PGSD, Universitas Muhammadiyah

PGSD Universitas Muhammadiyah Surakarta (Eka)

PGSD Universitas Muhammadiyah Surakarta (Eka)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Halo intipers, dimanapun berada. Semoga di masa pandemi seperti sekarang intipers dalam keadaan sehat serta tetap produktif ya. Perkenalkan nama saya Eka Rahmawati, mahasiswi program studi PGSD Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2017. Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan pengalaman selama menempuh pendidikan di Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Yuk, simak cerita pengalaman saya.

Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat aku balas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Apa itu program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar?

Pasti teman-teman intipers yang belum mengetahui lebih jauh mengenai program studi saya ini akan berpikir, “Ah, paling hanya akan belajar materi pelajaran siswa di Sekolah Dasar. Gampang itu. Eeeeiiiitttsss, jangan salah ya. Program studi dimana saya menempuh pendidikan sekarang merupakan bagian dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Di sini, saya belajar banyak hal untuk menjadi seorang calon pendidik yang kelak mampu mendidik, membimbing, membina, serta mengayomi siswa di Sekolah Dasar. Hal ini dikarenakan pada proses perkuliahan yang dilalui mampu melatih softskills dan hardskills saya, misalnya yaitu saya dapat aktif mengikuti berbagai kompetisi, kegiatan penilitian bersama dosen yang didanai, belajar menulis karya tulis ilmiah yang baik dan benar, menjadi pembicara di seminar nasional dan internasional, serta tentunya melatih kesabaran saya ketika berhadapan dengan siswa secara langsung.

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini

Apa saja mata kuliah dan tugas khas di PGSD Universitas Muhammadiyah Surakarta?

Bagi teman-teman intipers yang penasaran, “Kalau bukan sekedar belajar materi pelajaran siswa di Sekolah Dasar. Lalu, belajar apa dong ketika masuk ke program studi ini?”. Jawabannya adalah sangat beragam. Mulai dari teori di dalam kelas hingga praktek mengajar langsung di sekolah. Berdasarkan pengalaman saya selama 6 semester ini, beberapa mata kuliah yang pernah saya pelajari antara lain Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar, Layanan Bimbingan Belajar, Statistika Induktif, Seni Kriya, Pengembangan Sekolah, Microteaching, Media TIK, Pramuka, dan Hizbul Wathan. Ketika mata kuliah Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar, saya belajar bagaimana menyusun perangkat pembelajaran yang baik dan sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Sedangkan, ketika mata kuliah Media TIK saya belajar mengoptimalkan penggunaan kemajuan TIK yang ada untuk merancang media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Kemudian, rancangan perangkat pembelajaran dan media yang pernah saya buat akan diimplementasikan ketika saya melakukan simulasi mengajar di mata kuliah Microteaching.

Jadi, memang terdapat hubungan antara mata kuliah yang saya pelajari. “Lalu, tugas khas seperti apa yang diberikan oleh dosen?” Jawaban yang akan saya berikan ialah tugas menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), hal ini dikarenakan RPP menjadi jiwa bagi seorang calon pendidik dan pendidik untuk mampu melangsungkan pembelajaran yang efektif, efisien, bermakna, serta menyenangkan.

Konsentrasi apa yang ada di PGSD Universitas Muhammadiyah Surakarta?

Teman-teman intipers, berdasarkan pengalaman saya selama menempuh pendidikan di sini. Seperti yang sudah saya ceritakan di atas, banyak sekali hal yang saya pelajari baik teori di dalam kelas maupun ketika praktik mengajar di sekolah. “Lalu, di program studi ini ada konsentrasi apa saja?”. Di program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Surakarta memang belum ada pilihan konsentrasi ilmu yang dapat dipilih oleh mahasiswa sesuai minat dan bakat. Dikarenakan adanya perbedaan susunan kurikulum di setiap universitas. Namun meskipun demikian, mahasiswa difasilitasi dengan banyak kegiatan esktrakulikuler dan kesempatan mengikuti lomba sesuai dengan minat bakatnya.

Tips bagi mahasiswa baru PGSD Universitas Muhammadiyah Surakarta

Bagi Teman-teman intipers yang ingin lanjut atau sudah menjadi mahasiswa di program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, saya akan memberikan beberapa tips berdasarkan pengalaman saya yang semoga dapat bermanfaat. Pertama, jangan malu untuk terus belajar dan bertanyalah kepada dosen atau senior ketika mengalami kesulitan. Kedua, jangan takut untuk mencoba hal-hal baru dan keluar dari zona nyaman. Ketiga, apabila senang berkompetisi maka teruslah berdoa dan berusaha sebaik mungkin, karena pendidik yang senang berkompetisi tentu akan memotivasi siswa untuk turut berkompetisi juga. Keempat, gunakan kesempatan yang ada dengan sebaik mungkin, karena terkadang kita tidak akan mendapatkan kesempatan kedua.

Bagaimana prospek kerja alumni PGSD Universitas Muhammadiyah Surakarta?

Bagi teman-teman intipers yang bertanya, “Setelah lulus pasti hanya menjadi guru di Sekolah Dasar ya?”. Iya asumsi itu memang ada benarnya, karena latar belakang pendidikan saya memang bertujuan untuk mampu menyiapkan pendidik di Sekolah Dasar yang berkualitas. Namun, di sisi lain apabila ingin menjadi seorang dosen tentu juga bisa. Asalkan teman-teman mempunyai tekad untuk ingin belajar lagi di jenjang selanjutnya. Berdasarkan pengalaman saya sebenarnya banyak sekali hal yang dapat saya kerjakan bahkan ketika saya belum menyelesaikan pendidikan S1. Seperti melakukan penelitian bersama dosen yang didanai, melakukan pengabdian kepada masyarakat yang juga didanai, mengikuti berbagai kompetisi yang dibiayai pihak kampus, serta menjadi tutor privat yang saya lakukan secara door to door. Jadi, menurut saya bahkan sebelum lulus pun banyak sekali kegiatan yang menambah wawasan dan pengalaman. Oleh karena itu, saya tidak perlu merasa khawatir mengenai pekerjaan seperti apa yang akan saya peroleh di masa depan.

Lihat vlog dari ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Apa rencana dan harapan saya setelah lulus?

Dulu ketika masih di awal semester sebagai mahasiswa baru, keinginan saya hanya sebatas ingin segera lulus kemudian mengajar. Namun, seiring berjalannya waktu dan proses panjang yang saya lewati sampai sekarang. Banyak sekali rencana dan harapan yang ingin saya wujudkan. Apabila orang tua merestui, saya ingin memperoleh kesempatan beasiswa untuk dapat melanjutkan pendidikan S2 bahkan S3. Kemudian, saya ingin dapat bekerja sebagai dosen yang selain bekerja mengajar di kelas juga sekaligus dapat melakukan penelitian dan pengabdian di masyarakat. Aamiin allahuma aamiin. Sekian cerita pengalaman saya dan terimakasih telah menyempatkan waktu untuk membaca. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Kode konten: X395

Komen dibawah! 2

  1. Riska

    Lalu apakah pgsd akan punya prospek lain selain guru sekolah dasar. Memang basic awal belajar pgsd adalah agar menjadi seorang guru sd, tetapi apakah ada prospek lain?
    Untuk jurusan pgsd, memang seperti apa kompetisi untuk mahasiswa pgsd dan apa bentuk penelitian dari jurusan pgsd?
    Bagaimana pendapat kakak untuk biaya berkuliah di ums khususnya pgsd?
    Terima kasih.

    • Eka Rahmawati

      Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Halo, selamat malam Kak Riska. Terima kasih atas pertanyaannya😊 Lulusan dari PGSD juga bisa loh kak kalau ingin menjadi seorang dosen (apabila melanjutkan pendidikan di S2). Kompetisi yang bisa diikuti mahasiswa PGSD itu banyak sekali kak, bisa di bidang akademik maupun non-akademik. Kalau akademik bisa ikut lomba karya tulis ilmiah seperti essay. Di PGSD juga ada lomba inovasi media pembelajaran. Kalau saya, lebih sering mengikuti lomba microteaching (simulasi mengajar) hehehehe Konten yang dapat diangkat menjadi penelitian itu banyak ya kak, kalau di PGSD itu salah satunya (seperti yang sedang saya kerjakan untuk skripsi saya) bisa tentang bagaimana mengembangkan media pembelajaran berbasis IT yang sesuai dengan era pendidikan sekarang ini. Kalau biaya berkuliah di PGSD UMS menurut saya sepadan dengan kualitas sarana dan prasarana yang diberikan bagi mahasiswanya. Memang banyak yang berkomentar “Ahh, kuliah di UMS itu mahal”. Sebenarnya mahal itu relatif ya kak, insyaAllah kalau niat kita itu baik dalam menuntut ilmu, pasti diberi kemudahan. Selain itu, sebagai orang Jawa saya mengenal semboyan jer basuki mawa beya🙏😊

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *