Kimia, Universitas Pendidikan Indonesia

Kimia Universitas Pendidikan Indonesia (Ahmad)

Kimia Universitas Pendidikan Indonesia (Ahmad)

Halo sobat intipers! Aku Ahmad Mauludin Mubarok dari Kimia Universitas Pendidikan Indonesia angkatan 2017. Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Secara umum, Jurusan Kimia Universitas Pendidikan Indonesia itu seperti apa?

Kalau untuk di UPI sendiri ada jurusan pendidikan kimia dan Kimia murni, kebetulan saya mengambil jurusan kimia murni. Kalau di jurusan kimia sendiri, yang dipelajari itu mulai dari kalau secara umumnya pasti temen-temen yang dari jursan MIPA pasti tau kimia belajar mengenai struktur, kemudian atom, unsur-unsur, dan nantinya kita akan mempelajari dari unsur-unsur atau dari senyawa tersebut untuk membentuk sebuah materi, nah kaya gitu.

unisa

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini

Kebanyakan kalau orang lain dengernya itu kimia ilmu racun, tapi sebenernya kalau di kimia itu gak belajar ilmu racun, malah kalau kita belajar di kampus, atau yang sifatnya praktikum, kita mengusahakan menggunakan bahan-bahan yang lebih aman untuk mahasiswa. Mitos lain di jurusan MIPA secara umum mahasiswanya kaya kutu buku, kemudian ke kampus tuh kurang bergaul, atau kurang bersosialisasi, nah kita sebenernya tergantung orangnya, dari mahasiswa mahasiswinya sendiri, banyak kok yang aktif organisasi, baik itu didalam kampus maupun diluar kampus. Jadi gak selalu kutu buku atau mukanya kucel kaca mata gitu, enggak kok kita malah lebih have fun. 

Apa yang jadi alasan masuk jurusan Kimia Universitas Pendidikan Indonesia?

Kalau dulu, aku awalnya sebenernya pilihan pertama itu jurusan teknik kimia, karena dulu ya tertarik di teknik kimia, cuman pilihan satu dua teknik kimia, kemudian pilihan ketiganya ngambil di UPI, cuman di UPI gak ada teknik kimia, jadi yaudahlah aku ngambil Kimia murni di UPI. sebenernya salah sih ya, kita ngambil jurusan dengan alasan tersebut. Saya akui salah.

Dulu alasan saya mengambil jurusan kimia karena salah satu nilai terbesar yaitu kimia, jadi saya merasa mampu nanti kalaupun keterimanya di kimia, gitu. Kemudian kalau sekarang dibilang yakin kenapa kimia, karena ketika udah masuk jurusan kimia, gak cuman kimia yang kita tau pada saat SMA, banyak ilmu baru yang belum saya ketahui dari kimia, dan saya mampu dengan dibuktikan saya selama 7 semester udah ngelewatinnya, dan saya merasa ditakdirkan disini dan cocok dengan kimia. 

pmb2-min

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari jurusan ini?

Kalau di jurusan kimia sendiri pasti lebih terkenal anak kimia, anak MIPA, pasti identik dengan Laboratorium, jadi ciri khasnya kita pasti melakukan pratikum, kalau kita di awal-awal semester itu, pada angkatan saya, kita belum boleh mengambil praktikum, tapi masih mata kuliah umum, kaya fisika dasar, kimia dasar, matematika untuk kimia, yang umum dengan MIPA. Pada semester 2 barulah masuk kepada praktikum dasar kimia, setiap semester pasti ada praktikum di Laboratorium. Pada awalnya hanya satu, setelah semester selanjutnya bisa 1-3 praktikum, nah itu ciri khas di Kimia Murni UPI. Kita terkenal di UPI itu selalu anak-anaknya dari parkiran di bagian atas Universitas bawa-bawa lab kit, sama bawa-bawa jas lab, karena hampir setiap minggu nya kaya gitu kegiatannya rutin.

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Jurusan Kimia Murni UPI ada konsentrasi-konsentrasi jurusan diambil di semester 7 atau tingkat 4, jadi dari semester 1-6 kita mempelajari dulu semua Kimia, ada praktikum, kimia organik, kimia anorganik, bio kimia, kimia fisik, dan kimia-kimia lainnya. Setelah semester 7 kita baru di juruskan, kalau di Kimia Murni UPI ada 4 yaitu kimia lingkungan, kimia material, kimia hayati, dan kimia makanan disebutnya KBK.

Konsentrasi kimia lingkungan mempelajari pengolahan air, pengolahan limbah, kemudian analisis lingkungan, kemudian toksikologi lingkungan, jadi yang bersifatnya lingkungan. Kemudian ada kimia makanan, kalau kimia makanan belajar tentang regulasi pangan, kemudian menambahkan zat ke makanan agar lebih menarik atau lebih bergizi. Kemudian kimia hayati, kalau di kimia hayati ini lebih ke DNA, di kimia hayati bener-bener ngulik bio kimia nya atau bakteriologinya, lebih ke mempelajari makhluk-makhluk kecil yang nanti kita manfaatkan. Kimia hayati juga ada yang disebutnya minyak asiri, itutuh kegunaannya untuk parfum. Terakhir ada kimia material, kalau material kita bener-bener mencari bahan-bahan yang cocok kaya mulai material kaya besi, alumunium, dll. Mulai dari nano partikel sampai lain-lain. 

Aku sendiri sekarang ngambil konsentrasi kimia lingkungan. Konsentrasi ini selain kita belajarnya menjurus ke kimia tadi, nantinya nyambung ke pengambilan tema atau judul buat skripsi. Karena di Kimia Murni UPI sendiri untuk skripsi itu penelitian payung, jadi kita mengikuti penelitian-penelitian dosen, yang udah di jurusin. 

Ada tips buat mahasiswa baru Kimia Universitas Pendidikan Indonesia?

Kalau buat mahasiswa baru, apalagi di Kimia UPI, kita terkenalnya kimia kuat-kuat. Itu bukan hanya slogan atau jargon saja, emang harus kuat sampai akhir. Itu karena kita perkuliahannya dan praktikumnya padat. Sebelum praktikum harus bikin jurnal awal. Jadi itu kaya nulis tangan gitu mulai dari alat dan bahan, teori, dan lain-lain, kemudian ada pre-test sebelum praktikum. Jadi asistant lab menguji kita seberapa taunya kita sebelum melakukan praktikum. 

Setelah praktikum kita mengerjakan jurnal akhir. Kaya data pengamatan, hasil dan pembahasan, dan setelah di acc jurnal kita, kita bikin laporan praktikum. Jadi seminggu tuh kaya gitu aja gitu, makanya anak kimia tuh harus kuar-kuat. Tapi aku nitip ke mahasiswa baru kimia jangan sampai kita terlalu fokus di akademik, dan kita atidak mencoba hal-hal diluar jursan, kaya ada UKM, ada BEM tingkat univ dan fakultas, organisasi diluar kampus, diluar itu kita harus bener-bener nyoba, karena yang aku rasain, bener-bener berharga banget gitu di luar jurusan. Jadi aku dan temen-temen yang sibuk di akademik ada pembandinglah gitu. 

Lihat vlog dari ratusan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?

saya dulu ketika orang tua bertanya setelah lulus dari Kimia Murni UPI itu, nantinya jadi apa? Pada awalnya saya bingung mau jawab apa, tapi setelah praktik lapangan atau magang, karena kimia itu umum, istilahnya kaya kita belajar semua tapi dasar-dasar nya aja, jadi ke semua perusahaan tuh bisa. Lulusan Kimia bisa bekerja di industri makanan, industri lingkungan, kemudian di hayati kaya tadi contohnya parfum, pokonya kita semua masuk. Kalau disebut bagian mananya, biasanya kita masuknya di bagian QC atau di R&D atau pengembangan. 

Tidak hanya itu, jika lulusan kimia mau menjadi peneliti, bisa di lembaga-lembaga pemerintahan, kita masuk di balai tekstil, balai keramik, kertas, terus di LIPI, dan lain-lainnya. Ternyata kimia itu bisa masuk ke semuanya. 

Kode konten: C312

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *