Komunikasi Penyiaran Islam, Universitas Islam Negeri

Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Alauddin Makassar (Dede)

Halo sobat intipers! Aku Dede Gunawan dari Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Alauddin Makassar angkatan 2017 . Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Secara umum, jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Alauddin Makassar seperti apa?

Mungkin ada beberapa yang masih asing di telinga temen-temen terkait jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam ini. Setiap perguruan tinggi yang berbasis agama islam, itu biasanya punya jurusan ini. Kalau bisa saya jelaskan, jadi jurusan ini adalah sebuah disiplin ilmu yang berfokus pada ilmu atau bidang komunikasi, pers dan penyiaran. Tentunya dijiwai oleh nilai-nilai keislaman. 

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini

Apa yang jadi alasan masuk jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Alauddin Makassar?

Kalau tentang alasan, saya dulu di SMK ambil jurusan usaha perjalanan wisata atau pariwisata. Secara tidak langsung, mungkin teman-teman merasa tidak ada hubungannya antara jurusan pariwisata kemudian melanjutkan ke komunikasi penyiaran islam. Kalau kita perhatikan bersama, ada titik kemiripan yaitu di bidang komunikasinya. Pada saat saya SMK di jurusan pariwisata, saya senang pada saat belajar tentang guiding. Pemandu wisata kan tiap saat ngobrol, menguasai segala hal tentang objek wisata untuk menjelaskan pada wisatawan. Ini yang menjadi seru saya lihat di bidang komunikasi. Saya juga masuk di organisasi rohis di SMKN 4 Makassar.

Setelah saya lulus, saya punya pembimbing yang kemudian disuruh memilih minat dan bakat dari beberapa psikotes yang saya jalani. Muncullah sebuah kesimpulan, saya dominan di bidang komunikasi. Setelah itu saya mencari jurusan komunikasi di beberapa universitas negeri di pulau jawa dan universitas Hasanudin. Di sisi lain, saya mau memperdalam sisi islam juga, lalu saya menemukan jurusan ini. 

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari jurusan ini?

Temen-temen harus tahu bahwa jurusan ini mempelajari konsentrasi di beberapa bidang. Mulai dari ilmu komunikasi, dunia pers, dunia penyiaran. Istilah di kami itu tripotensi. Mulai dari public speaking dari bidang komunikasi massa. Dari bidang broadcasting kita belajar mata kuliah fotografi, sinematografi, dan segala macam terkait dunia penyiaran. Nah, kalau bidang pers, kita juga mempelajari di bidang creative writing atau penulisan jurnalistik. 

schooters

Stigma jurusan ini yang notabenenya hampir terbentur dengan beberapa jurusan. Mulai dari jurusan ilmu komunikasi dan jurnalistik. Beberapa atau hampir semua mata kuliah dari jurusan ilmu komunikasi dan jurnalistik itu sebenernya kita pelajari. Nah ini yang orang awam bingung jurusan ini fokusnya dimana. 

Jurusan ini sebenernya jurusan yang mengedepankan sisi praktiknya. Mulai dari mata kuliah fotografi, sinematografi, videografi, desain grafis, public speaking dan segala macam. Itu kan mata kuliah yang harus dipraktikan dan terjun di lapangan. Di samping itu ada program PPL atau magang untuk mengaplikasikan langsung yang telah kita pelajari di perkuliahan.

Magangnya saya sendiri di KPID (Komisi Penyiaran Daerah) Sulawesi Selatan. Saya magang di sana yang memang fokus dalam penyelenggaraan konten-konten televisi khususnya di Sulawesi Selatan. Jadi, di samping kita menganalisis siaran-siaran di Sulawesi Selatan, kita bisa langsung mengawasi apakah penyiaran ini melanggar hak atau ketentuan yang ditentukan perundangan. Bahkan teman-teman yang lain juga magang di beberapa instansi lainnya, seperti di kantor jurnalistik, pertelevisian dan perusahaan lainnya yang bergerak di bidang penyiaran. 

Tugasnya itu berkaitan dengan dunia praktik. Mulai dari public speaking, itu MC, pembicara, pembawa berita. Misalnya memberitakan sebuah peristiwa.  

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Sebenarnya kalau konsentrasi tidak ada secara administratif. Dengan kata lain, tidak ada kewajiban mahasiswa untuk memilih salah satu konsentrasi yang saya sebutkan sebelumnya. Secara tidak langsung, mata kuliah yang mengerucut ke bidang tertentu. Jadi kita bisa memilih minat kita itu ada di mana. Kita harus fokus betul-betul di peminatan kita itu. Namun secara administratif tidak ada kewaijban untuk memilih konsentrasi. 

Jalur masuknya ada apa aja?

Ada beberapa jalur yang disediakan di UIN. Khusus jurusan ini disediakan di jalur UMPTKIN, ujian masuk mandiri. Kalau misalnya kuota masih tersedia, setelah jalur mandiri itu akan dibuka di ujian masuk khusus. Informasi lebih lanjut bisa diakses di website resmi UIN Alauddin Makassar. Di sana bisa diakses informasi seleksi masuk dan profil kampus. Penerimaan mahasiswa baru di satu angkatan kurang lebih ada 100 orang. 

Lihat vlog dari ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Ada tips buat mahasiswa baru Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Alauddin Makassar?

Kalau mahasiswa baru, otaknya masih segar dalam menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Masih meraba-raba mau menjadi apa ke depannya di jurusan ini. Gambaran ini yang saya berikan belum terperinci betul. Masih luas yang bisa dieksplorasi. Misal, teman-teman punya minat masuk jurusan ini, dan minat di desain grafis nah di sini diwadahi betul. Di dunia public speaking, kita diwadahi di jurusan ini. Kita akan dibiasakan untuk menjadi seorang public speaker. Jadi semangat teman-teman masuk jurusan ini bisa tergambarkan dengan prospek nantinya, melihat dari akreditasi jurusan ini yang A dan prestasi dari kampus UIN Alauddin Makassar. 

Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?

Prospek kerja itu pemilihan pekerjaan atau profesinya beragam. Mulai dari menjadi reporter, presenter, penyiar radio, MC event. Kalau di dunia broadcasting, kita bisa bekerja di berbagai instansi. Kalau misalnya kita berminat di dunia fotografi, kita bisa bekerja sebagai fotografer, videografer, sutradara bahkan sampai pemain filmnnya. 

Kode konten: C538

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *