Universitas Negeri Semarang

Pendidikan Tata Boga UNNES (Nissa)

Pendidikan Tata Boga UNNES (Nissa)

Halo sobat intipers! Aku Khoerunnisa dipanggil Nissa  dari jurusan Pendidikan Tata Boga UNNES / Universitas Negeri Semarang. Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Secara umum, jurusan Pendidikan Tata Boga UNNES itu seperti apa?

Jurusannya itu pendidikan tata boga nanti outputnya jadi sarjana pendidikan. Tata boga seperti yang diketahui ya mempelajari tentang makanan, masak memasak terus karena nanti jadi sarjana pendidikan, makanya kita juga belajar tentang gimana jadi itu, tentang pembelajaran. Meski begitu kita lebih banyak belajar tentang boganya sih. 

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini

Apa yang jadi alasan masuk jurusan Pendidikan Tata Boga UNNES?

Dulu aku ambilnya SMK tata boga, jadi kuliah tata boga itu kaya ngelanjutin karena pengen eksplor ilmu aku lebih luas lagi di bidang ini. Selain itu, karena tata boga itu prospek kerjanya luas, karena siapa sih yang gak makan? Kalau kita gak jadi karyawan pun kita bisa berwirausaha sendiri. Kesempatan kerjanya juga lebih banyak dan luas. Temen-temen SMA juga bisa ko untuk masuk ke jurusan ini meskipun belum punya basic. 

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari Pendidikan Tata Boga UNNES?

Kalau mata kuliahnya sendiri yang paling berkesan itu ada beberapa. Pertama, kuliah lapangan itu kita mengunjungi industri terkait dengan jurusan kita. Kalau kita mengunjungi industri makanan di Surabaya dan Bali. Kedua, itu PPL, karena kita outputnya sarjana pendidikan jadi ada magang ngajar di sekolah. Jadi aku ngajar di SMK boga. Itu pengalaman yang sangat-sangat berkesan sih. Selama ini kan kita selalu merasakan jadi murid ya, terus akhirnya harus merasakan gimana sih jadi guru gitu.

Nah ini untuk jurusan aku harus mengalami magang di sekolah, tapi gak cuma ngajar kita juga harus magang di industri. Bisa di restoran, catering, toko roti. Kalau di kampusku untuk PKL dan PPL itu 2 bulan masing-masing. Pas magang industri itu kita pakai waktu kuliah. Ada satu lagi mata kuliah yang paling WOW gitu di  Tata Boga, namannya gelar karya. Kita pamerin karya kita, karena tata boga ya jadi kita pamerin makanan. Kita menciptakan suatu makanan yang belum pernah ada, sesuai tema yang diusulkan terus kita pamerkan ke khalayak.

Selain itu banyak juga mata kuliah yang gak jauh-jauh dari masak. Proses perkuliahannya itu banyak praktikum masak, mengenal bahan makanan. Makanan itu juga banyak jenisnya ya ada masakan Indonesia, asia, kontinental, barat, oriental. Kita bikin roti, kue-kue, makanan awetan. Jadi kita belajar masak secara luas. Pokoknya kita itu disiapkan untuk bisa menjadi pendidik maupun masuk ke ranah industri. 

Slide1

Proses perkuliahan

Secara teoritis kita tugasnya soal mengenal makanan, bahan makanan. Itu biasanya di semester awal sih yang kita belum banyak praktikum. Ada juga kita tugas menghitung gizi makanan yang kita makan dalam sehari. Pas udah semester 3 ke atas, bentuk tugasnya itu praktikum dan industri. Jadi, kebanyakan kita disuruh jualan, bikin mini cafe, mini resto dll. Itu kan untuk preparenya aja lumayan lama ya. Kita haru mempromosikan dulu, mencari pelanggan dulu biar gimana caranya hari H ada yang beli. Intinya jadi anak boga tuh harus pinter-pinter ngatur waktu karena persiapan praktik itu harus dari jauh-jauh hari dengan merancang menu yang akan dibuat, belanja bahan  yang akan digunakan, alokasi dananya berapa dan alat yang mau digunakan apa aja. 

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Di UNNES belum ada, cuma dulu tuh pas kita semester 4 ada namanya praktik industri wajib. Kita disediakan mata kuliah pilihan banyak ada 11, tapi kita cuma boleh ambil 4 aja. Dari situ kan kita bisa mengkonsenkan diri kita mau dimana. Misalnya aku mau dekonsentrasi di pembuatan makanan manis, berarti aku bisa ambil industri bakery, pastry, kue nusantara. Itu kan semua makanan manis. Terkonsentrasi kan di situ. Kalau mau belajar soal industri makanan pengolahan restoran yang lebih besar boleh banget karena ada mata kuliah industri katering, industri pengolahan makanan. Jika mau mempelajari makanan cepat saji kaya di pabrik besar begitu, itu ada di mata kuliah industri teknologi makanan, industri praktek makanan. 

Apa saja jalur masuk untuk jurusan ini?

Jalur masuknya itu ada SNMPTN, SBMPTN, sama SM. Kalau UNNES punya portal masing-masing terkait akademik. Kalau mau masuk UNNES kalau gak salah portalnya penerimaanunnes.ac.id itu untuk SM UNNES. Bisa cek di sana untuk info lebih lengkap. 

Penerimaan mahasiswa seangkatan itu kalau pas aku sekitar 90an tapi kayanya angkatan selanjutnya makin banyak. Paling buka 2 kelas dan paling banyak satu kelas 40-50 orang. 

Fyi, di UNNES pendidikan tata boga itu lumayan diminati, mungkin karena di jawa tengah PTN yang ada jurusan ini cuma ada di UNNES. 

Ada tips buat mahasiswa baru jurusan ini?

Pertama, jangan kaget kalau kampusnya di atas gunung. Jadi bener-bener jauh dari kotanya. Untuk survive di jurusan, harus pinter memanajemen waktu karena bener-bener tugasnya itu ngagetin. Kalau misal tugasnya suruh buat menu A kita kan gak bisa memprediksi berapa lama menu itu tercipta. Biasanya ya anak boga itu kuliah praktikum jam 8, jam 5 itu kita udah pada turun ke pasar semua nyari bahan praktikum. Jadi, dari pagi itu persiapan kuliah terus praktik di kampus sampai sore bahkan malam. Bener-bener harus pinter memanajemen waktu dan siap capek. Kalau udah semester 4 ke atas, kuliah teori udah semakin dikit banyaknya praktik, jadi kuliahnya bisa seharian.

Paling pentingnya, sebagai anak boga kita gak boleh jijik-jijik, kalau mau masuk pasar ya masuk aja. Bahan yang kita butuhin untuk masak itu ada di situ. Kayanya selama aku kuliah di Semarang semua pasar tuh aku udah hafal. Kalau ada bahan yang jarang ditemuin, terus dosennya tuh suruh cari di pasar A B C, ya mau gak mau kita harus ke pasar. 

Lihat vlog dari ratusan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?

Kebanyakan ngajar di SMK, karena kalau  udah magang di sekolah kadang kita dipanggil sama sekolah, meskipun belum lulus. Ada juga yang kerja di industri, di restoran hotel, resto kapal, katering. Lebih banyak lagi temen-temen yang sebelum lulus udah buka usaha sendiri. Aku juga liat ada temen-temen yang kerja di penerbit bagian majalah kuliner. Jadi tata boga itu bener-bener luas prospeknya.

Harapan dan rencana ke depannya?

Aku pengen lulus tahun ini pastinya, karena kemarin kehalang Corona. Nah, setahuku pendidikan tata boga itu skripsinya harus ketemu orang jadi kemarin itu sempet bingung. Rencanaku lulus mau kerja dulu, pengen belajar langsung dari industri. Kalau pas kerja masih pengen kerja lagi ya pengen lanjut S2. Misal, kalau mau jadi guru SMK kita harus ngelanjutin PPG dulu biar bisa jadi guru BK yang PNS. Kalau mau jadi dosen harus lanjut S2. Itu semua tergantung kita mau milih yang mana.  

 Kode konten: C223

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *