Institut Teknologi Bandung, Teknologi Pangan

Teknik Pangan ITB (Michael Patuan)

Teknik Pangan ITB (Michael Patuan)

Halo sobat intipers! Aku Michael Patuan Radja dari Teknik Pangan ITB angkatan 2016. Kali ini aku ingin sharing pengalaman kuliah ku dan memperkenalkan jurusan/prodi yang aku ambil. Lanjut bacanya ya intipers.

Secara umum, jurusan Teknik Pangan ITB itu seperti apa?

Teknik Pangan itu beda sama Teknologi Pangan. Kalau Teknik Pangan itu fokusnya memproses suatu produk pangan dalam skala industri, kita itu sebenernya turunan dari Teknik Kimia. Kalau Teknologi Pangan itu skalanya masih skala lab, jadi berinovasi skala yang lebih kecil.

Apa yang jadi alasan masuk jurusan Teknik Pangan ITB?

Awalnya saya tertarik di Teknologi Pangan, pas liat jurusan ITB baru buka prodi baru di 2015. Saya kira sama dan saya cari infonya katanya kurang lebih sama, akhirnya saya daftar karena saya lebih tertarik ke ITB nya kaya prestisius aja masuk ITB. Terus saya keterima, kan ada TPB di tingkat awal terus masuk ke Teknik Pangan, ternyata beda juga sama Teknologi Pangan, tapi memang cocok cocok aja di jurusan ini.

Apa mata kuliah dan tugas yang khas dari jurusan ini?

Ada setiap semesternya itu dari semester 3 ada praktikum, uniknya itu di semester 5 dan 6 ada Laboratorium Teknik itu sebelum praktik ada pembicaraan atau kaya diwawancarai sama dosen gitu, kalau misalnya gak bisa jawab bisa sampai ga boleh ikut praktikum. Deg-degan tapi seru sih. Setelah itu kami ada penelitian sebagai salah satu tugas akhir, di Teknik Pangan ada 3 poin besar tugas akhir yaitu penelitian tersebut, rancang praktek sama laporan kerja praktek. Sebelum lulusnya itu ada ujian komprehensif semacam UN untuk mengulang materi dari semester 1 sampai 8.

Selain itu, ada matkul Pengolahan Cokelat jadi kita belajar mengekstrak biji kakao dan mengolah cokelat, dosennya itu salah satu pendiri perusahaan Ceres. Kita juga belajar bikin permen, biskuit dan produksi gula dan semua itu dengan skala industri di mata kuliah. Jadi kebayang bedanya masak di dalam dapur sama produksi pabrik itu beda. Dari pengolahan sampai kemasan pun kita pelajar.

Adakah konsentrasi atau kelompok keahlian di jurusan ini?

Ga ada konsentrasi yang dibagi gitu, tapi untuk topik penelitian nanti. Biasanya ada mikroorganisme, ekstrasi minyak nabati, tepung-tepungan dan masih banyak lagi. Biasanya dosen yang ngasih topiknya dan kita pilih.

Apa saja jalur masuk untuk jurusan ini?

Ada 3 jalur masuk, SNMPTN, SBMPTN/UTBK dan seleksi mandiri. Seleksi mandiri ini baru diadakan tahun lalu di ITB. Pilihan Teknik Pangan itu adanya di Fakultas Teknologi Industri Jatinangor bukan yang di kampus Ganesha atau Cirebon,  jadi beda-beda tiap kampus itu prodinya.

Setahu ku terakhir yang daftar itu sekitar 1000-1500 orang dan yang diterima itu 80-85 orang.

Ada tips buat mahasiswa baru jurusan ini?

Jalani dan jangan nyerah, karena pas masuk ITB itu aku pribadi ngerasa minder karena banyak banget orang-orang pinter dan kaget karena nilai ulangan jelek juga, dijalani aja jangan nyerah namanya juga adaptasi. Kalau udah adaptasi pasti nyaman dan enak ngelakuin semuanya. Pasti berat tapi dijalani aja.

Bagaimana prospek kerja dari alumni jurusan ini?

Kita kan lebih ke Teknik jadi nanti bisa kerja di industri pangan kaya Unilever, Danone, Mayora, Nestle, Heins ya yang kaya gitu, bisa di bagian quality control, engineeringnya juga bisa. Alumninya itu ada yang lanjut ke pangan ada juga yang ke e-commerce.

Apa rencana dan harapan kamu setelah lulus?

Pengen lulus di waktu yang tepat, terus lanjut kerja aja, setelah itu pengen ambil S2 dengan jurusan yang menyesuaikan dengan dunia kerja juga.

Kode Konten: Y253

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *