Konversi Energi

Teknik Konversi Energi Polban (Farid)

Teknik Konversi Energi Polban (Farid)

Assalamu’alaikum Sobat Intip. Salam sejahtera untuk kita semua. Perkenalkan saya Muhammad Farid Muttaqin, biasa dipanggil Farid. Disini saya akan berbagi pengalaman saya sebagai mahasiswa jurusan Teknik Konversi Energi Polban dari awal masuk tahun 2016 hingga semester 8 sekarang. Silahkan disimak ya!

Apa yang dipelajari di Teknik Konversi Energi POLBAN?

Teknik Konversi Energi adalah bidang ilmu rekayasa yang mempelajari teknik pengolahan energi, termasuk teknologi konversi energi dari 1 bentuk ke bentuk lainnya. Jurusan saya ini memang merupakan jurusan yang masih jarang ada di Indonesia. Secara garis besar, kita akan diajarkan prinsip-prinsip dalam pemanfaatan energi dan pengaplikasiannya. Untuk di POLBAN sendiri, fokus konversi energinya adalah energi listrik. Jadi kita akan mempelajari teknologi konversi dari sumber-sumber energi lain menjadi energi listrik.

Yang saya perlu luruskan, disini kami tidak mempelajari bidang eksplorasi, tetapi lebih ke teknologi pemanfaatan. Contohnya kami tidak diajarkan bagaimana untuk mendapat minyak atau batubara, tetapi fokus kami adalah bagaimana memanfaatkan energi dari minyak dan batubara tersebut untuk dikonversikan menjadi energi listrik. Hal ini juga berlaku untuk sumber energi lainnya.

[Tonton versi videonya di bawah ini. Klik tombol play]Teknik Konversi Energi Polban

Mata Kuliah dan Dosen Favorit di Teknik Konversi Energi Polban?

Mata kuliah yang dipelajari di jurusan ini bisa dibilang merupakan campuran dari beberapa bidang ilmu. Di awal tingkat 1 dan tingkat 2, biasanya diberikan mata kuliah dasar seperti kelistrikan, mekanika dan elektronika. Lalu di tingkat 3 dan 4 mata kuliah tersebut dihubungkan dengan bidang konversi energi.

Mata kuliah favorit yang pertama adalah Pembangkit Listrik Tenaga (PLT) Baru dan Terbarukan. Disini akan diajarkan untuk menggali potensi energi alternatif selain energi fosil. Kita juga diajarkan teknologi untuk memanfaatkan energi baru terbarukan tersebut menjadi bentuk energi lainnya. Beberapa energi alternatif yang dipelajari seperti energi matahari, energi angin, energi air, dan lain-lain. Diakhir perkuliahan akan ada tugas besar yaitu menghasilkan suatu prototype alat yang bisa melakukan pengisian daya pada handphone dengan sumber energi alternatif. Saat itu saya memanfaatkan tenaga potensial air yang berada pada aliran keran air, dan sekaligus menjadi topik PKM saya.

Mata kuliah favorit yang kedua di jurusan ini adalah Perancangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Disini kita akan belajar cara untuk memanfaatkan aliran air pada sungai/saluran air lainnya menjadi energi listrik. Prosesnya dimulai dengan studi potensi, perancangan mekanik, bangunan sipil, hingga perancangan elektrikal. Diakhir mata kuliah ini akan ada tugas besar untuk menghasilkan rancangan PLTA dengan data asli dari sungai-sungai yang berada di Indonesia. Mata kuliah ini juga yang mengantarkan saya untuk presentasi karya tulis ilmiah di Universitas Sebelas Maret tahun lalu. Alhamdulillah.

Predikat dosen favorit saya sematkan pada Pak Djafar Sodiq. Selain dosen yang mengajar kelas saya, beliau juga adalah pembimbing kerja praktek dan karya tulis ilmiah saya. Menurut saya, beliau adalah seorang yang sangat baik dalam membimbing mahasiswanya, dan tentunya dengan skill yang tak perlu diragukan. Saya harap suatu saat nanti saya bisa menjadi seperti beliau, seorang dosen yang baik sekaligus profesional yang hebat. Aamiin.

Konsentrasi di Teknik Konversi Energi Polban ?

Di jurusan saya ini, terdapat beberapa konsentrasi keahlian yang selanjutnya disebut dengan program studi atau prodi. Pada tingkat 1 dan tingkat 2 perkuliahan biasanya akan mempelajari materi yang hampir sama. Mulai di tingkat 3, akan mempelajari bidang keahlian masing-masing. Terdapat 3 prodi disini yang terdiri dari jenjang D3 dan D4, yaitu:

  • D3-Teknik Konversi Energi (TEN). Disini akan diajarkan untuk menguasai operasi teknis dari konversi energi. Mahasiswanya diwajibkan untuk bisa mengoperasikan alat-alat seperti mesin bubut, motor listrik, turbin air, dan lain sebagainya.
  • D4-Teknologi Pembangkit Tenaga Listrik (TPTL). Seperti namanya, di prodi ini akan diajarkan berbagai macam teknologi untuk membangkitkan energi listrik dengan kapasitas besar. Disini juga diajarkan mengenai sistem pembangkit konvensional (PLTU, PLTGU, PLTD) dan pembangkit energi terbarukan (PLTA, PLTP, PLTS). Mahasiswanya diwajibkan untuk bisa melakukan inovasi teknologi yang berada pada sistem ketenagalistrikan.
  • D4-Teknik Konservasi Energi (TKE). Disini akan diajarkan mengenai konservasi dari suatu proses energi. Prodi ini akan sangat erat kaitannya dengan efisiensi proses. Mahasiswanya akan menguasai audit energi, yaitu dengan menemukan masalah yang terjadi dan melakukan optimalisasi pada suatu proses energi.

Itulah sedikit penjelasan mengenai perbedaan pada ketiga prodi tersebut. Untuk kalian yang senang dengan operasi peralatan energi maka pilih D3-TEN. Jika kalian ingin lebih banyak mempelajari teknologi pada sistem pembangkit listrik, maka pilih D4-TPTL. Sedangkan jika kalian menyenangi proses energi dan optimalisasi, kalian bisa memilih D4-TKE. Saya sendiri mengambil prodi TPTL.

Tips Untuk Survive bagi Mahasiswa Baru

Sebenarnya yang terpenting agar bisa survive adalah membuat diri kita nyaman. Sebelum memutuskan untuk melanjutkan studi kesini, pastikan rekan-rekan memiliki ketertarikan pada bidang eksak yang nantinya akan melandasi sebagian besar mata kuliah disini. Untuk kalian mahasiswa baru, saya sarankan jangan suka menumpuk tugas. Karena semakin sering ditumpuk, semakin mencekik kalian diakhir semester kelak. Lalu ikut juga organisasi, seperti di jurusan ini kalian akan menemukan Himpunan Mahasiswa Teknik Energi (HMTE). Disini kalian akan mendapat pengalaman softskill yang tidak dipelajari di kelas. Tanggung jawab, manajemen waktu, kemampuan bekerja sama adalah skill yang akan kalian dapat disini, selama memiliki niat. Organisasi juga dapat kalian temukan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) maupun komunitas yang ada di POLBAN. Bagi saya, berorganisasi merupakan cara yang ampuh untuk mengatasi kejenuhan di kelas dan meningkatkan mood kembali.

Oh ya, jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga dan menjaga pola makan. Karena disini perkuliahan sangat padat dengan kelas teori dan kelas praktek yang datang silih berganti, kadang pula memakan waktu dari pagi hingga mendekati waktu maghrib. Jika sampai sakit, maka akan banyak tugas dan jadwal praktek yang menunggu nantinya. Jadi, jangan lupa untuk peduli pada kondisi badan sendiri ya.

Prospek Kerja

Untuk prospek kerja dari jurusan saya ini kebanyakan pada perusahaan-perusahaan berbasis energi seperti PT PLN (Persero) dan anak perusahaanya, PT Len Industri, perusahaan minyak&gas, konsultan utilitas energi, pengolahan batubara serta perusahaan energi lainnya baik konvensional maupun terbarukan. Tetapi karena bidang ilmu yang dipelajari cukup kompleks, banyak juga dari alumni yang bekerja di perusahaan non-energi, seperti pembuatan katup, produksi susu, pabrik peralatan instrumentasi maupun menjadi seorang dosen.

Intinya selama disini pastikan menguasai salah satu bidang yang diajarkan, tidak perlu ahli pada seluruh materi. Bidang itulah nantinya yang akan kita unggulkan selepas kita lulus dan mencari kerja nanti.

Harapan dan Rencana Setelah Lulus

Setelah hampir 4 tahun disini, saya lebih tertarik di bidang energi terbarukan dibanding pengolahan energi konvensional. Jadi kemungkinan setelah lulus saya akan menekuni bidang energi terbarukan. Untuk targetnya sendiri dimulai dari perusahaan swasta, dan nantinya ingin berlabuh di perusahaan BUMN. Saya juga ingin mengembangkan organisasi sosial yang saat ini sedang saya kembangkan bersama rekan-rekan saya. Semoga bisa membagi waktu dengan baik.

Harapan saya, tingkat pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia akan semakin tinggi sehingga polusi dan limbah berbahaya dari energi konvensional dapat diminimalkan. Dengan begitu lingkungan akan tetap terjaga kelestariannya demi kehidupan generasi yang akan datang. Semoga sedikitnya tulisan ini bisa membantu rekan-rekan yang masih bingung mengenai jurusan teknik konversi energi. Terimakasih sudah membaca 🙂

Kode Konten: X198

Komen dibawah! 2

  1. Saddam Nulhakim

    Wahh, sepertinya lumayan tertarik saya, ada elektronya, saya dari SMK jurusan elektro pengen lanjut kuliah yang ada elektronya, tapi ga ke teknik elektronya sih:”v, pengennya yang ga terlalu fokus disitu, jurusan ini keknya boleh juga:3

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *