Manajemen Pendidikan, Universitas Islam Negeri

Manajemen Pendidikan Islam UINSA (Ilya)

Manajemen Pendidikan Islam UINSA (Ilya)

Hi intipers! Nama saya Ilya Musfi’ah, biasa dipanggil Ilya, mahasiswi Manajemen Pendidikan Islam UINSA Sunan Ampel Surabaya angkatan 2018. Salam kenal. Kali ini saya akan membagikan pengalaman kuliah selama 4 semester ini di program studi Manajemen Pendidikan Islam. So I am happy if you want to read this to the end. *_*

Tentang Manajemen Pendidikan Islam UINSA (UIN Sunan Ampel Surabaya)

Program studi Manajemen Pendidikan Islam merupakan bidang studi yang mempelajari seputar manajemen (pengelolaan) pada sektor lembaga pendidikan islam. Iya, saya menyebutnya disini program studi. Karena di UINSA, tepatnya di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (Fakultas yang menaunggi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam) terdapat empat jurusan yaitu Jurusan Pendidikan Bahasa, Pendidikan Dasar, Pendidikan MIPA dan Pendidikan Islam. Nah tiap jurusan memiliki beberapa program studi. Diantaranya, jurusan bahasa memiliki program studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Sedangkan dalam jurusan pendidikan dasar terdapat program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Dalam jurusan MIPA terdapat program studi Pendidikan Matematika (PMT) dan Pendidikan IPA (PIPA). Terakhir, jurusan pendidikan islam meliputi program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Jadi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UINSA memiliki 4 Jurusan dengan 8 Program Studi. Jadi saya mengambil jurusan Pendidikan Islam, program studi Manajemen Pendidikan Islam.

Belajar apa aja?

Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UINSA mempelajari tentang pola perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta pengawasan pada lembaga pendidikan islam. Bagaimana cara mengendalikan keuangan, administrasi perkantoran, sumber daya manusia maupun pasar lembaga pendidikan hingga kepemimpinan pendidikan diajarkan semasa perkuliahan. Program studi ini cocok bagi kalian yang tertarik dalam dunia pendidikan, belajar banyak tentang kurikulum pendidikan ataupun berencana membangun sebuah lembaga pendidikan nantinya. Kabarnya nih Intipers, banyak yang bilang bahwa lulusan Manajemen Pendidikan Islam nantinya akan menjadi Tata Usaha (TU) loh karena tidak memiliki bidang pengajaran tertentu jika menjadi guru seperti contoh lulusan Pendidikan Bahasa Inggris maka nantinya akan mengajar Bahasa Inggris.

Slide3

Nah bagaimana dengan lulusan Manajemen Pendidikan Islam yang digadang-gadang ketika lulus akan menjadi seorang kepala Sekolah/Madrasah? Sedangkan kami tahu bahwa untuk menjadi seorang kepala sekolah menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 6 tahun 2018 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah bahwa salah satu persyaratan menjadi kepala sekolah memiliki pengalaman mengajar paling singkat 6 (enam) tahun menurut jenis dan jenjang sekolah masing-masing  dan minimal 3 tahun untuk TK/TKLB. Hal ini tentunya menjadi dilema bagi Intipers yang akan mengambil jurusan ini. Lalu apa saja sebenarnya prospek kerja lulusan Manajemen Pendidikan Islam? Simak terus ya.

Apakah sama dengan Manajemen Pendidikan atau Administrasi Pendidikan?

Bidang keilmuan Manajemen Pendidikan Islam dengan Manajemen Pendidikan/Administrasi Pendidikan semestinya sama yakni mempelajari tentang pengelolaan lembaga pendidikan. Hanya objeknya yang berbeda. Seperti namanya, Manajemen Pendidikan Islam (MPI) objeknya pada lembaga pendidikan islam. Sedangkan Manajemen Pendidikan (MP)/Administrasi Pendidikan (AP) memiliki objek lembaga pendidikan umum. Eits… Bukan berarti lulusan MPI tidak bisa ke lembaga pendidikan umum ataupun sebaliknya yaa.. Namun beberapa mata kuliah dan sumber-sumber belajar dalam MPI memiliki keterikatan dengan materi keislaman seperti dalil-dalil naqli (Alqur’an, hadist, dll). Kemudian untuk istilah Manajemen Pendidikan atau Administrasi Pendidikan merupakan dua frasa yang memiliki pengertian yang sama. Adanya perbedaan istilah ini dikarenakan nomenklatur (tata nama) dari instansi lembaga ataupun pemerintah.

Mata Kuliah Manajemen Pendidikan Islam UINSA dan Dosen Favorit Saya?

Makul yang dipelajari biasanya 8 hingga 10 mata kuliah tiap semester diantaranya Filsafat Manajemen Pendidikan Islam, Teori Oganisasi, Teori Sistem, Kode Etik Profesi, Perencanaan Pendidikan, Edupreneurship, Kebijakan Pendidikan, Manajemen Perkantoran. Mata Kuliah praktikum meliputi Manajemen Sarana Prasarana, Manajemen Humas Marketing, Manajemen Kurikulum Satuan Pendidikan, Manajemen Mutu Pendidikan, Sistem Informasi Manajemen Pendidikan, Auditing Pendidikan dan masih banyak lainnya. Mata kuliah favorit saya adalah Manajemen Strategi Pendidikan (Praktikum). Hal menarik yang saya dapatkan selama mempelajari mata kuliah ini yaitu sistem belajar yang santai tapi serius dan keseruan mengisi template rencana strategi (RENSTRA) atau rencana kerja madrasah (RKM) dan lainnya. Simpelnya, kami merencanakan visi, misi, tujuan, program, kegiatan sekolah/madrasah.

Mata kuliah favorit lainnya yakni Kebijakan Pendidikan. Mata kuliah ini mengajarkan kemungkinan-kemungkinan kebijakan yang akan diputuskan dalam dunia pendidikan serta bagaimana implementasi kebijakan pendidikan yang telah ada. Disana kami banyak menambah wawasan, paham bagaimana proses perencanaan kebijakan hingga pengambilan keputusan suatu kebijakan dan menilai beberapa kebijakan yang telah diterapkan oleh pemerintah dan hal itu membuat kita lebih kritis dalam menanggapi suatu permasalahan khususnya dalam lingkup pendidikan. Sementara dosen favorit saya, Pak Ali Mustofa (pengampu mata kuliah Manajemen Strategi Pendidikan) yang sangat sabar membimbing kami dalam menyelesaikan pengisian renstra dan RKM. Tak lupa juga Ibu Kaprodi, bunda Nikmah yang menyampaikan materi perkuliahan dengan berbagai metode pembelajaran dan diselingi nukilan ayat-ayat Al-Qur’an dalam penjelasan.

Tips Mahasiswa Baru Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UINSA

Teruntuk kalian yang akan mengambil atau sedang memulai perkuliahan di program studi Manajemen Pendidikan Islam/Manajemen Pendidikan/Administrasi Pendidikan, pastikan kalian tertarik dengan hal-hal yang berkaitan dengan dunia pendidikan, apapun bentuknya. Penekanan yang saya dapatkan saat menjadi mahasiswa baru dulu adalah bagaimana kita menikmati proses demi proses baik dalam bangku perkuliahan ataupun luar bangku perkuliahan (read: ukm, organisasi kampus atau lainnya), apalagi dasar keilmuan program studi ini sendiri adalah kepemimpinan, pengelolaan. Dengan aktif dalam kegiatan organisasi kampus (himpunan program studi, DEMA/BEM, UKM, dll), kita dapat membuat perumpamaan sederhana dengan menganggap bahwa organisasi yang kita ikuti adalah contoh lingkup kecil atas organisasi kita nantinya di masyarakat (sekolah, perusahaan, lembaga, dll). Sehingga kita dapat belajar banyak dan mengembangkan skill yang kita miliki dari sana dengan menerapkan apa-apa saja yang telah kita dapatkan dalam bangku perkuliahan. Disamping itu, dengan aktif di organisasi, memudahkan kita untuk mendapatkan relasi lohhh nantinya.

Penting! Untuk kalian mahasiswa baru MPI UINSA, karena dasar kampus ini adalah perguruan tinggi islam yang tentunya tidak lepas dengan dunia keislaman. Kalian pasti akan bertemu dan menyapa beberapa mata kuliah wajib kampus diantaranya Studi Hadist, Studi Hadist, Ilmu Pendidikan Islam, Sejarah Peradaban Islam. Ini tidak sulit kok.. Malah secara pribadi, saya bersyukur mendapatkan beberapa mata kuliah ini. So be prepared yash!

Kompetensi Lulusan Manajemen Pendidikan Islam UINSA?

Seperti penjelasan sebelumnya tentang pemikiran beberapa awam jika lulusan Manajemen Pendidikan Islam ini menjadi seorang Tata Usaha (TU), kompetensi lulusan program studi Manajemen Pendidikan Islam diantaranya berkarir sebagai tenaga administrasi pendidikan, analis sistem pendidikan, konsultan pendidikan, supervisor pendidikan, auditor pendidikan, juga peneliti di bidang pendidikan. Dan kebanyakan lulusan MPI UINSA terjun dalam sektor Lembaga Pendidikan Islam seperti pengembangan Madrasah Ibtidaiyah, Madarasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah maupun lembaga pendidikan umum, menjadi bagian dari Lembaga Penjaminan Mutu kampus, menjadi dosen, menjadi kepala sekolah dan lain sebagainya. Untuk gelar yang diperoleh S, Pd (Sarjana Pendidikan).

Rencana dan Harapan Saya Setelah Lulus?

Agak sedikit berat jika harus menulis rencana diri sendiri ke orang lain, tapi semoga saja menjadi doa. Dan tentunya memohon kepada Intipers agar turut mendoakan rencana saya. Setelah lulus, lebih tepatnya sejak sebelum lulus saya merencanakan untuk memulai pencarian tempat magang/kerja. Kebetulan saya tertarik dalam bidang administrasi perkantoran/administrasi pendidikan. Dan berencana mengembangkan lembaga les privat saya. Kemudian harapannya, semoga dapat mengambil program master singkat dalam bidang Leadership and Educational Change. Saya ingin lebih mengasah kemampuan dalam bidang kepemimpinan organisasi dan kurikulum.

Kode konten: X359

 

Komen dibawah! 3

  1. Urfa naila

    kaka mau tanya aku kan pngen jurusan ini yah…
    Kalo jurusan mpi itu bisa nggak jadi guru keislaman ..kan di mpi diajarkan juga tentang pelajaran spt. Quran hadist , aqidah ..gitu kak ..mohon jwbanya…

    • ilyamsf

      Hai Urfa.. Pada dasarnya MPI adalah satu satunya jurusan di Fakultas Tarbiyah atau Pendidikan yang bukan jadi guru. Jadi, kita harusnya menjadi seorang yg prefer pada administrasi dan kepemimpinan.. Kalo mau jadi guru agama/keislaman, bisa ambil PAI. Tapi tidak menutup kemungkinan juga seorang alumnus MPI menjadi guru agama/keislaman.

  2. syafaannisa

    assalamuaikum kak mau tanya berarti MPI itu bisa jadi kepala sekolah swasta maupun negri y?

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *