Halo intipers. Perkenalkan saya Frezza Oktaviana Hariyadi. Alumni jurusan Teknik Elektro ITS lulus tahun 2015. Disini saya ingin membagikan pengalaman kuliah yang telah saya lalui di jurusan Teknik Elektro. Yuk, simak pengalaman saya. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Apa saja yang dipelajari di Teknik Elektro?

Sebelum terlalu jauh, ya saya kuliah sebenarnya tidak hanya di ITS, namun sebelumnya di UGM juga menempuh studi D3, jika di total, saya menempuh pendidikan selama 5 tahun untuk kuliah ini. Sebenarnya kuliah di teknik elektro sama saja dimanapun, namun yang membedakan antara universitas dan institut, jika universitas kulit luar dan tidak begitu mendalam, namun di institut lebih spesifik juga ke penerapan. Teknik Elektro rumpun teknik yang mempelajari tentang sistem elektronik, sistem tegangan tinggi, komputer, dan biomedis. Ketika awalnya memang  elektro dibagi menjadi 2 yaitu arus kuat dan arus lemah, untuk lebih membedakan fokus ke bidang studi yang akan diambil di semester 4 atau semester 6 nanti.

Secara mudah kita akan mempelajari sistem misal bagaimana listrik sampai ke tempat kita dan digunakan untuk kehidupan sehari-hari, bagaimana alat elektronik, komputer bekerja dan masih banyak lagi. Banyak anggapan nya untuk lulusan ini harus bisa servis tv. Namun dibalik itu semua, cakupan dari elektro ini sangat luas sekali.

promo-web

Beda Teknik Elektro, dan Pendidikan Teknik Elektro

Mungkin di beberapa universitas agak beda memberi nama tiap jurusan ini, namun secara garis besar, jika teknik elektro sendiri lebih ke lulusannya akan terserap di dunia industri, namun jika jurusan pendidikannya itu lebih fokus menjadi pengajar di beberapa institusi pendidikan vokasi atau kejuruan.

Mata Kuliah Teknik Elektro ITS

Secara garis besar di jurusan ini kalian harus menguasai 2 ilmu tertua di dunia yaitu matematika dan fisika. Kemanapun mata kuliah yang akan diambil, itu merupakan turunan dari 2 ilmu ini. Untuk mata kuliah khususnya banyak meliputi rangkaian listrik, teknik digital, teknik pengaturan, teknik telekomunikasi dan masih banyak lagi. Untuk favorit saya yaitu di mata kuliah teknik pengaturan, karena disitu kita diajarkan bagaimana cara menghitung dari awal, implementasi di software dan bahkan langsung di hardware itu sendiri, seperti contoh pembuatan robot, apalagi di era industri 4.0 sangat membutuhkan bidang seperti ini.

Praktikumnya tidak kalah seru, dimana kita diajarkan  bagaimana cara desain sistem dari awal sekali hingga dapat dibuat prototype yang bisa diimplementasi. Apalagi di ITS memiliki lebih dari 10 laboratorium khusus termasuk lab yang lengkap untuk teknik elektro se-indonesia.

Konsentrasi di Teknik Elektro ITS

Teknik elektro mempunyai beberapa konsentrasi atau bidang studi dimana akan dipecah ketika masuk semester 4 atau 6 tergantung kurikulumnya contohnya sebagai berikut:

  • Teknik Konversi Energi/ Arus kuat: Bidang studi untuk mempelajari sistem tegangan tinggi
  • lalu, Teknik Pengaturan: Bidang studi yang mempelajari siste kontrol pada industri
  • Teknik Telekomunikasi: Bidang studi untuk telekomunikasi (radar, seluler, sonar dsb)
  • Teknik Biomedis: Bidang studi mempelajarai sistem alat kedokteran
  • dan, Teknik Komputer/Informatika: di beberapa kampus ada yang masih jadi satu dalam scope elektro, dimana lebih ke pengembangan software

Tips untuk Maba Elektro

Untuk maba yang baru masuk jurusan ini, jangan takut untuk mempelejari hal baru, teruslah belajar, dan perbanyak untuk training-training, karena teori saja tidak cukup, harus lebih mengasah kembali ilmu yang ada dan kebutuhan industri kedepannya bagaimana. Karena era 4.0 ini kita dituntut harus lebih berkembang lagi.

Organisasi di Kampus

Selain kuliah saja, di ITS harus dibekali kegiatan organisasi misal di BEM, himpunan, atau komunitas lain, fungsinya agar kita selain mempunyai hardskil di bidang kuliah, komunikasi kita pun digali sehingga softskill tersebut akan membantu untuk kedepannya ketika lulus.

Prospek kerja lulusan Teknik Elektro

Prospek kerjanya sudah tidak usah diragukan lagi karena sangat banyak. Bisa di BUMN, Swasta, maupun startup yang akan menyerap tenaga lulusan ini. Contohnya saja PLN, Telkom, Astra, Tokopedia, gojek dan masih banyak lagi industri lainnya.

Rencana setelah ini

Karena saya sudah lulus dan bekerja di perusahaan fintech, masih banyak harapan dan impian saya sendiri. terutama harapannya agar dapat membuat perusahaan sendiri di bidang teknologi sehingga akan menambah daya saing untuk perusahaan luar.

Kode konten: X470

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *