Peternakan, Universitas Brawijaya

Peternakan Universitas Brawijaya (Nisfi)

Peternakan Universitas Brawijaya (Nisfi)

Hai sobat Intip Kuliah. Perkenalkan nama saya Lailatun Nisfimawardah bisa dipanggil Nisfi. Saya saat ini sedang menempuh perkuliahan di Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Malang angkatan 2018. Asal saya dari Pasuruan Jawa Timur. Terlahir sebagai seorang anak terakhir perempuan bagi saya berada pada jurusan ini memberikan keseruan tersendiri bagi saya. Tentunya pasti disini teman-teman ingin mengetahui bagaimana sih dunia peternakan itu. Simak yuk, berikut ini akan saya jelaskan info seputar dunia peternakan.

Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Apa benar Peternakan Cuma ngurusin hewan ternak aja?

Jurusan Peternakan sendiri berada dibawah naungan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Disini jurusan peternakan terbagi menjadi 4 konsentrasi yaitu Nutrisi dan Makanan Ternak, Produksi Ternak, Teknologi Hasil Ternak dan Sosial Ekonomi Peternakan. Penggolongan pada 4 konsentrasi ini dapat ditempuh ketika akan melaksanakan PKL (Praktik Kerja Lapangan) di Semester 6 nanti. Adapun opini masyarakat terkadang hanya mengira masuk peternakan hanya sekedar mengurus hewan ternak saja guys, contohnya seperti sapi, kambing, dan domba. Padahal hingga detik ini saya kuliah di jurusan ini banyak hal yang dipelajari seperti mengolah hasil ternak seperti pembuatan yoghurt, kemudian manajemen kandang pada hewan ternak bahkan mempelajari bagaimana cara membuat pakan ternak termasuk menyusun ransumnya. Bukan hanya itu aja guys, kita juga mempelajari cara manajemen Sumber Daya Manusia dengan baik. Semuanya lengkap terkemas pada masing-masing konsentrasi tersebut yang nantinya akan kita pilih minat yang sesuai untuk kita.

Slide5

Banyaknya mitos yang mengatakan di masyarakat bahwa tanpa kuliah di jurusan peternakan sebenernya kita bisa buat ternak, nah hal itu merupakan pemikiran yang kurang tepat. Dunia peternakan itu luas, tidak hanya hewan ternak saja. Tetapi manajemen pengelolaan ternak, pakan, hasil ternak dan ekonomi peternakan itu sangat penting untuk dipelajari. Hal tersebut sangat berguna untuk memajukan peternakan di Indonesia yang tentunya masih sangat tertinggal jauh dengan negara lain. Tentunya hal ini juga dilakukan untuk meningkatkan banyaknya peternak di Indonesia, hal ini untuk mencukupi swasembada pangan dalam negeri agar negara ini tidak bergantung pada impor.

Hal menarik apa sih yang ada di Peternakan Universitas Brawijaya?

Baik dilihat dari perkuliahan dan praktikumnya, tentunya hal tersebut memiliki dua sisi yang sangat menarik untuk dibahas. Perkuliahan yang sangat menarik yaitu dibidang Tingkah Laku Ternak (TLT). Materi pembelajaran yang dipelajari disini yaitu mampu memahami tingkah laku pada setiap ternak. Bisa dibayangin kan, hambatannya adalah ternak tidak bisa mengatakan apa yang dirasakannya sedangkan kita sebagai mahasiswa dituntut untuk paham setiap pola tingkah laku nya. Hal tersebut perlu dipelajari agar kita mampu memahami saat ternak merasakan kesakitan, stress, dan terganggu oleh serangan predator. Nah lebih menantang lagi saat praktikum. Saya harus bisa untuk mendekati ternak, seperti handling (mengendalikan ternak), menenangkan ternak saat stress, dan mengetahui setiap tigkah laku pada tiap-tiap komoditi ternak dan kita amati dan mencatatnya sebagai laporan. Menariknya lagi, penulisan laporan ini antara data yang diambil pagi, siang dan sore pasti berbeda dan tentunya kita harus mampu untuk mengelola data tersebut menjadi sebuah laporan.

Masih cukup sampai disini??? Tunggu dulu. Tentunya siapa sih yang ketika pembelajaran tidak ingin untuk melewatkan jalan-jalan. Nah, di jurusan peternakan ada mata kuliah Penyuluhan. Di mata kuliah ini ada tugas untuk survei lapangan terjun kepada masyarakat di daerah pedesaan atau bisa disebut fieldtrip. Hal yang dilakukan adalah kita harus menemukan permasalahan pada desa tersebut dan mampu memecahkannya dengan adanya menemukan solusinya. Seperti yang telah saya lakukan beberapa waktu lalu, saya terjun kepada ibu-ibu PKK di Desa Ngijo Karangploso Malang. Dimana di desa tersebut ibu-ibu PKK masih belum produktif, sehingga dari tim saya menemukan solusi dengan membentuk sebuah tim kemudian kita ajarkan seputar digital marketing untuk memasarkan hasil produk yang telah ibu-ibu buat. Dengan adanya hal seperti itu, sangat membantu masyarakat desa terebut dan melatih kita untuk bisa terjun ke masyarakat. Gimana guys?? seru kan bukan hanya tentang hewan ternak aja.

Ada berapa konsentrasi di Peternakan Universitas Brawijaya?

Sebelumnya kita ketahui di Peternakan Brawijaya terdapat empat konsentrasi yaitu Nutrisi dan Makanan Ternak, Produksi Ternak, Teknologi Hasil Ternak dan Sosial Ekonomi Peternakan. Yang membedakan pada masing-masing konsentrasi ini yaitu Nutrisi dan Makanan Ternak diajarkan untuk mengetahui kandungan dari bahan pakan untuk dijadikan pakan, kemudian cara pengolahannya menjadi pakan dan termasuk ransum atau takaran masing-masing bahan pakan. Pada Produksi Ternak ditujukan untuk memahami manajemen produksi yang dihasilkan pada ternak, seperti bibit dan bobot unggul. Teknologi Hasil Ternak lebih difokuskan pada pengolahan hasil ternak seperti daging, susu, madu, dan telur yang dapat dijadikan berbagai produk seperti kosmetik, yoghurt, obat hewan, abon dan masih banyak lagi. Sosial Ekonomi Peternakan yang diajarkan disini ialah manajemen usaha yang akan dirintis oleh peternak, kemudian pendekatan dengan masyarakat, dan mengelola Sumber Daya Manusia dengan baik. Wah seru bukan? masing-masing konsentrasi memiliki keseruannya masing-masing.

Tips Menghadapi Tantangan Di Peternakan Universitas Brawijaya?

Hai buat kalian yang saat ini sedang menempuh jurusan peternakan terkhususnya mahasiswa baru. Tetap kuatkan tekad untuk terus menjelajahi semua bidang yang ada di dunia peternakan untuk memajukan peternakan Indonesia. jika tidak ada penerus, siapa lagi kalalu bukan kita? Jadi jangan cemas dengan setiap opini orang jika pada jurusan ini hanya mempelajari tentang hewan ternak aja. Jangan gentar walaupun praktikum banyak, tapi justru disitulah kita menemukan permasalhan yang membuat kita untuk bertambah wawasan dan pengetahuan. Tetap semangat dan maju terus pantang mundur.

Apa aja sih Prospek kerja di Peternakan?

Dunia peternakan menawarkan peluang usaha yang sangat besar di pasaran. Setelah menjadi sarjana peternakan, kita bisa bekerja di Industri Produksi Peternakan, Industri Pakan Ternak, Industri Obat Hewan, Industri Pengolahan Pangan Asal Ternak, dan Industri Pengelolaan Limbah. Peluang kerja di instansi pemerintahan pun juga sangat luas, seperti di Kementrian Pertanian, Kementrian Koperasi, Kementrian Perindustrian, dan Kementrian Lingkungan Hidup. Lembaga pendidikan dan lembaga riset pun juga membutuhkan mahasiswa lulusan jurusan ini. So, jangan khawatir ya.

Harapan dan Rencana setelah lulus?

Jadi, seputar jurusan peternakan udah saya jelaskan diatas ya. Setelah ini saya memiliki keinganan atau rencana untuk terus memberikan wawasan peternakan melalui Intip Kuliah ini. Hal tersebut saya lakukan untuk menarik minat pada dunia peternakan dan memberikan jawaban terkait beredarnya opini masyarakat yang beredar terkait peternakan yang dirasa kurang tepat. Setalah saya lulus nanti keinginan saya tetap berkiprah pada dunia pendidikan dengan melanjutkan studi Magister di Bidang Ekonomi Peternakan. Prospek ini saya pilih karena sesuai dengan cita-cita saya untuk menjadi Dosen. Mengingat kebanyakan untuk perusahaan peternakan banyak membutuhkan laki-laki jadi saya memilih untuk melanjutkan di Bidang pendidikan.

Kode konten: X344

Komen dibawah! 1

  1. Anna

    Ada atau tidak kemungkinan untuk perempuan bisa bekerja di industri peternakan dengan pertimbangan kemajuan teknologi dan modernisasi?

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *