Z Agribisnis

Tips Cepat ACC Proposal Skripsi di Prodi Agribisnis UNEJ

Tips Cepat ACC Proposal Skripsi di Prodi Agribisnis UNEJ

Assalamu’alaikum, sahabat intipers.. Gimana nih kabarnya? Semoga sehat selalu yaa.. Well, di kesempatan ini aku akan sedikit sharing tentang salah 1 hal terpenting di bangku kuliah. Kenapa kok penting? Karena 1 hal ini adalah syarat kalian untuk bisa mendapatkan gelar sarjana, khususnya di prodi Agribisnis UNEJ. Bagi teman-teman yang mau bertanya atau diskusi bisa komen di bawah artikel ini. Kalau sempat aku balas ya, jawabannya akan masuk ke email kalian kok, pastikan kalian baca sampe beres dulu artikel ini sebelum bertanya.

Apa sih 1 hal penting itu? Yaps, skripsi.

Bagi sebagian mahasiswa mungkin berpikir, “halah masih semester muda, ntar aja kalau udah semester tua baru mikir skripsi”. Eits, jangan sampai kalian juga berpikiran seperti itu ya sahabat intipers!!! Tidak ada salahnya menyiapkan segalanya di awal, daripada harus kelabakan di akhir, terlebih untuk menyiapkan proposal skripsi.

Tak bisa dipungkiri memang bahwa proposal skripsi seringkali membuat mahasiswa pusing tujuh keliling. Hal ini karena proposal skripsi adalah awal perjalanan penelitian kalian, sukses gagalnya penelitian kalian, dan cepat lambatnya penyelesaian skripsi, semuanya dimulai dari proposal. Ada aja hal yang menjadi sumber kepusingan itu. Nah, jadi untuk kalian calon dan mahasiswa Agribisnis UNEJ harus tau apa aja Masalah yang Seringkali Dihadapi saat akan Submit Proposal, sehingga kalian bisa meminimalisir hal yang serupa.

1. Belum Mendapatkan Topik.

Masalah ini muncul bisa dari 2 kemungkinan, karena memang tidak ada pandangan sama sekali, atau mungkin karena terlalu banyak pilihan sehingga bingung untuk menentukan. Nah, jadi inilah pentingnya memikirkan skripsi sejak awal. Kalau topik penelitiannya saja belum ditentukan, bagaimana bisa untuk menulis proposal, iya kan?

2. Tidak Paham Realisasi Penelitian di Lapangan. 

Beberapa mahasiswa terkadang memperoleh topik penelitian karena melihat skripsi kakak tingkat, ataupun atas saran dosen, bahkan ada yang karena ikut-ikutan teman. Akibatnya adalah mereka hanya bisa menulis proposal, namun tidak punya pandangan bagaimana ketika akan terjun ke lapangan. Akhirnya karena bimbang akibat pemikiran itu, proposal skripsinya tidak segera di-submit.

3. Tidak Memahami Alur dan Syarat Submit Proposal. 

Menjadi seorang mahasiswa itu harus gercep (gerak cepat) dan komunikatif palagi kalau urusannya dengan skripsi. Kalau kalian gercep nih, semua dokumen syarat untuk submit proposal sudah siap, kalian hanya tinggal upload saja tanpa perlu bingung-bingung lagi. Dan lagi kalu kalian komunikatif, cari informasi sana-sini ke kakak tingkat atau bagian akademik, begitu waktunya submit, kalian nggak perlu bingung tentang segala hal berbau teknis untuk submit.

Nah, selanjutnya ini adalah Tips Cepat ACC Proposal Skripsi di Prodi Agribisnis UNEJ, langsung disimak aja yaa..

1. Tentukan dan Pahami Topik Penelitian sejak Awal

Seperti yang sudah aku jelaskan sebelumnya bahwa topik menjadi penghambat mahasiswa untuk mulai menulis skripsinya. Menentukan topik pun harus sesuai dengan minat, pemahaman, dan kemampuan, supaya kalian tidak hanya sekadar bisa menulis proposal saja, tetapi juga bisa merealisasikannya dalam penelitian di lapangan. Misalnya kalian suka dengan mata kuliah Organisasi Pemberdayaan Masyarakat, maka sebaiknya kalian pilih topik skripsi seperti peran penyuluhan pertanian. Kalau topik sudah ditentukan, saatnya kalian mencari tau segala hal tentang topik tersebut untuk dipelajari dan dipahami. Proposal yang ditulis dengan adanya pemahaman peneliti didalamnya akan berbeda dengan proposal yang ditulis ala kadarnya. Ditambah lagi dosen pembimbing akan banyak menanyakan proposal saat konsultasi, sehingga dari situlah akan terlihat apakah peneliti benar-benar paham dengan proposalnya.

2. Sesuaikan Penulisan Proposal dengan PPKI (Pedoman Penuliasan Karya Ilmiah)

Pentingnya memperhatikan PPKI adalah supaya tidak banyak revisi untuk hal-hal yang berkaitan dengan teknis penulisan. Jangan membuang-buang waktu hanya untuk kesalahan yang sebenarnya sudah bisa diantisipasi sejak awal. Misalnya saja tidak memperhatikan margin, yang seharusnya 4-4-3-3 malah ditulis 3-3-2-2. Hal ini tentu saja akan mengurangi isi proposal ketika margin disesuaikan dengan PPKI, sehingga kalian masih harus menambahkan tulisan dalam proposal lagi.

3. Meyakinkan Dosen Pembimbing terhadap Proposal yang Diajukan.

Beberapa mahasiswa terkadang lelah jika harus berlama-lama menunggu proposal di-ACC, hingga akhirnya ditinggalkan begitu saja. Hal ini biasanya karena dosen pembimbing yang menyarankan untuk ganti topik penelitian, ataupun banyak bertanya seputar proposal lalu merevisinya. Nah, kalau seperti ini kejadiannya, bukan malah ditinggalkan, tetapi kalian harus bisa mempertahankan proposal yang sudah diajukan dengan mampu menjawab apapun pertanyaan dari dosen. Misalnya kalian akan membahas tentang peran penyuluhan, kemudian dosen pembimbing meminta penjelasan terkait gambaran umum masyarakat di lokasi penelitian, sedangkan kalian tidak bisa menjawab. Hal ini akan menjadi pertimbangan dosen untuk meng-ACC proposal karena pengetahuan kalian yang masih minim.

4. Bergabung dengan Proyek Penelitian Dosen. 

Beberapa dosen yang sedang melakukan penelitian seringkali menawarkan pada mahasiswanya untuk bergabung, dan penelitian itu bisa untuk topik skripsi kalian juga. Nah, kalau ada kesempatan seperti ini jangan disia-siakan!! Ikut proyek penelitian dosen yang bisa dilanjut untuk skripsi itu banyak benefit-nya loh, antara lain kalian bisa lebih mudah mendapatkan topik, kemungkinan besar dosen proyek akan menjadi dosen pembimbing, dan tentunya sudah akrab dengan dosen karena sering bersama dalam proyek sehingga lebih mudah untuk sharing.

5. Hati-hati dan Selalu Berdoa. 

Hati-hati disini dimaksudkan dalam berbagai hal, baik itu dalam segi teknis yang masih bisa dijangkau ataupun diluar teknis yang kadang datang tiba-tiba. Nah untuk hal diluar teknis inilah, mak dari itu kita harus selalu berdoa semoga apa yang diharapkan selalu terkabulkan, khususnya proposal skripsi lekas di-ACC.

Okeee sahabat intipers, itulah sedikit tips yang bisa aku bagikan ke kalian, semoga bermanfaat untuk calon mahasiswa yang berniat melanjutkan studi ke Agribisnis UNEJ, untuk mahasiswa semester muda yang akan segera bertemu dengan skripsi, dan untuk mahasiswa semester akhir yang sedang bergulat dengan skripsi. Sukses selalu untuk kalian semua 🙂 Baca juga artikel saya tentang pengalaman kuliah di jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Jember 

Wassalamu’alaikum 🙂

Kode Konten: Q113

Jawaban dari penulis akan masuk email kamu.

Your email address will not be published. Required fields are marked *