Institut Teknologi Bandung, Meteorologi

Meteorologi ITB (Irwan)

Meteorologi ITB (Irwan)

Halo sobat intipers! Aku Irwan Santosa dari Meteorologi ITB angkatan 2018. Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers.

Secara umum, jurusan Meteorologi ITB itu seperti apa?

Meteorologi itu ilmu yang mempelajari iklim dan cuaca pada seluruh atmosfer di bumi. Selain mempelajari prakiraan cuaca, kita juga belajar dinamika dan konsep cuaca itu sendiri. Kita belajar statistika, fisika, pengamatan udara, komputasi meteorologi, prakiraan cuaca dan analisis cuaca. Sehingga nanti akan terlatih untuk bisa melakukan prakiraan dan analisis cuaca di berbagai bidang meteorologi, salah satunya meteorologi penerbangan, dan bidang meteorologi lainnya. Aku bisa bilang kalau Meteorologi ini ilmu yang penting untuk keselamatan manusia, contohnya di bidang penerbangan ya pesawat itu untuk landing atau take off butuh informasi dari bandara tersebut untuk keselamatan pesawatnya, maritim pun demikian ya dalam pelayaran mereka membutuhkan informasi tentang suhu, tekanan dan arah angin. Informasi itu dipegang sama kita.

Sering banyak yang nanya, kalau jurusan ini belajar tentang meteor atau enggak. Nah itu gak bener ya, kita gak belajar tentang meteor tapi belajar tentang cuaca dan iklim. Ada juga nih yang nanya bedanya jurusan ini sama Metrologi, jelas beda ya karena Metrologi itu ilmu yang mempelajari tentang pengukuran kalibrasi.

Slide5

Apa yang jadi alasan masuk jurusan Meteorologi ITB?

Aku pas SMA itu pengen ke ITB tapi gak mau teknik, SMA juga aku paling suka pelajaran Geografi yang aku pikir relevan sama jurusan ini. Aku juga ngincer jurusan yang langka di Indonesia, salah satunya ya ini karena jurusan Meteorologi hanya ada 3 di Indonesia ada di ITB, IPB dan STMKG. Aku juga pengen jadi seorang Meteorologis dan aku tersadarkan bahwa perubahan iklim itu jadi ancaman besar bagi dunia kalau gak ditangani lebih lanjut dampaknya mungkin bisa lebih besar.

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari jurusan ini?

Mata kuliah yang khas itu banyak banget misalnya Observasi Meteorologi, Meteorologi fisis, Meteorologi dinamik dan sistem informasi meteorologi, dan masih banyak lagi. Sistem Informasi Meteorologi itu aku suka banget karena diajarkan membuat web terus android yang memfokuskan terhadap informasi meteorologi yang sangat penting karena dalam memprakirakan cuaca kita harus bisa mengolah data sebelumnya dan saat ini. Aku juga suka Mekanika Medium Kontinu karena gak saklek banget belajar Meteorologi, seperti halnya Teknik Geologi kita mengidentifikasi batuan, Teknik Geodesi kita belajar pemetaan menggunakan teodolit.

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Ada 1 satu kelompok bidang keahlian yaitu Sains atmosfer yang terdiri dari bidang ilmu sains atmosfer dan meteorologi lingkungan. Ilmu sains atmosfer itu memfokuskan pada dinamika, analisis  fisis atmosfer dan analisis prakiraan cuaca. Meteorologi lingkungan itu memfokuskan penerapan ilmu meteorologi di bidang lingkungan dan bidang non lingkungan seperti engineering.

Apa saja jalur masuk untuk jurusan ini?

Semenjak 2019 ada 3 jalur yaitu SNMPTN dengan kuota 35%, SBMPTN 35% dan Uji mandiri 30%. Komponen penilaiannya menggunakan nilai rapot dan nilai UTBK, kecuali FSRD ada uji keterampilan juga. Pas waktu kita milih ITB itu kita pilih fakultas dulu, setelah di tahun kedua baru bisa pilih jurusan, kecuali kita memilih program peminatan. Nah, Meteorologi ini buka program peminatan. Berdasarkan seleksi penerimaan mahasiswa baru 2019, FITB yaitu fakultas yang menaungi Meteorologi ini tingkat kesulitannya paling tinggi dan  ketetatannya 119.5% peminat seleksi mandiri kemarin itu peminatnya 717 orang dan yang keterima itu 6 orang. Informasi lebih lanjut bisa dilihat di usm.itb.ac.id

Ada tips buat mahasiswa baru jurusan ini?

Temen-temen harus siap kolaborasi, maksudnya harus siap menghadapi hitungan, hafalan dan programming. Pas tahun pertama kan TPB, kita difokuskan ke mata kuliah kalkulus, fisika dan matematika sebagai bekal kita di jurusan. Meteorologi itu paling dominan matkul kalkulus dan fisika, jadi selain berkutat dengan rumus kita juga menghafal, dan mneghitung. Kita juga belajar programming karena bisa dibilang Meteorologi itu kaya Teknik Informatikanya FITB. Juga, jangan takut bertanya, karena dengan kamu bertanya, berlatih, mengembangkan itu insya allah bakal suka dan nyaman, pasti bisa.

Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?

Prospek kerja kita gak Cuma di BMKG, tapi luas banget. Kalau di pemerintahan bisa banget masuk ke LIPI, Lapan, BNPB, militer. Bisa juga di bidang maritim, pertambangan, perminyakan, pemograman, juga bisa. Kaya ke Astra, Danone juga bisa dan tentu banyak lagi lainnya.

Apa rencana dan harapan kamu setelah lulus?

Aku pengen melanjutkan pendidikan di luar negeri di bidang yang mengkaji tentang climate change. Harapan aku seiring berjalannya waktu aku ingin orang lain sadar bahwa iklim dan cuaca itu sangat penting dan mengajak mereka untuk menghentikan aktivitas yang menyebabkan perubahan iklim. Aku juga ingin mengajak temen-temen untuk menjadi meteorologis.

Q&A

  1. Nilai minimal UTBK minimal berapa? Apa aja yang dipelajari? (2019)

Nilai UTBK aku melihat dari sumber temen-temen itu nilai UTBKnya 700, untuk seleksi mandiri itu 500 tapi digabung dengan nilai rapot ya, tetapi gak ada sumber resmi yang menyatakan nilai minimal UTBK ini.

Kode Konten: Y243

Komen dibawah! 1

  1. Nadia Maulidia Mahmud

    Ka, kalo program peminatan tuh kaya gimana yah maksud nya?

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *