Bahasa Indonesia

Sastra Indonesia Universitas Udayana (Monita)

Sastra Indonesia Universitas Udayana (Monita)

Halo sobat intipers! Aku Monita Br Sinaga dari Sastra Indonesia Universitas Udayana angkatan 2017. Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Secara umum, jurusan Sastra Indonesia Universitas Udayana seperti apa?

Sastra Indonesia itu di dalamnya kita mempelajari tentang bahasa Indonesia, sejarahnya, kebahasaan, kepenulisan dan kesusastraan. 

Bagi kalian yang ingin mendapatkan info jurusan dan masuk perguruan tinggi follow Instagram @intipkuliah. Akan ada live lebih dari 60 jurusan per bulan. Klik Disini

Apa yang jadi alasan masuk jurusan Sastra Indonesia Universitas Udayana?

Kalau alasan aku karena memang basicnya dari kecil itu imajinasinya udah melanglangbuana. Suka nulis, suka buat cerita. Kalau dulu masih kecil suka baca cerita timun mas, legenda danau toba, terus aku suka nulis. Pas mau masuk kuliah kayanya aku ngerasa bakal cocok di jurusan tentang film dan tv untuk proses kreatif, tapi aku juga berpikir kayanya kalau aku masuk Sastra Indonesia tentang sastranya itu lebih keren lagi.

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari jurusan ini?

Pada umumnya kalau di jurusanku kita belajar teori dulu lalu langsung praktik. Kita buat tugas menulis cerpen atau karya tulis ilmiah. Mata kuliah yang menurut aku khas di bagian sastra itu tentang drama, pengekspresian diri dan penulisan puisi. Sesuai pengalaman mata kuliah drama kita belajar dulu teori tentang drama, setelah itu penugasannya dibentuk kelompok untuk membuat naskah dan dipraktikan. Di sisi lain, ada juga dosen yang memberikan naskah lalu kita mempraktikannya di depan kelas. Kalau yang di lingustiknya itu tentang pragmatis dan semantik. Itu tentang tindak tutur, cara beretika, berbicara. 

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Ada 3 konsentrasi, yaitu sastra, linguistik dan filologi. Nah untuk filologi ini cenderung sedikit di tiap angkatannnya jadi konsentrasi itu kurang disorot. Konsentrasi sastra itu mempelajari kesusastraan, contohnya puisi, cerpen, novel. Kita mengkaji dan menganalisis struktur dan penokohan. Kalau di linguistik itu kita membahas tentang kebahasaan, misalnya bunyi bahasa, penggunaan bahasa, tata bahasa, tindak tutur dan makna bahasa. terakhir, filologi itu sastra lama, kajiannya itu sastra kuno yang kemudian kita belajar menentukan umurnya, kita transkrip lagi dan cari tahu maknanya. Konsentrasi ini dipilih di semester 5.  

schooters

Jalur masuknya ada apa aja?

Jalur masuk ada SNMPTN, SBMTPN dan jalur mandiri. Itu untuk informasi lebih lanjut bisa dilihat di instagram @ksatriamudaudayana. 

Lihat vlog dari ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia di Youtube Intip Kuliah. Klik Disini

Ada tips buat mahasiswa baru Sastra Indonesia Universitas Udayana?

Temen-temen kenalin dulu dirinya sendiri seperti apa, kalau memang cocok di jurusan sastra Indonesia silakan dilanjut. Kalau enggak cepet-cepet cari alternatif lain jadi untuk tahun depan bisa ujian untuk masuk ke jurusan yang diinginkan. Jangan lama-lama buang waktu karena sayang juga kalau kita gak niat di dalem jurusan ini. 

Temen-temen yang udah bertahan di jurusan ini, ayo berjuang karena semua jurusan itu sama kok ada plus minusnya. Tergantung cara kita menyikapinya seperti apa. 

Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?

Kalau prospek kerjanya yang aku tahu sejauh ini, ada alumni yang kerja di media, di balai bahasa, ada yang coba PNS dan jadi guru juga ada. Dosen yang lanjut S2 dan S3 mereka menjadi ahli bahasa, mereka bekerja sama dengan psikolog untuk menangani sebuah kasus di pengadilan. Ahli bahasa ini untuk menganalisis konsistensi tindak tutur korban atau pelaku. Ada juga beberapa yang menjadi sastrawan, menjadi kritikus sastra, pembuat musikalisasi puisi. Tergantung orangnya sih mau terjun langsung menjadi sastrawan atau melamar pekerjaan di perusahaan. Misalnya kerja menjadi editor di Kompas. 

Rencana dan harapan setelah lulus?

Kalau aku rencananya mau jadi penulis, penyair tapi itu bukan fokus utama. Setelah lulus ini mau lanjut S2 dan ingin menjadi dosen. 

Kode konten: C598

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *