Pendidikan Musik

Pendidikan Musik Institut Seni Indonesia Yogyakarta (Rena)

Pendidikan Musik Institut Seni Indonesia Yogyakarta (Rena)

Halo sobat intipers! Aku Clara Rena Kinanti dari Pendidikan Musik Institut Seni Indonesia Yogyakarta angkatan 2018. Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Secara umum, jurusan Pendidikan Musik Institut Seni Indonesia Yogyakarta seperti apa?

Kita belajar hampir semua instrumen, tapi dasar-dasarnya aja, setiap mahasiswa itu harus punya satu intrumen yang dia fikusin selama kuliah, kalo aku ngmabi instrumen piano klasik, yang membedakan di ISI dan tempat lain itu, dia lebih pada pengkajian pendidikan, kurikulum seni di indonesia, vokasi musik, jadi untuk ngajar pilihan ke dua atau ke tiga. Kadang kaya pembanding aja, terlalu banyak praktek, padahal 50% praktek, 50% teori. 

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini 

Apa yang jadi alasan masuk jurusan Pendidikan Musik Institut Seni Indonesia Yogyakarta?

Kebetulan aku dari kecil udah di arahkan ke musik, lingkungan udah di musik, dan udah banyak pengalaman juga, jadi ya ini pasion aku dan kenapa ga di seriusin, dibukain jalan untuk kuliah musik, udah jalannya itu. Dari kecil udah ikut kursus piano.

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari jurusan ini?

Kita belajar banyak intrumen, ada metode kelas perkusi, kelas tiup, kelas gesek, kita belajar dasr-dasarnya aja, kita kenalin ke anak-anak ketika ngajar, terus ada aransemen musik anak dan remaja, di situ kita bikin aransemen lagu anak atau lagu daerah, terus kita praktek ke sekolah dasar untuk praktik ke anak-anaknya. Ada beberapa mata kuliah yang harus praktik. Kita udah bikin aransemen, kita ke kelas 5 SD, kita presentasisin ke dosen dan teman-teman, kita latihannya giman dan datangin ke sekolah ke anak-anaknya di jam ekstrakurikuler, awalnya krik krik, tapi lama-lama seru belajar sama anak-anak, mereka malu-malu banget, harus kita ajakin dulu, baru mau ngomong.

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Ada 4 pilihan, jurusan musik ke arah riset penelitian musik, terus ada pendidikan musik, ada penciptaan musik, buat yang mau jadi komposer, terus ada penyajian musik fokusnya D4 dan itu buat kalian yang mau jadi prayer. Dari awal sebelum masuk udah kita pilih yang mana dengan pilihan instrumen kita, mau piano, dram. Emang nanti buat masuknya ada gradnya, penkajian grad 6, dan yang lainnya. Aku masuknya pendidikan grade 3 udah bisa. Pas daftar itu udah mainin instrumen yang kita kuasai. 

Apa jalur masuk yang ada di jurusan kamu?

Ada 3, SNMPT, SBMPTN sama mandiri, sekarang itu semua online, jadi bikin portofolio untuk semua jalur terkait permainan instrumen. Bisa di website isi.ac.id atau di IG @officialisiyogyakarta.

Ada tips buat mahasiswa baru Pendidikan Musik Institut Seni Indonesia Yogyakarta?

Walaupun emang kuliah musik, tetap harus imbang antara belajar prakteknya dan teorinya, karena di akhir kan tetep skripsi, supaya kita ga ketetan, ga pas baru mulainnya, jadi kita udah nyicil dari semester 3, 4, 5 gitu, jadi fifty baca, fifty praktek, jadi seimbang.

Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?

Biasanya alumni langsung S2, biasanya ada yang jadi dosen, atau mereka bikin tempat kursus, ada yang bikin yayasan untuk anak berkebutuhan khusus, musik itu bisa untuk siapa aja, untuk semua kalangan.

Lihat vlog dari ratusan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Apa rencana dan harapan kamu setelah lulus?

Planningnya setelah lulus pengen ngajar dulu, banyakin pengalam ngajar, karena kita jadi tau untuk anak usia ini metodenya apa, kalo udah yakin bikin kurikulum sendiri, bikin tempat kursus, ada tim sendiri tapi aku leadernya. Di sekolahan aku tertariknya ngajar seni budaya  pengennya di SMA, karena anak-anaknya udah gede dan dewasa, atau ga TK, karena kebanyakan anak-anaknya ikutan nyanyi.

Kode konten: C432

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *