Institut Teknologi Bandung, Metalurgi

Teknik Metalurgi ITB (Darmi)

Teknik Metalurgi ITB (Darmi)

Hallo prodi seeker!!! Tak kenal maka tak sayang, bila sudah sayang maka akan tumbuh kecintaan, eaaa…. Kenalin dulu, nama aku Darmi Maranata Pandia dari Institut Teknologi Bandung, Prodi Teknik Metalurgi Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB, angkatan 2018. Teman-teman boleh panggil aku Darmi, Dar, Mara, atau seberkenannya aja. Oh ya di artikel ini aku bakal sedikiti mereview mengenai jurusanku nih yaitu Teknik Metalurgi. Agak asing??? Pastinya, karena di Indonesia baru ada tujuh kampus yang memiliki jurusan ini, dan bahkan diketujuh kampus ini hanya ada dua kampus yang bener-bener nyediain Teknik Metalurgi secara khusus. Karena di lima kampus lainnya jurusan ini digabung dengan jurusan Teknik Material lhooo.

Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi, bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat akan dibalas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok. Pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Gambaran Jurusan Secara Garis Besar

Jadi Teknik Metalurgi adalah jurusan yang khusus mempelajari mengenai pengolahan mineral dan bijih yang sudah ditambang oleh anak Teknik Pertambangan. Kamu pernah kebayang ga, habis ditambang tuh gimana sih perjalanan selanjutnya dari bijih yang diambil oleh perusahaan pertambangan?? Nah, Teknik Metalurgi ini adalah jawabannya. Jurusan ini belajar bagaimana agar bongkahan batu besar yang sudah ditambang bisa berubah jadi sendok, kerangka pesawat, dan barang lainnya, bahkan perhiasan di leher ibu kita loh.

Terus muncul pertanyaan, jadi Teknik Metalurgi itu hanya belajar logam ya? Kan metal itu logam? Ya ngga lah, kita belajar banyak hal. Mulai dari bagaimana cara membuat bijih dapat diolah soalnya kan bahan tambang itu gede gede tuh saat ditambang. Terus gimana caranya mengambil kandungan yang terdapat dalam bijih itu, cara mengolah kandungan bijih yang sudah diambil biar bisa menjadi barang yang dapat digunakan. Hingga bagaimana mendaur ulang kembali barang yang sudah ga bisa digunakan agar dapat digunakan kembali. Wahh luas banget ya kajiannya.

Praktikum di Teknik Metalurgi ITB

Di Teknik Metalurgi kita melakukan banyak praktikum yang menunjang banget sama kajian keilmuan kita. Disini aku bakal jelasin garis besarnya aja ya. Misalnya lab Pengolahan Bahan Galian, di lab ini kita belajar cara mengubah bongkahan batuan bijih yang besar-besar agar lebih mudah diproses. Singkatnya kaya mama kita parut kelapa supaya ekstrak kelapanya lebih mudah diambil. Terus ada lab Metalurgi Ekstraksi, yaitu lab untuk belajar ngambil kandungan bijih yang udah disiapkan di Lab Pengolahan Bahan Galian. Kalau ilustrasinya, ya ngambil santan dari kelapa yang udah diparut sebelumnya. Lab ini ada dua yaitu lab pirometalurgi yaitu pengambilan kandungan bijih pada suhu tinggi. Juga lab hidroelektrometalurgi yaitu pengambilan kandungan bijih dengan cairan dan arus listrik, kaya belajar elektrolisis di kimia gitu loh, kan ada tuh logam menempel di elektrodanya, nah gitu deh.

Ada lab Metalurgi Fisik, itu lab yang mempelajari karakterisitik logam. Mulai dari kekuatannya, cara membentuknya dan lainnya. Lab ini juga banyak ya jenisnya. Misalnya lab pengecoran, lab karakteristik material, dan lainnya. Di MG ITB kita memiliki banyak mata kuliah khas. Misalnya Metalurgi Fisik, Pengolahan Mineral, Pirometalurgi, Hidrometalurgi, Metalurgi Logam Jarang, Metalurgi Daur Ulang, Pemanfaatan Mineral Industri dan banyak lagi.

Mata kuliah yang dipelajari

Jadi biar ga puyeng sini aku jelasin beberapa mata kuliahnya yak. Pengolahan Mineral itu adalah mata kuliah yang mempelajari gimana ngolah batuan besar hasil penambangan agar siap diolah lebih lanjut. Di mata kuliah ini kamu bakal belajar teknik mengecilkan ukuran batuan penambangan (kominusi), misahin bahan yang ingin diambil (misal emas, besi dll) dari bijih sama pengotornya. Karena umumnya kandungan bijih itu rendah banget loh. Contohnya kalau emas bisa hanya 3-10 gram emas per ton bijih, sisanya tanah dan batuan atau disebut proses karakteristik. Terus kita juga bakal belajar alat-alat yang biasanya digunakan untuk mengolah bijih. Terakhir kita belajar teknik memurnikan bijih agar kandungannya cukup tinggi agar dapat diekstrak. Di lapangan sih biasanya mata kuliah ini dilakukan di tempat penambangan langsung. Jadi mata kuliah ini adalah jembatan antara Pertambangan dan Metalurgi. Jadi kalau mau kerja di Pertambangan bisa aja lewat Teknik Metalurgi hehe.

Pirometalurgi

Terus ada Pirometalurgi, ini sih mata kuliah yang mempelajari cara mengambil kandungan bijih dengan suhu tinggi. Dengan kata lain melebur bijih, terus ambil deh kandungannya. Tentunya dengan teknik yang khusus. Di mata kuliah ini kamu bakal belajar gimana karakteristik material disuhu yang sangat tinggi, biasanya diatas 1000 derajat celsius, walaupun beberapa logam sudah melebur sih di suhu 500an.

Metalurgi Fisik

Terus ada Metalurgi Fisik, ini mata kuliah yang industri banget sob. Di mata kuliah ini kamu bakal belajar gimana cara mengubah logam mentah agar dapat digunakan menjadi barang sehari-hari mulai dari sendok, mobil, besi batangan untuk kerangka rumah, perhiasan, dsb. Disini kamu bakal belajar lengkap banget mulai dari atomnya sampai ke makronya, misalnya kenapa sih logam itu bisa bengkok, akan dibahas mulai dari gimana atomnya bergeser, sampai ke gimana bentuk permukaan logam yang bengkok itu. Di lapangan ya tentunya mata kuliah ini jauh jauh dari yang namanya penambangan, karena yang diolah sudah dalam bentuk logam bukan batuan biih lagi. Cocok banget buat kamu yang ingin bekerja di bidang pertambangan tapi bagian industri dan ga suka lapangan.

Konsentrasi di jurusan Teknik Metalurgi

Nah biar lebih gampang, aku bakal jelasin gimana alur pembelajaran di MG. Jadi di MG ITB kita belajar tiga konsentrasi ilmu, mulai dari Pengolahan Bahan Galian, Metalurgi Ekstraksi, dan Metalurgi Fisik. Pengolahan Bahan Galian itu belajar ngolah bijih yang ada di pertambangan dan mereka ngasilin yang namanya bijih siap diekstrak. Di konsentrasi ilmu ini juga dipelajari batu bara dan pengolahannya. Setelah itu dikirim ke pabrik dan akan diolah oleh Metalurgi Ekstraksi dengan tiga opsi yaitu pirometalurgi (suhu tinggi), elektrometalurgi (arus listrik), dan hidrometalurgi (cairan).

Mereka hasilkan logam mentah yang masih belum bisa dipakai. Kemudian akan diolah dipabrik sama anak Metalurgi Fisik sehingga bisa deh kita gunakan. Selain itu metalurgi fisik juga belajar cara menangani logam yang udah ga bisa dipakai (misalnya rongsokan yang kamu buang karena udah karatan), atau kalau mereka ga bisa, dikirim lagi ke Metalurgi ekstraksi buat dilebur atau diolah dengan listrik. Nah gitu deh siklusnya. Di MG ITB juga kita belajar ilmu bahan logam jarang, itutuh kalau kamu lihat Sistem Periodik Unsur kan ada tuh dua baris logam yang dipisahkan di bagian bawah, nah di MG ITB kita belajar ngolah unsur itu. Ada juga pengendalian korosi, itu mata kuliah yang khusus belajar segala hal mengenai logam dan penuaannya, jadi bisa cegah karat dan lainnya.

Humprey Spiral Lab Pengolahan Bahan Galian

Tips dan trik untuk maba

Kuliah di MG itu gampang gampang susah karena ilmunya kompleks namun semuanya berhubungan dalam satu alur. Beberapa tips yang bisa mempermudah kamu dalam belajar:

  1. Perluas rasa ingin tahu dengan segala benda di sekitarmu biar otaknya terangsang buat mikir darimana datangnya bahan itu, sehingga kamu lebih tertarik dalam mendalami mata kuliah yang ada di jurusan
  2. Dalami ilmu dasar Kimia Fisika dan Matematika, khususnya Kimia, karena MG itu sangat kimia lo…
  3. Harus konsisten dalam belajar, karena kita belajar banyak hal, bayangin tiga keilmuan digabung jadi satu jurusan doang

Prospek kerja dan sebaran alumni Teknik Metalurgi ITB

Bicara prodi ga afdol rasanya kalau ga belajar prospek kerja ya… Jadi MG itu adalah jurusan dengan prospek kerja yang sangat menjanjikan. Hal ini karena aturan pemerintah yang mengharuskan bijih harus diolah dulu di dalam negeri, sedangkan ahli Metalurgi di Indonesia terbilang masih sedikit karena hanya ada dua kampus yang konsentrasi di MG, lima sisanya menggabung dengan Material dan ratusan sisanya ga nyediain Teknik Metalurgi sama sekali, jadi kebayang kan ya luasnya prospek kerja yang menunggu. Selain itu cakupan keilmuan yang luas menjadikan Teknik Metalurgi sangat dibutuhkan kedepannya, soalnya kita bisa kerja di Pertambangan, Pabrik ekstraksi, sampai pabrik barang rumah tangga, bahkan inspeksi alat, karena kita belajar juga yang namanya korosi. Alumni MG ITB bekerja diberbagai bidang mulai dari Pertamina, Perusahaan Tambang (Freeport, Inalum, Antam, dsb), Perusahaan Material, Tambang Batubara, Perusahaan Infrastruktur, dan industri lainnya.

Nah begitu sob mengenai Teknik Metalurgi, sebenarnya banyak banget hal yang bisa diceritakan mengenai jurusan ini. Kalau kamu pengen tahu lebih banyak lagi, bisa kontak aku aja ya ntar. Aku berharap banyak insan yang ingin mendalami ilmu ini agar SDA Indonesia khususnya di bidang pertambangan bisa lebih kita kuasai dengan hilirisasi. Karena saat ini kita jual bijih mentah keluar negeri dengan harga murah, mereka jual logam ke kita dengan harga puluhan sampai ratusan lipat lebih mahal, padahal mereka ga punya bjiih itu secara alami, itu semua karena kita masih belum mampu ngolah bijih. Saatnya barang kita, kita sendiri yang olah, biarkan mereka membeli kalau mampu atau menonton bila tak mampu, demi Indonesia yang sejahtera dan lebih maju. Sukses buat kalian yang baca artikel ini….

Kode konten: X303

Yuk, komen disini untuk bertanya ke penulis. Jawaban akan dikirim ke email kamu

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar