Sastra Indonesia UI (Sonia)

Halo sobat intipers! Sonia Dewi Kusumastuti. Jurusan Sastra Indonesia UI angkatan 2018. Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Secara umum, Jurusan Sastra Indonesia UI itu seperti apa?

Kalau di sastra Indonesia UI tuh belajar banyak ya, ada puisi, linguistik juga, sastra, belajar menulis juga, menulis kreatif, kamus, bahasa isyarat, banyak banget, kita juga belajar bahasa indonesia yang baik menurut EBI.

Linguistik itu kita belajar pembentukan makna kata, semacam fonologi, morfologi, gugus kata, fonem, pembentukan bunyi, vokal diftong, gitu-gitu. Jadi pada saat kita ngomong, nulis tuh dianalisis pake fragmatik.

Kemudian kita juga belajar bahasa daerah, bahasa isyarat juga, di peminatan linguistik. Kita belajar bahasa daerah melayu, ada melayu ambon, kita belajar bahasa melayu yang hampir punah, dan banyak banget lainnya yang kita pelajarin. Jadi kita meneliti bahasa daerah yang gak terlalu sering kita dengar, kaya bahasa daerah di indonesia timur.

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini

Firologi itu mempelajari naskah kuno, kalau di mata kuliah firologi waktu offline itu kita bener-bener pergi ke perpustakaan nasional terus kita baca mengkaji naskah tulisan arab-melayu, jadi kita mentranslate ke bahasa indonesia. Firologi indonesia itu masih sedikit, dan peluang kerjanya sangat terbuka lebar gitu.

Apa yang jadi alasan masuk Jurusan Sastra Indonesia UI?

Awalnya sih sebenernya aku cuman iseng doang, waktu itu pilihan ketiga dan aku bener-bener ngepasin sama nilai try out aku, pas banget di passing grade. Tapi setelah aku masuk di jurusan ini, aku ngerasa passion aku membaca menulis, dan aku bener-bener pengen jadi content writer, jurnalis, reporter, aku suka sih, jadi emang pas banget sama passion aku juga.

Content writer itu kan sama kaya menulis gitu, kita di sastra indonesia kita belajar menulis dengan baik gitu kan, dan aku ingin meluruskan ya, kalau sastra itu enggak ‘santai’ dan lulusannya pun bisa kerja di banyak hal, kaya di media, di kementrian.

Banyak yang bilang sastra itu gampang, kuliahnya santai, padahal enggak. Aku dulu sempet mikir salah jurusan, tapi semakin semester akhir aku bener-bener seneng juga sih soalnya sesuai passion aku, dan banyak mata kuliah baru yang menurut aku menarik juga di semester sekarang.

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari jurusan ini?

Ada banyak sih, dulu waktu aku masih offline itu ada pengkajian drama indonesia, jadi tuh bener-bener dulu itu kita mementaskan drama yang kita buat, dan itu bukan untuk dinilai dosen aja, itu bener-bener diliat juga sama jurusan lain di FIB, itu menurut aku sulit banget, selama satu semester kita bener-bener berusaha untuk mementaskan drama, itu kan seru banget, gak semua di jurusan ada, bener-bener kita bikin sendiri. Perjuangannya lama banget, tapi bener-bener berkesan banget.

Ada mata kuliah menarik lain, yaitu lexicografi. Di mata kuliah ini kita belajar membuat kamus, seru banget, aku bikin kamusnya khusus yaitu kamus istilah bisnis, banyak lah pokonya. Bener-bener unik banget, kita nyusun dan mengertikannya perkata.

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Peminatannya itu ada tiga: linguistik, firologi, sama sastra. Kalau linguistik itu lebih ke pembentukan makna kata, kalau sastra itu lebih ke cerpen, prosa, novel, pengkajian drama, watak, tokoh, kalau firologi itu tentang mengkaji sejarah, kaya tadi mengartikan bahasa dari sebuah naskah kuno.

Kita wajib memilih, sekarang juga temen aku ada yang ngambilnya dobel, jadi nanti tugas akhirnya milih salah satu, kaau aku linguistik.

Ada berapa jalur masuk di jurusan kamu?

Kalau jaman aku dulu ada SNMPTN, SBMPTN, terus jaman adek kelas aku ada SIMAK UI, kalau mau lebih jelasnya buka aja websitenya penerimaanui.ac.id, atau bisa follow instagram dan twitternya UI, disitu banyak banget informasinya.

Ada tips buat mahasiswa baru Sastra Indonesia UI?

Sebenernya waktu di awal-awal mata kuliahnya masih gampang, menurut aku banyakin baca, banyakin nulis, karena biar kita semakin familiar dan semakin bisa nulis dengan baik dan benar. Pokonya, akan ada mata kuliah yang lebih menarik di semester-semester depan.

PSA Mabim FIB UI

Menurut aku sebelum kita belajar bahasa asing itu, penting banget kita untuk memahami bahasa ibu kita sendiri dengan matang sebelum belajar yang lain, karena di sastra ini bener-bener dikupas secara mendalem banget. Tanda baca, peletakan imbuhan, pokonya anak sastra bakal meneliti secara detail tentang tulis menulis, ha-hal yang orang lain anggap sepele itu, kita pelajarin di sastra indonesia

Lihat vlog dari ratusan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?

Prospek kerja itu banyak banget, content writer, kerja di media, jurnalis, kementrian keuangan, kementrian pendidikan, banyak banget, ada editor, penyunting, penulis, kalau aku tertarik kerja di media sih.

 Apa harapan dan rencana setelah lulus?

Aku sih pengen jadi content writer, dan jadi bloger, pengen banget kerja di media, pengen jadi reporter atau jurnalis.

 

Q&A

  1. Kak sonia sekarang ambil peminatan apa di sastra indonesia?

Linguistik, tentang makna tata bahasa, soalnya peluang kerja linguistik itu banyak banget, jadi ahli tata bahasa

  1. Tips masuk UI

Pastinya dulu sih belajar, sama emang dulu milihnya di UI, jadi emang ada strateginya juga. Soalnya di UI enak, gak ada KKN dan kalau magang uga pilihan

  1. Linguistik susah enggak kak?

Enggak, sangat menarik. Pokonya seru, enggak susah, beneran

  1. Info S2 Sastra Indonesia?

Setau aku lebih ke ambil peminatan linguistik gitu sih, jadi lebih fokus ke peminatan linguistik, mungkin bisa di cek di websitenya

 

 

Kode konten: C617

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *