Kebidanan

Sarjana Terapan & Profesi Bidan Poltekkes Semarang (Ima)

Sarjana Terapan & Profesi Bidan Poltekkes Semarang (Ima)

Hai para Intipers.. Teruntuk kalian adik-adik SMA atau teman sejawat bidan, di kesempatan kali ini saya akan berbagi sedikit cerita tentang kuliah kebidanan jenjang lanjutan. Tapi sebelumnya, kenalan dulu ya.. Kalian bisa panggil saya Ima, saya merupakan mahasiswa program alihjenjang sarjana terapan dan profesi bidan di Poltekkes Semarang.

Apa itu program alihjenjang? Program alih jenjang bisa disebut juga program transfer, yang artinya mahasiswanya telah lulus kuliah pada jenjang sebelumnya. Apa itu sarjana terapan dan profesi bidan? Ini merupakan perkembangan dari jenjang sebelumnya yang pernah ada yaitu D4 pendidik dan klinik. Kini, sebutan itu sudah berubah menjadi sarjana terapan, karena kurikulum terbarunya sudah tidak memisahkan pendidi maupun klinik. Sehingga, sarjana terapan ini sudah mencakup dari kedua aspek pendidik dan klinik dalam kebidanan. Hal ini pula yang membuat sarjana terapan sudah setara dengan sarjana akademik di universitas lain. Lalu, program profesi bidan merupakan program baru yang berjalan di dunia kebidanan. Profesi ini sudah ada pada jurusan kesehatan lainnya seperti dokter, apoteker dan perawat, tapi kebidanan baru memulainya beberapa tahun terakhir. Program profesi merupakan gelar tambahan yang bisa dilanjutkan setelah menyelesaikan sarjana terapan/akademik. Di poltekkes semarang, program profesi bidan ini sudah sepaket dengan sarjana terapan. Program profesi ini mulai digalakkan mengingat UU Kebidanan dan Peraturan Kepmenkes sudah disahkan sehingga mulai tahun 2026-an bidan tidak diizinkan membuka praktik jika tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang profesi bidan ini.

Berhubung saya merupakan mahasiswa program alih jenjang, maka saya akan langsung mulai cerita tentang perkuliahan sarjana di Poltekkes Semarang. Tulisan saya tentang jurusan D3 Kebidanan juga sudah pernah dimuat di intipjurusan.com dengan kode ‘x184’, silahkan dibaca  KLIK DISINI YA..

Slide5

Kuliah Sarjana

Perkuliahan program alih jenjang di Poltekkes Semarang memiliki dua prodi dengan dua tempat berbeda. Yaitu di kampus pusat semarang dan kampus cabang Magelang. Prodi Sarjana Terapan dan Profesi bidan di Poltekkes Semarang memiliki dua kelas, yaitu reguler dan non reguler (alihjenjang). Perkuliahan alih jenjang sarjana terapan ditempuh dengan dua semester dan 36 sks. Mata kuliah yang dipelajari merupakan mata kuliah yang sudah pernah dipelajari di jenjang D3. Namun kali ini akan dibahas lebih mendalam. Dan untuk program alihjenjang, kami melalui proses assessment mata kuliah D3 terlebih dahulu. Assessment ini bertujuan untuk menyesuaikan jumlah SKS pada transkrip D3 sebelumnya dengan jumlah SKS yang ditentukan oleh Poltekkes Semarang. Assessment ini tidak dilakukan bagi lulusan D3 Poltekkes Semarang itu sendiri karena pasti jumlah SKS nya akan tetap sama. Assessment ini perlu dilakukan karena program alihjenjang ini berisi dari alumni D3 berbagai kampus di Indonesia.

Pada semester awal diawali dengan 18 sks dengan 8 mata kuliah yaitu : Sosio antropologi, farmakologi, obstetri, IKA, Dokumentasi kebidanan, berfikir kritis, metodologi penelitian dan pengembangan proposal. Pada beberapa mata kuliah, kami berkesempatan diajari langsung oleh para expert, diantaranya dokter spesialis obgyn, dokter spesialis anak, dan sebagainya. Beberapa dokter ini pun dihadirkan langsung dari rumah sakit ternama di Semarang seperti, RSUP Dr. Kariadi dan RSUD Tugurejo. Kesempatan diskusi, sharing pengalaman menjadi hal yang menarik dan sangat menakjubkan.

Image 1. Kuliah Obstetri bersama dr. M. Taufiqy, SPOG (K)

Selain itu, terdapat dua mata kuliah yang fokus pada pembuatan penelitian/skripsi. Pada semester satu ini, pembuatan proposal, pencarian judul skripsi dan penelitian sudah mulai dilakukan sambil kuliah berjalan. Karena perkuliahan yang hanya setahun membuat kami harus pandai berbagi waktu antara skripsi dan perkuliahan yang masih berlangsung. Berhubung kami merupakan program alih jenjang, kami tidak memiliki jadwal praktik di laboratorium seperti adik-adik reguler (dari SMA). Fokus kami hanya pada pembuatan penelitian/skripsi tersebut, disamping harus mengembangkan ilmu baru yang didapatkan selama perkuliahan sarjana. Masih di semester satu, kami memiliki kesempatan praktik klinik di puskesmas daerah Demak. Praktik klinik ini ditujukan sebagai implementasi di lahan praktik untuk mata kuliah berfikir kritis dan dokumentasi kebidanan. Selama praktik semester 1 kami diberikan target satu asuhan kebidanan untuk kemudian diulas secara detil permasalahan yang dihadapi. Praktik di puskesmas ini berlangsung selama dua minggu.

Pada semester kedua, terdapat  8 mata kuliah yaitu: bahasa inggris, sistem informasi kesehatan, metodik khusus, ginekologi, epidemiologi, organisasi manajemen kebidanan, kewirausahaan dan skripsi. Menginjak semester berikutnya ini kami masih memiliki tugas menyelesaikan proposal skripsi sampai selesai penelitian dan sidang akhir. Untuk mata kuliah yang di pelajari di kelas, kami mendapat beberapa mata kuliah baru yang mungkin belum pernah didapati di jenjang D3 sebelumnya. Seperti mata kuliah metodik khusus, dalam mata kuliah ini kami mempelajari mengenai berbagai macam metode perceptorship dan mentorship, artinya kami belajar bagaimana menjadi pembimbing bagi mahasiswa, belajar bagaimana menjadi ‘guru’. Dalam mata kuliah kewirausahaan, kami berkesempatan belajar langsung dari pada dosen-dosen poltekkes semarang yang sudah berkecimpung di dunia usaha. Selain itu, kami memiliki kesempatan berkunjung langsung ke sebuah Produksi untuk mempelajari proses pembuatan suatu barang hingga bagaimana manajemen dan maintenance perusahaan tersebut.

Image 2. Kunjungan ke Rumah Herborist, Ngaliyan, Semarang

Pada semester dua ini, kami pun memiliki jadwal turun praktik ke puskesmas namun dengan tugas kami adalah menjadi seorang mentor/pembimbing bagi mahasiswa semester empat. Praktik kali ini, target kami membimbing para adik selama proses mencapai target dan melakukan asuhan kebidanan. Praktik dinas kali ini kami mendapat puskesmas wilayah Kabupaten Grobogan. Puncak mata kuliah skripsi berhenti di semester dua. Seluruh mahasiswa diminta sudah menyelesaikan penelitian sebelum puasa berakhir. Proses pembuatan skripsi, proses bimbingan dengan para dosen menjadi pengalaman, ilmu serta melatih ketekunan dan kesabaran kami semua. Tahun 2019 ini, di angkatan kami, terdapat beberapa mahasiswa yang penelitiannya diwajibkan publikasi jurnal nasional dan jurnal internasional. Salah satunya saya yang telah publikasi penelitian internasional. Baca disini.

Pada program alihjenjang, kami dinyatakan lulus setelah yudisium sidang akhir skripsi saja. Karena kami semua telah lulus D3 sebelumnya, jadi kami tidak memiliki kewajiban UKOM dan ujian OSCE. Berbeda dengan kelas Reguler, yang berisi mahasiswa dari SMA yang langsung mengambil program sarjana terapan bidan, mereka harus melalui UKOM dan ujian praktik OSCE.

Kuliah Profesi Bidan

Selanjutnya, setelah dinyatakan lulus saat sidang akhir dan yudisium. Kami bisa melanjutkan ke jenjang Profesi Bidan. Awal jenjang profesi bidan ini adalah dengan mengikuti matrikulasi selama sebulan dengan 8 mata kuliah dengan total 18 sks: keprofesian ilmu kebidanan, patofisiologi, anatomi fisiologi, psikologi perkembangan, genetika dan embriologi, gizi reproduksi, manajemen pelayanan dan mikrobiologi dan parasitologi. Dilihat dari mata kuliahnya, hampir semuanya telah kita dapatkan di jenjang D3. Namun kali ini dipelajari sangat jauh lebih mendetil, dan kami berkesempatan praktik langsung di laboratorium Analis kesehatan, Lab UNDIP, dan langsung belajar anatomi fisiologi dengan kadaver (mayat untuk praktik). Matrikulasi ini sebagai penyegaran sekaligus penyetaraan persepsi sebelum turun ke lahan praktik.

Dalam praktik profesi bidan, kami akan melewati 11 stase (kehamilan, persalinan, BBL, nifas, pranikah & prakonsepsi, kegawatdaruratan, kespro, KB, Manajemen dan komunitas) yang ditempuh kurang lebih 36 SKS penuh praktik di lahan puskesmas dan rumah sakit. Praktik ini memiliki target asuhan kebidanan dengan jumlahnya masing-masing, dan disetiap stasenya akan ada satu kali ujian stase. Lahan praktik yang digunakan biasanya adalah RSUP Kariadi, RSUD Kota, RSUD ambarawa dan puskesmas di wilayah kendal, semarang dan grobogan. Jenjang profesi akan ditempuh selama 1,5 tahun pendidikan. Jadi bagi yang sudah lulus D3, maka harus melalui 2,5 tahun pendidikan lagi. Program profesi bidan ini sama halnya dengan co-ass  atau pendidikan pascasarjana sehingga harus melalui tahap S1 kebidanan (akademik/terapan) terlebih dahulu. Jenjang profesi ini memiliki tujuan untuk mematangkan kembali para bidan yang telah atau akan masuk kembali ke lahan praktik, tidak hanya mampu, tapi juga paham tentang segala asuhan yang selama ini dijalani beserta patofisiologisnya. Sampai di tahap profesi ini diharapkan kemampuan praktik bidan semakin mahir, semakin kritis, karenanya ini menjadi syarat menjalankan praktik dan kemajuan bidan di masa mendatang.

Image 3. Pasca seminar kasus Stase Nifas di Puskesmas Ngaliyan, Semarang

Lulusan sarjana terapan dan profesi memiliki jobdesk serta tempat berbeda, jenjang menjadi kepala ruangan, ketua tim pun bisa diraih. Lulusan Profesi ‘kelak bisa jadi’ syarat juga bagi mereka yang ingin menjadi dosen kebidanan. Karena UU No. 4 Tahun 2019 dan KMK No. 320 tahun 2020 sudah di-sah-kan, sehingga bagi yang ingin membuka Praktik Mandiri/PMB diwajibkan melanjutkan ke jenjang Profesi ini. Semakin tinggi pendidikan, maka akan semakin berkualitas bidan tersebut. Lulusan sarjana dan profesi menjadi ujung tombak kemajuan profesi kebidanan. Bagi adik-adik, jangan patah semangat! Bagi teman sejawat, ayo semangat lagi ngilmu . Kita bisa temukan banyak hal kecil lain yang kita belum tau di jenjang profesi ini.. 😉 (Penjelasan lebih detail tentang regulasi UU Kebidanan terbaru serta perbedaan antara Sarjana terapan dan Sarjana Akademik bisa baca lebih lanjut di artikel bit.ly/UUKebidanan )

Kode Konten : KL028

Tentang Penulis:

Alumni D3 Kebidanan Poltekkes Jakarta 3 angkatan 16, telah menyelesaikan pendidikan S1 Terapan & Profesi Bidan di Poltekkes Semarang. Memiliki hobi membaca, menulis dan travelling. Aktif menulis novel dan memenangi lomba cerpen sejak tahun 2013. Pernah bekerja di klinik swasta daerah jakarta timur dan pernah menjadi konsultan kanker indonesia.. Lets say hello.. IG: @imachay_ Twitter: @imachay_ Blog: ruangteras.blogspot.com/

ima.nurcahyanti
Still on proccess study Midwifery Professional Education in Poltekkes Semarang. Bachelor of Midwife & Author. Was graduated on Poltekkes Jakarta III 2016.

Komen dibawah! 71

  1. Nestiyana

    Kak kuliah d4 + profesi bidan bisa kah sambil kerja ? Atau kuliah fullday ?

    • ima.nurcahyanti

      Sejauh ini, kelas di poltekkes manapun hanya ada tugas belajar (PNS) dan meninggalkan pekerjaan, blm ada jenjang kelas profesi yg sambil kerja di poltekkes lho

    • Des

      Bisa, saya lulus d3. Setelah pns ambil d4 di poltekes kampus magelang sambil kerja. Karena jarak kebumen ke magelang tidak bisa untuk tugas belajar. Tp saya setelah selesai d4 blm lanjut ambil profesi.

  2. Tiara Aristha

    Kak kalau sudah lulus d3 terus lanjut hanya d4 tpi ngk sekalian sama profesi apakah setelah selesai tetap ada uji komptensi lagi?

  3. indah

    Kak kalo yang dri d4 bidan lanjut profesi brp lama kuliahnya?

    • ima.nurcahyanti

      Profesi bidan nya aja 1,5 tahun termasuk matrikulasi.🙂 Pertanyaan bisa disampaikan by dm instagram saya @imachay_ disana udh ada kolom Highlight “kuliah bidan” isinya bbrp pertanyaan semua tentang kuliah dan pembahasan UU bidan terbaru ini sdh sy jawab disana, silakan dibaca dlu

  4. Yohana eni

    Kaka mau tanya apa bisa lulus D4 lanjut profesi bd tanpa harus S1.
    Mohon infonya

    • ima.nurcahyanti

      Halo Yohana Eni..
      D4 sama S1 itu sama say..
      D4 itu ya sarjana. Jd tak perlu rendah diri, langsung lanjut profesi yaa..
      . Dikti menyampaikan “Tidak ada yg namanya setara S1”. Namanya D4/S1 tetap lulusan sarjana. Dulu kenapa disebut D4? Karena ada pembagian klasifikasi pendidik/klinik/komunitas dimana kemahiran terapan praktik lbh byk dibandingkan S1 akademik (lulusan universitas)🙂

  5. Deasri Mulyani

    Benarkah D4 kebidanan sekarang sdh ditutup ? Gantinya S1 kebidanan…? Jadi yg dari D3 kebidanan tidak bisa melanjutkan ke D4 kebidanan tpi hrus ke S1 kebidanan krna D4 sdh tidak ada. Mohon infonya.. terimakasih 🙏

    • ima.nurcahyanti

      Judulnya D4 sama S1 sama aja, sarjana semua. Saat ini baik D4-S1 juga gak ada. Adanya profesi.
      Kalo ada yg membedakan justru blm paham. Bisa dibaca komentar2 saya sebelumnya dan simak juga kolom komentar di artikel saya yg D3 banyak pertanyaan serupa dan sudah saya jelaskan secara gamblang di medsos saya juga, oke

  6. Kurnia savitri

    Kak,kalau d4 itu prospek kerja nya kemana..
    Sementara sya sudah lama menganggur.. dan berniat mau lanjut d4…

    • ima.nurcahyanti

      Hai halo semua..🙂 Pertanyaanmu sepertinya mirip dgn pertanyaan yg sebelumnya. Seputar D4 saja.
      Sebelum bertanya, coba dulu baca artikel saya tentang UU kebidanan terbaru yg perlu seluruh bidan pahami bahwa Link : bit.ly/KupasUUKebidanan

      Saya sudah terangkan dalam tulisan diatas bahwa D4/S1 itu tidak bisa berdiri sendiri melainkan wajib lanjut profesi. Mulai thn depan tidak ada lagi lulusan D4/S1 saja. Adanya D3 dan Profesi.
      Untuk menghindari penjelasan berulang2. Mohon untuk membaca keseluruhan artikel yaaa teman dan adik adik bidan🤗

    • Ima Nurcahyanti

      Ralat link terbaru ya : bit.ly/UUKebidanan dan bit.ly/KuliahBidan
      😊 Silahkan dibaca dulu semuanya.

  7. Dewi Sartika Sari

    Selamat malam, Mau nanya kak, kalau untuk kuliah Jarak jauh bisa???

    • ima.nurcahyanti

      Untuk selama pandemi memang diberlakukan daring. Tapi untuk “kuliah jarak jauh” seperti kampus swasta pd umumnya tidak bisa, krn kampus negeri semua perkuliahan wajib tatap muka. Di poltekkes se indonesia tdk ada kuliah jarak jauh. Kelas karyawan pun untuk kelas bidan hanya kelas s kerjasama IBI

  8. Nadia

    Ka aku lulusan SMA,aku mau ambil jurusan profesi bidan , jd kalo ambil jurusan profesi bidan setelah lulus gaperlu kuliah lagi kan?

    • ima.nurcahyanti

      Hai nadia..
      Iya sayang kamu kalo mau buka praktek bisa, kerja di rs/pkm pun bisa kalo udh lulus jenjang Profesi bidan kok🤗 Tapi bukan gak perlu kuliah lg, ya kalo kamu mau lanjut sampe S2 sampe S3 boleh kuliah lagi juga kok😂

  9. Unknown

    Maaf kak,mau nanya..saat ini saya kuliah d3 kebidanan di stikes swasta,dan sekarang sudah mau masuk semester 5. Nah,jika nanti sudah lulus dari d3 ini,selanjutnya lanjut ke jenjang pendidikan yg mana ya kak? Saya pengennya jadi bidan klinik,yg nantinya bisa buka praktek sendiri dirumah.. Mohon diberitahu jenjang pendidikannya kak,mulai dari lulus d3 nanti harus lanjut kemana,sampai syarat untuk mendirikan PMB(Praktik Mandiri Bidan). Terimakasih kak🙏

  10. Lola

    Halo kak, terima kasih untuk artikelnya sangat bermanfaat. Tambah seneng lg pas tahu Kaka ambil alih jenjang D4 keb+profesi smrg 🙂 soalnya aku maba Poltekkes SMG tahun ini kak 🙂

  11. Listy

    Keren banget mbak Ima… Lanjutkan Menulis

  12. Aprilia Wulandari

    Assalamualaikum ka ima, ka kalau mau lanjut d4+profesi di poltekkes semarang, untuk biayanya digabung atau masing2 ka? Terimakasih 🙏

  13. Salsabila

    assalamualaikum kak ima, saya adalah mahasiswa D3 kebidanan tingkat akhir, rencana saya ingin langsung lanjut kuliah lagi s1 profesi kebidanan. dan harapan saya bisa keterima di UNS
    nah, kalau kak ima dulu syarat masuk dari d3 ke s1 profesi kelas karyawan/non reguler itu apa saja? dan harus ikut tes tulis dulu (TPA)? terimakasih
    semoga direspon baik 🤗

  14. Salsabila

    assalamualaikum kak ima, saya adalah mahasiswa D3 kebidanan tingkat akhir, rencana saya ingin langsung lanjut kuliah lagi s1 profesi kebidanan. dan harapan saya bisa keterima di poltekes kemenkes semarang
    nah, kalau kak ima dulu syarat masuk dari d3 ke s1 profesi kelas karyawan/non reguler itu apa saja? dan harus ikut tes tulis dulu (TPA)? terimakasih
    semoga direspon baik 🤗

  15. Asti Fifiyanti

    Assalamu’alaikum wr. Wb kak
    Saya ingin bertanya apakah di Poltekkes semarang ada S1+ profesi? Apakah yang dari D3 bisa melanjutkan kuliah di Poltekkes semarang kak? Mohon dijawab yah kak. Terimakasih 🙏
    W Assalamu’alaikum wr. Wb

  16. Tasya Hanifah Pramesti

    Terimakasih info nya kak,sangat membantu dan menambah inspirasi

  17. Atik

    Kak mau nanya gelar saya kan S.S.T apakah bisa lanjut profesi??? Krna di ijazah saya masih di tulis bidan pendidik walaupun sudah dirubah namanya thn 2018 tapi saya lulusan 2016

  18. Silva serianto

    Halo kak.. Mau tanya kalo lulusan D4 dari luar poltekkes semarang apa bisa lanjut profesi bidan di poltekkes semarang?

  19. Ika

    Kk mo tanya dong untuk lulusan profesi dapat ijazah atau sertifikat?

  20. Yuli

    Assalamualaikum maaf kak mau tanya saya bidan lulusan D3 udah Pengalaman kerja juga sekarang rencananya mau lanjut kuliah lagi karena setau saya sekarang yg lulusan diploma gak bisa buka praktek mandiri nah bagusnya saya ambil S1 apa D4 yah alih jenjang dari D3 kak? Daerah jawa barat yg s1+profesi ada gak kak?

    • ima.nurcahyanti

      Waalaikumsalam yuli..
      S1 dan D4 itu sama. Setara. Sama2 sarjana namanya. Bisa baca dulu diakhir artikel ada Link saya sertakan penjelasan UU kebidanan dan tentang S1/D4 smoga bisa dipahami dulu, disana sdh sangat lengkap penjelasannya, link nya jg bisa dishare😊 Mau S1 profesi atau D4 profesi sama aja. Sama sama lulusannya namanya sarjana, setara intinya. Yg membedakan adalah lulusannya sudah profesi apa belum. Gitu.

      Yg akreditasinya sudah B itu poltekkes semarang, solo, yg akreditasinya A itu di malang. Kebanyakan yg terakreditasi duluan yg negeri kampusnya. Krn swasta blm ada akrednya.

  21. Reka

    Maaf kak mau tanya kalau masuk D4 dan profesi bidan apakah harus test toefl dulu dan batas lulus / skor toefl minimal berapa?
    Terimakasih🙏

  22. Yunita

    Halo kak utk progtam alih jenjang D4 lanjut profesi di poltekkes semarang hanya 2 thn atau 2,5 thn ya kak? Soalnya di web polkesmar 2 thn tapi diatas tdi kaka menjelaskan utk profesi memakan waktu 1,5 th. Terimakasih kak mohon bantu dijawab🙏

    • ima.nurcahyanti

      Halo yunita. 2 tahun atau 2,5 tahun sama saja. SKS nya sama. Kurikulumnya sama. Yg membedakan waktu matrikulasi & jeda liburnya saja. Saya pribadi masih pakai sistem yg 2tahun. 2,5 tahun itu rencana untuk sistem ke angkatan ke depannya. Bisa berubah bisa tidak.

  23. Fathul

    Maaf kak mau tanya mohon dijawab, kalau lulusan S1 profesi bisa kerjanya dimana saja kak

  24. Eliza Prima Dora

    Mau tanya mba. Kalau sudah ambil profesi, bila mau melanjutkan S2 kebidanan apakah tetap membutuhkan pengalaman kerja 2 tahun? Atau setelah profesi bisa langsung lanjut S2 tanpa pengalaman kerja selama 2 thn dulu?

  25. dina

    hai kk Ima, saya suka dg tulisan kk. sangat membantu dan inspiratif. kk Ima, sy PNS dari Maluku skrg sedang mngkuti proses slksi bssw Kemenkes, dan pilihan kampusnya di Poltekkes Semarang, prodi D4+prof bidan dg kelas reguler. yang saya mau tanyakan, kl calon mhssw SPT sya utk jalur pndftrnnya lwt yg mna kk. soalnya sy sudah buka sipensimaru yg th 2020 trnyta banyak jalurnya. kemudian pert yg kedua, apakah lanjutan jenjang alih SPT sya ada kelas reguler kak?

  26. dina

    trmksh kk Ima ats jwbnnya. kl bgt sy minta almt instgrm nya kk Ima atau FB.

  27. Nuryati

    Ka kalo lulusan pendidikan agama bisa lanjut ke kebidanan tidak ya kak ?
    Terus persyaratannya kalo boleh tau apa aja kira² ?

    • ima.nurcahyanti

      Gak bisa pindah jurusan.
      Kuliah jurusan kesehatan harus linear bidangnya. Semua jurusan kesehatan begitu.
      Kecuali ngulang kuliah dari Nol kayak SMA. Itu baru bisa, jd dianggap mahasiswa baru

  28. Aulia

    Assalamualaikum KK kmi mau bertanya saya tamatan d4 kebidanan jika saya kuliah lagi profesi kebidanan apakah ada ukom lagi kk untuk profesi kebidanan atau menggunakan str d4 trimakasih KK mohon d jawab

    • ima.nurcahyanti

      Waalaikumsalam aulia.
      STR D4/S1/Sarjana gak berlaku. Hanya Profesi & D3.
      Tonton dulu video penjelasannya di yutub saya : Imachay Putri.
      Disana ada konten yg bahas profesi penjelasannya lengkap.

  29. irma yuliyati

    Berbagi pengalamannya ya mbak.dulu pas seleksi di Poltekes yg jalur tubel bentuk tes nya seperti apa ya?tes ukom atau ada tes yang lain?

  30. Hasryah

    Assalamualaikum ka… slam kenal, saya Lulusan D3 Poltekes Kupang NTT 2011, udah PNS,, mau tanya klw mw lanjut S1 dan Profesi bisa di poltekkes Semarang…??? Klw bisa, Persyaratannya apa aja ka…?? Mohon infonya ka…?? Makasiiii 🙏🏻🙏🏻🤭

  31. Selly

    Assalamualaikum kak ima, kak mau tanya nih sekarang yg terbaru di poltekkes semarang untuk alih jenjang d4 brpa smster kak ? Masih 2 atau udah 3 seperti yg lainnya kak ? Profesi kalo 1,5 tahun berarti 3 smester ya kak ?
    Oh iyaa kak, bagi kisi2 dong ujian tulis seperti apa yg akan dihadapi sewaktu ikut seleksi alih jenjang + profesi di poltekkes semarang, terima kasih banyak kak🙏😊

  32. Oktayeni

    Apakah alihjenjang yg sekaligus profesi cuman ada di semarang kk,kalau kayak di jogja ada kahh kk

  33. hendra

    Saya ingin bertanya utk bantu cari informasi, apakah ada dan masih membuka PMB alih jenjang dari [asal] ijazah D3 Kebidanan, terima kasih

    • Ima+Nurcahyanti

      Bukan hanya masih ada. Ya memang banyak yg buka alihjenjang dari D3 untuk S1 Profesi. Sangat banyaak…. Semua kampus Poltekkes negeri pasti ada.
      Harus S1 Profesi, gak boleh berhenti di S1/sarjana/D4 aja.

  34. Deniza yanti

    Assllkm kak ima….waktu kuliah profesi bidan , teman 1 angkatan paling senior usia berapa…biar semangat saya 😁

  35. Etty k

    Assalamualaikim kak…kalo dari SMA apa bs lgsg ambil D4 terapan dan Profesi, terus selesai nya bs mendptkan STR dan bisa buka praktek

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *