Institut Teknologi Bandung, Rekayasa Kehutanan

Rekayasa Kehutanan ITB  (David)

Rekayasa Kehutanan ITB  (David)

Halo sobat intipers! Aku M. David Hambali jurusan Rekayasa Kehutanan ITB angkatan 2017. Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Secara umum, Jurusan Rekayasa Kehutanan ITB  itu seperti apa?

Rekayasa kehutanan itu ada di fakultas SITH yang membedakan jurusan kehutanan dengan rekayasa kehutanan adalah kita menggabungkan ilmu kehutanan yang secara umum dengan ke rekayasaan kaya termodinamika lalu ilmu-ilmu rekayasa yang lainnya kaya matematika rekayasa, statistika, semuanya lebih general lagi yang kita pelajari mulai dari aspek biologinya, ekologi, ekonomi, sosial, dan juga dikaitkan dengan ilmu kerekayasaan. 

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini

Apa yang jadi alasan masuk Jurusan Rekayasa Kehutanan ITB?

Sebenernya dulu itu sempet bingung juga mau kemana, cuman saya tertarik dengan ilmu-ilmu yang memang bukan ilmu dasar kaya matematika atau biologi. Ingin mencoba hal yang baru dan aplikatif, dan disisi lain di rekayasa kehutanan itb itu banyaknya diluar juga tidak di dalam kelas kuliahnya. Itu cukup menantang, pertama karena belajarnya akan diluar. Lalu yang kedua tidak hanya terkait biologinya saja, ada juga terkait eksaktanya dan banyak ilmu-ilmu matematika yang dipake gitu.

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari jurusan ini?

Tugas yang khas di ITB sendiri banyak kaya misalkan kalau di IPB silvikultur itu jadi satu jurusan. Nah kalau di ITB itu jadi satu mata kuliah. Hal-hal yang menariknya itu di ITB itu cukup general jadi buat temen-temen yang masih bingung cocok karena yang dipelajari itu kulit-kulitnya kaya misalkan ingin mendalami terkait labnya, mikrobiologinya, itu dipelajari juga di rekayasa kehutanan. 

Kemudian mempelajari ekosistem alam, alamnya belajar bagaimana, teknologinya, spasial atau drone, pemetaan, atau ingin belajar tentang manajemen bisnisnya atau pengolahan hasil industrinya, itu juga dipelajari, jadi masih general kalau rekayasa kehutanan jadi masih banyak opsi yang temen-temen pelajari.

 kegiatan pengamatan pohon dipterocarpacea

kegiatan pengamatan pohon dipterocarpacea

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Nah kalau kelompok keahlian di rekayasa kehutanan ada tiga, yang pertama ekologi, kedua manajemen sumber daya hayati, yang ketiga teknologi kehutanan. Ekologi biasanya di fokuskan untuk meneliti keanekaragaman, fungsi dan tujuan ekosistem, rehabilitas lahan itu masuknya ke ekologi. 

Kalau temen-temen mau mempelajari produktivitas hutan dan non hutan itu masuknya ke teknologi kehutanan. Kalau misalkan ingin menggabungkan antara beberapa ilmu kaya ekonomi, sosial lalu biologi, ekologi, menjadi satu wadah dan membuat hutan yang keberlanjutan. Itu biasanya temen-temen yang masuk ke manajemen sumber daya hayati. 

Kemudian yang ketiga ada teknik produksi, mempelajari bagaimana caranya memproduksi kan minyak dan kita angkat minyak tersebut dari reservoar tadi ke permukaan untuk dipisahin di separator. Kemudian yang terakhir yaitu bisa dibilang renewable energy. Ini juga lagi di gencar-gencarin juga sama Indonesia karena memang potensinya itu nomor satu di dunia.

Ada berapa jalur masuk di jurusan kamu?

Kalau di ITB itu temen-temen masuk ke fakultasnya dulu, atau sekolahnya dulu dengan cara SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri. Nanti kalau temen-temen masuk SNMPTN, SBMPTN, atau Mandiri nantinya. Untuk ke jurusan selanjutnya temen-temen milih lagi kaya berjuang lagi selama satu tahun di tahun pertamanya untuk memperoleh nilai yang bagus dan berjuang lagi sama temen-temen yang lain. 

Ada tips buat mahasiswa baru Rekayasa Kehutanan ITB?

Tipsnya adalah nikmatin semua proses di jurusan, nikmatin semua pengalaman menarik. D i rekayasa kehutanan ini kan banyak praktikumnya dan banyak banget pembelajaran-pembelajaran baru baik di lapangannya, ataupun dari temen-temennya. Jadi temen-temen tuh ketika kuliah lapangan akan mengetahui satu sama lain.

Terus hal yang menarik lagi dan yang harus dipersiapkan karena kita tugasnya banyak, mulai cicil kalau ada laporan. Kemudan banyak-banyak eksplor sih, karena temen-temen ini kan calon perancang hutan dan harus berhasil, diperlukan beberapa ilmu yang dipelajari kaya sosial, ekonomi dll. Mulai pelajari lagi dan penasaran lagi diluar perkuliahan, itu nanti akan menjadi poin-poin yang menarik buat diri kalian.

Lihat vlog dari ratusan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?

Berhubung rekayasa kehutanan yang kita pelajari itu banyak, dan sangat-sangat general belum bener-bener spesifik. Jadi prospek kerja nya juga sangat luas, bisa di kementrian kehutanan. Sudah ada beberapa alumni juga yang bekerja di kementrian kehutanan lebih tepatnya di bagian perencanaan. 

Kemudian ada yang bekerja menjadi konsultan, karena pada saat kita mau bikin proyek, kita harus tau dulu amdalnya, nah temen-temen bisa masuk kesitu. Kemudian ada juga yang menjadi wirausahawan, melanjutkan kuliah, lalu banyak sih prospek kerja yang bisa dilakukan, banyak juga yang menjadi peneliti, asisten sistem informasi geografi. 

Apa harapan dan rencana setelah lulus?

Rencana saya insyaa Allah juli ini wisuda, sebenernya saya juga lagi program fast track di ITB yaitu program melanjutkan S2 selama satu tahun, jadi udah di cicil selama S1 sebanyak 6 SKS gitu, jadi nanti kita lulusnya itu Juli tahun ini, kemungkinan tahun depannya lulus S2.

Kode konten: C360

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *