Bahasa Indonesia

Sastra Indonesia Universitas Pamulang (Triyani)

Sastra Indonesia Universitas Pamulang (Triyani)

Halo sobat intipers! Aku Triyani dari Sastra Indonesia Universitas Pamulang angkatan 2016 . Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Apa yang jadi alasan masuk jurusan Sastra Indonesia Universitas Pamulang?

Pasti pemikiran orang awam tentang alasan pilih jurusan Sastra Indonesia adalah untuk menghindari matematika. Ternyata di akhir semester ada pelajaran statistika. Kalau kita menggali lebih banyak jurusan sastra Indonesia tuh have fun banget sih kaya kita lagi main di imaji-imaji karena kita kan mainnya di karya sastra, dan yang penting sih berbahasa Indonesia.

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini

Awalnya itu ya pasti kalau kita masuk jurusan sastra, bagusan menulis dan membaca, atau hanya membaca dan tidak menulis, atau menulis tapi tidak membaca. Kalau kita udah masuk jurusan sastra itu udah otomatis sih ya, kalau kita menulis, kita harus banyak baca. Kalau kita banyak membaca kita juga harus menuangkannya dalam bentuk tulisan. Jadi perlahan yang tadinya males membaca dan gak punya koleksi buku, alhamdulillah perlahan-lahan koleksi bukunya nambah. Itu karena udah jadi kebutuhan dan akhirnya jadi hobi. 

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari jurusan ini?

Di sastra itu pelajarannya banyak banget. Jadi kaya yang tadinya kita gak tahu sama sekali, misalnya ada pelajaran bahasa Arab, ternyata bahasa kita banyak yang berasal dari bahasa Arab. Itu melalui tahap perubahan bahasa dan kosa kata terus melalui serapan. Mata kuliah yang paling mengena itu drama. Di mata kuliah itu hasil akhirnya kita dikasih challenge untuk membuat drama. Pertamanya kita dikasih teori dulu, selesai itu kita dibentuk kelompok dan kita membuat drama. Kita menyiapkan pentas, panggung terus milih pemain dan perannya. Ternyata buat drama susah juga, kita harus menyiapkan dana juga. Latihannya juga panjang banget. 

Kita juga belajar tentang puisi lalu lanjut ke cerpen lalu ke novel ke drama dan terakhir telaah film. Jadi itu sampai seminggu sekali kita nonton film abis itu diulas dan dikaji. 

schooters

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Kalau di jurusan aku, hanya ada 2 yaitu linguistik dan sastra. Itu diambil ketika mau nulis skripsi. Kalau kita ambil penelitian yang linguistik, itu kalau kita mengkaji semantik, sintaksis, fonologi, morfem. Misalnya kalau penelitian sastra itu kajian feminis, gender, sosiologi sastra itu yang dipakainya novel atau bisa non novel. Aku sendiri ambil yang sastra dan aku mengkaji novel, yang harus dibasa 2-5 kali. Aku ambil feminis, jadi mengkaji bagian dialog mana yang mencerminkan feminis kemudian dianalisis. 

Jalur masuknya ada apa aja?

Kalau di universitas pamulang itu gak ada jalur masuk yang macem-macem. Kalau di universitas pamulang kita bayar Rp 250.000 itu temen-temen bisa jadi mahasiswa. Itu untuk kelas reguler dan kalau untuk kelas karyawan Rp 350.000. Tesnya itu cuma tes urin dan tes tulis aja. Pendaftarannya bisa offline atau online melalui web. 

Lihat vlog dari ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Ada tips buat mahasiswa baru Sastra Indonesia Universitas Pamulang?

Gak ada tips khusus sih, tapi intinya perbanyak baca. Seperti yang kita ketahui kan literasi di Indonesia masih rendah, setidaknya kalau kita banyak membaca itu menjadi insight untuk diri kita sendiri. Sebenernya gak jurusan sastra aja, jurusan lain juga, tapi kita punya tuntutan per minggu harus baca ini itu. Gak hanya sastra kan kita juga belajar filsafatnya, politik dan ada debat. 

Biar rajin baca ya satu niat, dan jadikan diri kita sebagai orang yang belum tahu apa-apa jadi kalau kita gak baca kita gak tahu ilmu ini itu. Semakin kita merasa gak tahu kita akan semakin rajin baca. 

Untuk teman-teman yang masih SMA, kalau mau masuk jurusan sastra, luruskan niat. Kalau emang gak suka baca itu akan lebih banyak hidayah untuk membaca. Macam-macam bacanya gak hanya tentang novel, tapi juga ada kajian sastra anak.  

Kode konten: C585

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *