Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (Putu)

Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (Putu)

Halo sobat intipers! Aku Ni Putu Hayu Hayomi Ari Santi dari Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro . Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Secara umum, jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro seperti apa?

Kesehatan masyarakat itu bisa diartiin sebagai sebuah bidang ilmu yang mempelajari langkah-langkah pencegahan penyakit dan bisa dikampanyekan ke masyarakat sehingga kualitas atau status kesehatan masyarakat bisa meningkat. Promosinya itu bisa melalui edukasi atau kampanye tertentu. Kalau di kondisi sekarang sedang COVID, yang sering kita denger itu gerakan 5M atau gemas (gerakan masyarakat hidup sehat). Nah itu adalah salah satu contoh gerakan kesehatan masyarakat itu sendiri yang tujuannya untuk mengubah lifestyle masyarakat menjadi sehat. Sehingga status kesehatannya bisa bergerak ke titik optimal. 

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini

Apa yang jadi alasan masuk jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro?

Kalau di Kesmas itu memang udah dari lama banget, jurusan ini dianggap jadi pilihan lain kedokteran. Kalau gak keterima kedokteran pindahnya ke Kesmas. Nah, aku salah satu yang punya misunderstanding itu. Dulu aku waktu SBMPTN udah putus asa dengan lihat nilai UTBK ku, kan gak mungkin masuk kedokteran. Jadi milih jurusan lain yaitu Kesmas. Salah aku juga gak eksplor mengenai jurusan Kesmas ini. Aku gak tahu harus ngapain dan baru tahu ternyata Kesmas beda banget sama kedokteran. Seiring berjalannya waktu aku udah nemuin alasan cocok di jurusan ini. Akhirnya udah menerima diri dan bertanggung jawab atas pilihanku sendiri. 

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari jurusan ini?

Mata kuliahnya itu banyak. Di semester 1 mata kuliahnya lebih ke IPA, kaya dasar biomedik 1, dasar ilmu kesehatan masyarakat. Ada juga sih mata kuliah yang condong ke IPS kaya etika dan hukum kesehatan masyarakat. Semester 2 udah mulai makin dondon ke IPS kaya sosiologi, antropologinya gitu. Contohnya mata kuliah Sosiologi Antropologi Kesehatan. Makanya agak jomplang semester 1 masih banyak berbau IPA, sedangkan dari semester 2 ke atas sudah condong ke IPS. Kita belajar sisi promosi, pencegahan, cara approach ke masyarakat untuk mengkampanyekan kesehatan.  

Praktikum

Semester 1 dan 2 itu pasti ada praktikum di lab. Pada mata kuliah dasar biomedik 1 dan dasar biomedik 2. Waktu masuk ke semester 5 yang udah mulai masuk ke peminatan itu juga pasti ke lab lagi. Kalau di peminatanku ada mata kuliah laboratorium kesehatan lingkungan. Itu kaya praktikum terus di lab. Satu lagi tuh yang paling khas dari FKM UNDIP itu ada mata kuliah pengalaman belajar lapangan. Ini termasuk mata kuliah wajib, inti kegiatannya sama kaya KKN tapi KKN mini. Ada 2 kali PBL yang dilaksanakan di semester 4 dan 6. 

schooters

Praktikum semeter 1 itu tentang darah, kaya dilihat kadar kolesterol dan gulanya. Itu lebih ke gizi juga. Ada juga praktik gambar anatomi. Semester 2 itu di mata kuliah dasar biomedik 2, itu lebih ke ilmu tentang serangga dan pengaruhnya ke kesehatan. Itu jadi kaya ngejelasin pengaruh hewan-hewan yang menyebabkan penyakit di manusia itu gimana cara infeksinya, ciri-cirinya juga. Itu digambar manual, kaya gambar kecoa, kutu walaupun laporannya diketik. 

Tugasnya itu kalau yang online, dosen lebih banyak masih tugas literature review atau buat video untuk pengganti UAS.Tugasnya ada buat presentasi, laporan PBL.

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Konsentrasi di FKM UNDIP itu ada kesehatan lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja, administrasi dan kebijakan kesehatan, biostatistika dan kependudukan, epidemiologi dan penyakit tropik, gizi kesehatan masyarakat, pendidikan kesejahteraan dan ilmu perilaku dan terakhir ada etomologi. 

Alurnya itu dimulai dari semester 3 setelah UTS. Kita bakal dikasih survei dari pihak BEM atau senat, untuk milih peminatannya. Waktu itu kita dikasih 2 pilihan, aku pilih K3 sama kesehatan lingkungan. Sekitar 2 minggu kemudian udah mulai release hasil peminat tiap peminatannya. Biasanya yang paling banyak peminatnya itu K3, kesehatan lingkungan, administrasi dan kebijakan kesehatan. Lanjut ke semester 4 sebelum UTS, itu dikasih survei lagi untuk milih peminatan dan udah masukin IP, terus nanti diranking untuk tahu kemungkinan kita masuk atau enggak di peminatan itu. Kalau kamu mau aman, ya udah IPK mu gedein. Ketiga itu udah mulai milih, dengan lihat 2 survei sebelumnya. Skripsinya ini nanti harus sesuai dengan peminatannya. 

Jalur masuknya ada apa aja?

Jalur masuk ada SNMOTN, SBMPTN sama ujian mandiri. Di UNDIP itu ada jalur seleksi bibit unggul berprestasi. Itu seleksi prestasi selama kita sekolah SMA, di bidang seni, olahraga, saintek, soshum dengan kriteria minimal harus juara 1 tingkat provinsi. FKM bisa menerima dari jalur itu semua dengan kuota masing-masing. Aku sendiri dulu lewat SBMPTN. 

Kalau di angkatanku itu ada 400 orang. Kalau yang tahun 2018 ada 410 orang. Di FKM UNDIP itu pokoknnya sekitar 400 mahasiswa di setiap prodi. 

Lihat vlog dari ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Ada tips buat mahasiswa baru Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro?

Pertama, belajar yang rajin karena masalah IPK tadi yang jadi prasyarat kamu milih peminatan. Jangan malu buat nanya ke dosen atau kating karena kamu bisa curi-curi ilmu dari penjelasan mereka. 

Jaga stamina dan kesehatan karena di semester 1 dan 2 ada nge-lab. Walaupun masih Online, tetep siapin tenaga, stamina sama kesehatan. Dosen pasti masih twist biar nge-lab itu ada tantangannnya meskipun online. Jalin relasi sebanyak-banyaknya walaupun online. Ini klise banget sebenernya buat mahasiswa, tapi itu akan kamu butuhkan di masa depan. Entah itu buat cari tempat magang atau info kerja. Relasi dengan teman sekelas, antar kelas, antar jurusan, antar fakultas atau beda universitas. 

Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?

Prospek kerja itu sebenernya luas, tapi mungkin temen-temen yang belum kenal sama Kesmas, pikirannya itu masih terkotak-kotak. Maksudnya pasti mikirnya pasti kerjanya di puskesmas atau pusat kesehatan lain atau dinas kesehatan. Sebenernya gak terbatas disitu. Kita bisa jadi ahli kesehatann lingkungan, sanitarian, pengawas keamanan lingkungan. Banyak alumni yang justru belok dari FKM, ada yang jadi pegawai bank, freelancer, buka start up. Balik lagi kalau prospek kerja itu gimana kitanya mau atau enggak ambil pekerjaan itu. 

Kode konten: C538

Komen dibawah! 9

  1. Azizah

    halo kak, menurut kakak adakah peminatan yang cocok untuk pendiam/pemalu di kesmas? mengingat seperti yang kakak jelaskan diatas mulai smt 2 lebih fokus ke pendekatan kepada masyarakat (lebih ke ips)

    • Ni Putu Hayu Hayomi Ari Santi

      Halo Azizah, salam kenal ya! Untuk peminatan yang cocok buat orang yang pendiam/pemalu di kelas, itu relatif dari kitanya sendiri apakah kita cocok dan apakah kita bisa berdaptasi di peminatan X, Y, dan seterusnya. Dari aku sendiri engga bisa memutuskan peminatan apa yang cocok untuk orang yang pendiam/pemalu di kelas di FKM karena kompetensi lulusan kesmas dari peminatan apapun harus proaktif dan komunikatif. Tapi dengan tugas-tugas presentasi dan tugas lainnya yang dikasi dosen, pasti bisa melatih hardskill maupun softskill kamu di dalam hal komunikasi. Aku dulu juga pemalu kok, tapi dengan cari circle kuliah yang berkualitas (1-2 orang pun engga masalah asal kalian bisa saling sokong satu sama lain), itu bisa teratasi kok. Mungkin kamu juga bisa coba ikut lomba-lomba karya tulis ilmiah, esai, atau PKM yang butuh teknik presentasi yang baik biar bisa melatih rasa percaya diri kamu dan ngebantu kamu. Semoga membantu ya dan kalo mau tanya-tanya lebih jauh bisa reply atau email ke hayu.hayomi@gmail.com ya! Semoga sukses, Azizah!

  2. Rafi

    Halo kak, aku dari SMK teknik mesin aku pengen linjur karena selama 3 tahun di SMK teknik mesin aku ngejalaninnya gak enjoy dan menurutku passion ku bukan di teknik dari SMK teknik mesin masuk kesmas Undip bisa gak ya?

    • Ni Putu Hayu Hayomi Ari Santi

      Halo Rafi! Makasih ya udah tertarik di Kesmas Undip

      Kalo secara administratif di Kesmas Undip bisa kok dari SMK jurusan IPA/IPS gitu, asalkan di SBMPTN kamu juga ambilnya Saintek. Selain itu, dari kamu juga bener-bener mau atau willing belajar tentang kesehatan masyarakat sama aspek-aspek lain yang tentunya jadi hal yang berbeda dari apa yang kamu dapetin di SMK jurusan Teknik Mesin. Jadi menurutku masih ada kesempatan buat kamu lulusan SMK jurusan Teknik Mesin buat ke Kesmas Undip.

      Dan di peminatanku, Kesehatan Lingkungan, itu juga ada beberapa bahasan yang berhubungan sama permasalahan teknis di pengolahan air dan air limbah sama pengolahan sampah yang pasti butuh mesin-mesin pengolahan tertentu, jadi mungkin sedikit pemahaman kamu dari Teknik Mesin selama SMK dulu bisa dipake lagi tapi tetep dihubungkan sama Kesmas atau Kesling.

      Kalo ada feedback lagi bisa reply lagi ya atau email aja ke aku hayu.hayomi@gmail.com. Makasi ya udah bertanya, Rafi! Semoga sukses!

  3. Achmadi

    Halo ka, bagaimana cara memotivasi agar belajar tetap semangat.

    • Ni Putu Hayu Hayomi Ari Santi

      Halo, Achmadi! Makasi pertanyaannya dan maaf aku telat jawabnya semingguan lebih

      Terkait motivasi engga bakal dipungkiri ya kalo bakal naik turun tergantung kondisinya, dari lingkungan eksternal ataupun internal atau dari diri kita sendiri. Yang bisa kita kontrol sepenuhnya itu ada di diri kita, sedangkan buat lingkungan eksternal kita kurang bisa kita kendaliin dan kalaupun emang udah out of our control, sebisa mungkin menghindar atau berusaha engga bersentuhan dengan itu biar motivasi kita tetep kejaga. Caraku biar motivasi tetep kejaga itu mungkin bisa aku jabarin jadi poin-poin di bawah ya.

      1. Sebisa mungkin manajemen waktu yang bener dan seimbang antara semua kegiatan kamu dan diusahakan jangan sampe ketumpuk-tumpuk. Ini bisa kamu praktikin dengan bikin target harian atau journaling. Gaperlu terikat sama waktu kamu harus selesein tugas-tugas kamu di jam-jam berapa aja karena mood kamu gabisa diatur harus naik turun di jam-jam berapa aja gitu kan, jadi mending dibikin target harian aja kamu harus selesein tugas atau kewajiban apa aja di hari itu. Cicil aja ya jangan terlalu banyak ya, takutnya malah nanti jadi toxic productivity atau kamunya malah gelisah kalo misal engga “sibuk” satu hari aja WKWKWKWKWK
      2. Luangin waktu buat diri sendiri. Buat nonton film, nonton drakor, dengerin musik, jalan-jalan motoran engga jelas, tidur bahkan, itu juga boleh. Terserah kamu gimana cara kamu biasanya buat healing atau “istirahat”. Sabtu malem biasanya aku maksimalin buat me time buat telponan sama temen, jalan-jalan sama keluarga, atau sepele beli snack ke minimarket gitu udah cukup buat healingku wkwkwkwk. Kuliah terus boleh tapi inget kamu masih manusia yang butuh istirahat sama hiburan wkwkwkwk
      3. Reward yourself. Ini berkaitan sama dua poin di atas ya. Abis kamu selesai kerjain target harian kamu tepat waktu, kamu bisa kasih hadiah atau penghargaan ke kamu sendiri. Hadiahnya bisa snack, jalan-jalan, me time, atau yang lain sesuai preferensi kamu
      4. Cerita sama temen. Aku tipe orang yang suka cerita-cerita sama temen-temenku. Jadi misal aku nemu kesulitan tertentu di kuliah, forum, atau organisasi, aku coba cerita sama temenku. Mungkin dari temen-temenku punya pengalaman yang sama, jadi mereka bisa kasih aku solusi dan aku jadi termotivasi lagi buat bisa “gerak” lagi buat tuntasin tugas-tugasku. Tapi ini bisa kamu sesuaikan sama pribadi kamu ya. Aku engga memaksa kamu buat terbuka ke temen kamu, tapi engga ada yang salah untuk coba cerita ke orang terdeket kamu.

      4 poin itu yang aku terapin sampe sekarang dan untungnya masih efektif di aku sampe sekarang wkwkwkwk. Kalo misal ada yang perlu ditanyain lagi bisa reply aja ya. Makasih dan maaf kalo misal jawabanku engga menjawab pertanyaan kamu

  4. Achmadi

    Ka, nilai minimal untuk diterima di setiap peminatan berapa ya

    • Ni Putu Hayu Hayomi Ari Santi

      Halo lagi Achmadi! Dan maaf ya aku balesnya jauh banget dari waktu kamu post pertanyaan di sini wkwkwkwk

      Kalo aku liat dari hasil survei peminatan pertama yang temen-temen seangkatan aku input nilai IPK mereka secara anonim, buat peminatan Top 3 (K3, Kesehatan Lingkungan, AKK) itu seenggaknya minimal 3,10 buat IPK (bukan IP semester ya) biar mereka bisa menetapkan posisi yang aman. Sebenernya agak ketat karena lumayan banyak juga temen-temen seangkatan aku yang IPK-nya kembar. Misal, IPK 3,75 di peminatan Kesling ada 8 orang. Ini bisa jadi poin minus buat temen-temenku yang IPK-nya di bawah itu karena potensi buat kegesernya juga tinggi. Jadi diusahakan yang rajin-rajin ya semester-semester awal karena IPK terpakai di FKM Undip buat plotting peminatan (ini dengan T&C yang berlaku ya karena ada beberapa peminatan yang ada seleksi wawancara, dan sebagainya selain seleksi IPK buat tambahan pertimbangan dosen bagian).

      Semoga menjawab Achmadi dan kalo misal ada feedback jangan ragu buat reply ya. Makasiii

  5. Nanang

    Ni Putu,…..

    Kalau mau jadi mantri kesehatan sekolahnya di mana ya?
    Yang bisa praktek sendiri di rumah?
    Hampir mirip seperti dokter lah

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *