternitas, anak, jiwa, gawat darurat dan kritis, keluarga dan komunitas. Biasanya checklist ini wajib kita hapalkan ketika akan ujian atau ketika akan terjun di rumah sakit. Siap-siap encerkan otak ya supaya bisa ingat semua checklist semangat ini sangat seru.

Konsentrasi di Keperawatan Universitas Katolik Widya Mandala apa saja ?

Konsentrasi S1 keperawatan sendiri terbagi menjadi keperawatan dasar, keperawatan medikal bedah, keperawatan jiwa, keperawatan kritis, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan keluarga dan komunitas dan keperawatan gerontik.

Tips mahasiswa baru??

  1. Terima dan yakinkan diri bahwa kamu sudah menjadi mahasiswa keperawatan dan nantinya akan menjadi “future nurse”. Hal ini penting karena tidak sedikit juga diluar sana memilih jurusan bukan karena kehendak diri sendiri. Sehingga ketika menjalankan tidak sepenuh hati, tidak sepenuh hati itu yang nantinya akan menghambat langkah kita saat menjalani masa-masa menuntut ilmu. Berbeda jika diri sudah menerima dan yakin karena disaat diri sudah terima dan yakin maka insyaallah perjalanan kedepan akan dimudahkan dan menyenangkan.
  2. Tantangan, mungkin tantangan disetiap mahasiswa keperawatan berbeda-beda ya, namun tantangan yang saya rasakan adalah ketika mulai masuk di semester 5 dimana tugas sudah mulai datang silih berganti dan terus menerus, belum lagi hapalan checklist, kerja kelompok, presentasi kasus, dan ada beberapa kegiatan kemahasiswaan diluar kuliah. Merasa capek dengan tugas-tugas pernah sampai ingin berhenti. Namun bukankah sesuatu yang sudah dimulai harus diselesaikan? Keperawatan bukan jurusan yang mudah bukan juga jurusan yang susah tapi dapat lulus menjadi mahasiswa keperawatan butuh tekat, semangat, berjuang untuk terus melanjutkan hingga selesai.
  3. Tips bagi kalian yang mau memutuskan untuk berkuliah mengambil jurusan keperawatan harus siap fisik dan mental ya. Disamping itu juga finansial tak lupa spiritual.

Oh ya sedikit tips memilih universitas dan jurusan alangkah lebih baiknya yang berakreditasi akreditasi A atau minimal akreditasi jurusan B karena untuk kelanjutan kareer. Lalu setelah melihat akreditasi karena kita adalah jurusan kesehatan yang juga akan turun lapangan maka lihat juga kerjasama rumah sakit atau lahan praktek yang di sediakan oleh kampus/fakultas. Good luck!

Lihat vlog dari ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Prospek Alumni

Prospek kerja keperawatan sangatlah luas, tidak hanya bekerja di rumah sakit saja namun setelah lulus , lulusan keperawatan dapat melanjutkan jenjang kareer S2 sehingga dapat menjadi dosen.

Bekerja di rumah sakit selain menjadi perawat di IGD, ICU, Ruang Operasi, Ruang rawat inap, juga dapat menjadi manager keperawatan dan kepala ruangan di masing-masing ruangan. Karena di dalam keperawatan kita juga diajarkan managemen bagaimana cara mengelola rumah sakit, ruangan, dan kepemimpinan.

Keperawatan juga diajarkan Interpreunership dalam keperawatan sehingga bisa dijadikan bekal dalam membuka usaha/bisnis tentunya bisnis yang masih dalam dunia keperawatan.

Kode konten: X431

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *